Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Mahindra Scorpio Pick Up 4x4, Double Cabin Rp323 Juta yang Tangguh di Tol dan Kebun Teh Pangalengan

Divka Vance Yandriana • Kamis, 26 Februari 2026 | 18:10 WIB

Mahindra Scorpio Pick-Up 4x4 termurah di Indonesia dibanderol Rp318 juta, siap jadi andalan tambang dan off-road.
Mahindra Scorpio Pick-Up 4x4 termurah di Indonesia dibanderol Rp318 juta, siap jadi andalan tambang dan off-road.

BANDUNG – Review Mahindra Scorpio Pick Up 4x4 kali ini membuktikan bahwa double cabin asal India ini bukan sekadar mobil kerja murah. Dibanderol Rp323 juta on the road Bandung, model ini menawarkan penggerak 4x4, mesin 2.200 cc turbo, dan kemampuan melibas medan kebun teh di Pangalengan tanpa drama.

Dalam pengujian yang dilakukan dari tol hingga jalur perkebunan di kawasan Pangalengan, Mahindra Scorpio Pick Up 4x4 menunjukkan karakter berbeda dari stigma “mobil kerja seadanya”. Justru sebaliknya, impresinya cenderung melebihi ekspektasi, terutama di sektor durabilitas dan traksi.

Sejak melaju di jalan tol, performanya cukup mengejutkan. Di kecepatan 140 km/jam, putaran mesin masih berada di bawah 3.000 rpm pada gigi kelima, dengan satu gigi cadangan (6-percepatan manual). Karakter mesinnya terasa panjang napasnya dan tidak meraung berlebihan.

Baca Juga: Sepeda Listrik Goda GD 1666 Harga 6 Jutaan, Desain Elegan, Bisa Kredit DP Rp75 Ribu, Layak Dibeli?

Mesin 2.2 Diesel, Torsi 320 Nm

Mahindra Scorpio Pick Up 4x4 dibekali mesin diesel 2.200 cc mHawk turbo intercooler. Tenaga maksimalnya 140 hp dengan torsi puncak 320 Nm. Angka ini memang bukan yang terbesar di kelasnya, tetapi distribusi tenaganya terasa halus dan usable.

Transmisi manual 6-percepatan dipadukan sistem penggerak 4x4 dengan pilihan 2H, 4H, dan 4L. Dalam kondisi jalan kering, mode 2H sudah cukup. Namun saat memasuki jalur berbatu dan tanjakan curam di area kebun, mode 4H hingga 4L memberikan traksi optimal.

Menariknya, mobil ini sudah dilengkapi differential lock belakang. Fitur ini sangat membantu saat roda kehilangan traksi di medan tidak rata.

Baca Juga: Motor Listrik Murah Rp3 Jutaan! Winplay D75 Punya NFC, Top Speed 47 Km/Jam dan Muat 3 Orang

Stabil di Tol, Mantap di Perkebunan

Di jalan bebas hambatan, suspensi depan double wishbone dan belakang per daun memang terasa khas mobil niaga—bagian belakang sedikit memantul saat kosong. Namun secara keseluruhan, stabilitasnya tetap terjaga.

Masuk ke jalur perkebunan kopi dan teh di Malabar, Pangalengan, karakter aslinya mulai terlihat. Ground clearance tinggi dan approach angle yang baik membuatnya percaya diri saat menghadapi jalur berbatu dan tanjakan licin.

Ketika hujan mulai turun dan jalur menjadi lebih menantang, perpindahan ke 4L membantu mobil menaklukkan tanjakan curam tanpa kehilangan momentum. Mobil ini jelas dirancang untuk kerja berat, bukan sekadar gaya.

Baca Juga: Overo Sterior 5 Lit Resmi Meluncur, Jarak Tempuh 130 Km, Torsi 87 Nm dan ABS, Harga Mulai Rp19,9 Juta

Dimensi Besar, Posisi Duduk Dominan

Secara dimensi, panjangnya mendekati 5,1 meter dengan radius putar sekitar 6,3–6,5 meter. Ukuran ini memang tidak ideal untuk manuver perkotaan sempit. Namun posisi duduk tinggi memberi visibilitas luas, membuat pengemudi lebih percaya diri.

Tinggi bak belakang juga diklaim paling besar di kelasnya. Bahkan galon air mineral dalam posisi berdiri pun dapat masuk dengan aman. Kapasitas angkut inilah yang menjadi salah satu nilai jual utama.

Rivalnya di segmen ini antara lain Mitsubishi Triton, Toyota Hilux, Ford Ranger, dan Tata Xenon. Namun dari sisi harga, Scorpio menjadi salah satu yang paling terjangkau.

Interior Fungsional, Tanpa Banyak Gimmick

Masuk ke kabin, material didominasi plastik keras. Tidak ada electric mirror, tidak banyak kompartemen penyimpanan, dan head unit hanya mendukung Bluetooth, USB, AUX, serta radio (tanpa CD).

Namun fitur esensial tetap tersedia: AC dengan pengaturan lengkap, ventilasi belakang, reading lamp, vanity mirror, serta fitur start-stop engine untuk efisiensi bahan bakar.

Posisi duduk baris kedua tergolong nyaman untuk ukuran double cabin. Kontur jok menopang paha dengan baik sehingga tidak cepat pegal dalam perjalanan jauh.

Efisiensi dan After Sales

Dalam perjalanan sekitar 300 km lebih, indikator bahan bakar hanya berkurang satu strip. Untuk konsumsi riil, estimasinya berkisar 1:10 hingga 1:11 km/liter, dengan rekomendasi penggunaan Dexlite.

Dari sisi purna jual, distributor mengklaim suku cadang sudah tersedia sebelum unit kendaraan dipasarkan. Garansi diberikan hingga 3 tahun atau 50.000 km.

Kesimpulan

Mahindra Scorpio Pick Up 4x4 bukan mobil untuk pencitraan. Ia adalah kendaraan kerja dengan konstruksi tangguh dan harga rasional. Di harga Rp323 juta, konsumen mendapatkan double cabin 4x4 dengan mesin 2.2 turbo, differential lock belakang, serta kemampuan melibas medan kebun dan tambang.

Bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional kuat tanpa harus membayar premium ala merek Jepang atau Amerika, Scorpio menjadi opsi yang layak dipertimbangkan. Dalam pengujian kali ini, kesimpulannya sederhana: murah, fungsional, dan melampaui ekspektasi.

Editor : Divka Vance Yandriana
#pick up #Mahindra #4x4