JAKARTA - Perawatan baterai motor listrik menjadi salah satu topik yang paling sering ditanyakan oleh masyarakat seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Banyak pengguna motor listrik mengeluhkan performa baterai yang cepat menurun, padahal usia pemakaian masih tergolong baru. Padahal, dengan perawatan yang tepat, baterai motor listrik bisa bertahan lebih lama dan tetap optimal.
Dalam sebuah video edukasi yang beredar di YouTube, praktisi otomotif membagikan sejumlah tips dasar namun krusial terkait perawatan baterai motor listrik agar tidak cepat drop. Tips ini relevan diterapkan oleh pengguna harian, baik untuk motor listrik berbasis baterai lithium maupun tipe lainnya.
Kesalahan paling umum yang sering dilakukan pengguna adalah membiarkan baterai terlalu kosong, cara pengecasan yang keliru, hingga penggunaan charger non-standar. Jika dibiarkan, kebiasaan tersebut dapat mempercepat degradasi baterai.
Hindari Baterai Turun di Bawah 20 Persen
Salah satu prinsip utama dalam perawatan baterai motor listrik adalah tidak membiarkan daya turun hingga di bawah 20 persen. Kondisi baterai terlalu kosong dapat memberikan tekanan berlebih pada sel baterai, terutama pada baterai lithium.
Idealnya, pengisian ulang sudah dilakukan saat indikator menunjukkan kapasitas 20–30 persen. Cara ini dinilai lebih aman untuk menjaga stabilitas sel dan memperpanjang umur baterai dalam jangka panjang.
Tetap Lakukan Pengisian Meski Jarang Digunakan
Motor listrik yang jarang dipakai bukan berarti bebas dari pengecasan. Justru, baterai yang dibiarkan terlalu lama tanpa diisi berisiko mengalami penurunan performa.
Disarankan untuk tetap mengisi daya secara berkala, minimal satu hingga dua hari sekali, meskipun motor tidak digunakan. Tujuannya agar arus listrik di dalam baterai tetap aktif dan performanya terjaga.
Jangan Langsung Cas Saat Baterai Masih Panas
Kesalahan fatal lainnya dalam perawatan baterai motor listrik adalah langsung mengecas setelah motor selesai digunakan. Saat motor baru dipakai, suhu baterai cenderung masih tinggi.
Pengguna disarankan memberi jeda waktu terlebih dahulu agar suhu baterai kembali normal. Meskipun dalam video disebutkan jeda minimal beberapa menit, secara umum menunggu hingga baterai terasa dingin jauh lebih aman sebelum proses pengecasan dilakukan.
Parkir di Tempat Sejuk dan Terhindar dari Panas
Faktor lingkungan juga berpengaruh besar terhadap daya tahan baterai. Parkir motor listrik di tempat yang panas atau terpapar sinar matahari langsung dapat membuat suhu baterai meningkat.
Sebaiknya, motor listrik diparkir di area teduh atau ruang yang memiliki sirkulasi udara baik. Suhu yang stabil membantu menjaga kesehatan baterai dan mencegah penurunan kapasitas secara perlahan.
Baca Juga: Rekomendasi iPhone 13 2024: Kenapa Masih Layak Dibeli, Harga Murah & Performa Masih Juara
Wajib Gunakan Charger Original
Penggunaan charger original menjadi syarat mutlak dalam perawatan baterai motor listrik. Charger bawaan pabrik sudah disesuaikan dengan spesifikasi tegangan dan arus baterai.
Menggunakan charger tidak standar atau rakitan berisiko merusak sel baterai, memperpendek usia pakai, bahkan memicu kerusakan permanen. Oleh karena itu, pengguna dianjurkan menghindari charger pihak ketiga yang tidak direkomendasikan.
Jangan Terlalu Lama Mengecas Baterai
Mengecas baterai terlalu lama juga berpotensi menurunkan performa. Jika baterai dibiarkan terus terhubung ke listrik dalam waktu berjam-jam setelah penuh, tekanan pada sel baterai akan meningkat.
Idealnya, pengisian dihentikan ketika indikator baterai sudah mendekati 90 hingga 95 persen. Tidak perlu menunggu hingga 100 persen setiap kali mengecas, kecuali untuk kebutuhan jarak jauh tertentu.
Edukasi Konsumen Jadi Kunci
Pemahaman mengenai perawatan baterai motor listrik dinilai masih perlu terus ditingkatkan. Edukasi yang tepat akan membantu pengguna menghindari kesalahan-kesalahan umum yang selama ini dianggap sepele.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang motor listrik dan perawatannya, sejumlah dealer resmi seperti Otobot menyediakan edukasi langsung kepada konsumen. Jaringan dealer ini juga terus berkembang di berbagai kota untuk mendukung layanan purna jual kendaraan listrik.
Dengan menerapkan perawatan yang benar dan konsisten, baterai motor listrik tidak hanya lebih awet, tetapi juga mampu menjaga efisiensi biaya dan kenyamanan berkendara dalam jangka panjang.
Editor : Natasha Eka Safrina