JAKARTA - Kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat. Mulai dari dugaan BBM tercampur air hingga spesifikasi BBM non-subsidi yang dinilai setara BBM subsidi, membuat publik resah. Di tengah situasi tersebut, motor listrik Yadea Velux disebut-sebut sebagai alternatif paling rasional dan aman, terutama bagi pengguna harian di perkotaan.
Isu ini ramai dibicarakan setelah muncul keluhan konsumen yang merasa dirugikan meski sudah berniat menggunakan BBM non-subsidi. Kondisi itu memicu wacana migrasi ke kendaraan listrik, yang dinilai lebih transparan dari sisi energi, karena hanya bergantung pada listrik rumah tangga tanpa risiko “ditipu” kualitas bahan bakar.
Desain Motor Listrik Kini Lebih Diterima
Salah satu kritik lama terhadap motor listrik adalah desainnya yang dianggap aneh dan terlalu futuristik. Namun anggapan itu mulai terpatahkan. Desain motor listrik kini semakin menyerupai motor konvensional dan lebih mudah diterima masyarakat Indonesia.
Salah satu contohnya adalah lini terbaru dari Yadea Velux. Secara tampilan, motor ini tampil layaknya skuter matik modern, bukan lagi seperti sepeda listrik. Strategi desain ini dinilai penting agar konsumen merasa familiar dan percaya diri saat berkendara.
Yadea sendiri merupakan produsen motor listrik global yang telah menguasai pasar dunia selama delapan tahun berturut-turut. Di Indonesia, Yadea menunjukkan keseriusannya dengan membangun pabrik di Karawang dengan nilai investasi sekitar Rp2,4 triliun, yang sekaligus menjamin aspek aftersales.
Tampilan dan Fitur Fungsional
Yadea Velux hadir dengan enam pilihan warna. Unit yang diuji tampil dengan warna merah dengan aksen emas, memberi kesan elegan. Di bagian depan, motor ini dibekali lampu LED dengan fitur auto lamp, yang otomatis menyala saat kondisi sekitar gelap.
Roda depan menggunakan ban 90/90 ring 14 dengan rem cakram. Detail kecil seperti pentil ban model siku juga disematkan untuk memudahkan pengisian angin. Panel instrumen sudah full digital, menampilkan kecepatan, odometer, indikator baterai, mode berkendara, hingga jam digital, meski visibilitas di bawah terik matahari masih bisa ditingkatkan.
Menariknya, motor ini dilengkapi fitur mundur (reverse), sehingga memudahkan saat parkir tanpa perlu tenaga ekstra. Sistem kunci mengusung konsep keyless dengan anak kunci fisik cadangan.
Ruang Simpan dan Kenyamanan
Yadea Velux menyediakan tiga kompartemen penyimpanan di bagian depan, termasuk satu yang mampu menampung ponsel hingga ukuran 6,7 inci lengkap dengan port USB. Dek bawahnya cukup luas untuk membawa barang besar seperti galon atau tabung gas, sementara joknya tergolong lebar dan nyaman untuk berboncengan.
Di bawah jok terdapat saklar MCB untuk memutus seluruh sistem kelistrikan serta ruang penyimpanan yang cukup untuk jas hujan dan sepatu. Dari sisi kaki-kaki, motor ini sudah memakai dual shock breaker dan rem cakram di roda belakang, meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara.
Tiga Varian dengan Spesifikasi Berbeda
Motor listrik Yadea Velux hadir dalam tiga varian: Velux E, Velux H, dan Velux U.
Velux E sebagai varian entry level menggunakan baterai graphene 72V 38Ah dengan klaim jarak tempuh hingga 120 km dan motor penggerak 2.000 watt, dengan kecepatan maksimal sekitar 60 km/jam.
Velux H berada di tengah dengan baterai lithium-ion 72V 30Ah, jarak tempuh klaim 90 km, dan motor 2.000 watt dengan top speed 62 km/jam.
Baca Juga: iPhone 14 Pro vs iPhone 15 di 2026: Mana Lebih Worth It Dibeli, Layar 120Hz atau USB-C?
Sementara varian tertinggi Velux U dibekali dua baterai lithium terbaru 74V 28Ah, jarak tempuh hingga 130 km, motor 3.000 watt, dan kecepatan puncak mencapai 80 km/jam. Waktu pengisian baterai diklaim hanya sekitar lima jam.
Motor Listrik Pintar dengan Konektivitas Aplikasi
Keunggulan lain motor listrik Yadea Velux U terletak pada fitur pintar. Motor ini dapat terhubung ke aplikasi di ponsel, memungkinkan pemilik memantau posisi kendaraan via GPS, menerima notifikasi jika motor tergeser atau jatuh, hingga memantau keamanan saat diparkir.
Fitur ini dinilai sangat relevan, terutama bagi pengguna rental atau pemilik yang sering meninggalkan motor di area publik.
Harga dan Kesimpulan
Dari sisi harga, Yadea Velux E dibanderol mulai belasan juta rupiah, Velux H di kisaran Rp23 jutaan, dan Velux U sekitar Rp30 jutaan. Dengan biaya operasional yang hanya bergantung pada listrik, tanpa bensin dan minim perawatan, motor ini dinilai ekonomis untuk jangka panjang.
Dengan desain yang semakin “motor beneran”, fitur lengkap, dan teknologi pintar, motor listrik Yadea Velux menjadi salah satu opsi kuat bagi masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak di tengah isu kualitas BBM yang meresahkan.
Editor : Natasha Eka Safrina