JAKARTA - Tesla Model 3 kembali mencuri perhatian setelah seorang kreator mengungkap berhasil membeli unit tahun 2019 dengan harga Rp 229 juta. Angka tersebut terbilang menarik mengingat Tesla dikenal sebagai mobil listrik premium dengan banderol tinggi, bahkan untuk unit bekas sekalipun.
Tesla Model 3 yang dibeli ini menjadi mobil pengganti sementara setelah kendaraan sebelumnya mengalami kecelakaan beberapa bulan lalu. Meski berstatus second, kondisi dan fitur yang ditawarkan tetap membuatnya terasa modern dan futuristik.
Dengan harga Rp 229 juta, Tesla Model 3 2019 ini dinilai sebagai kesempatan menarik. Pasalnya, harga mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut biasanya masih berada di atas angka tersebut di pasar mobil bekas.
Desain Futuristik dan Minim Tombol
Secara tampilan eksterior, Tesla Model 3 tetap mempertahankan desain minimalis khas Tesla. Garis bodi terlihat bersih tanpa banyak lekukan agresif. Karakter modern langsung terasa saat pertama kali melihatnya.
Salah satu keunggulan utama mobil ini adalah sistem tanpa mesin konvensional. Karena berbasis listrik, tidak terdapat ruang mesin seperti mobil berbahan bakar bensin. Sebagai gantinya, Tesla menyediakan bagasi depan atau frunk (front trunk).
Bagasi belakang juga cukup luas dan dilengkapi kompartemen tambahan di bagian bawah lantai. Untuk model 2019, sistem buka-tutup bagasi masih manual, berbeda dengan generasi terbaru yang sudah elektrik.
Fitur Frunk dan Sistem Towing
Ketiadaan mesin membuat bagian depan Tesla Model 3 dapat dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan. Frunk ini cukup fungsional untuk menyimpan barang kecil hingga koper kabin.
Di dalamnya juga tersedia perangkat untuk kebutuhan towing. Tesla sudah menyiapkan dudukan khusus apabila kendaraan perlu ditarik.
Keunikan inilah yang membuat mobil listrik terasa berbeda dibanding mobil konvensional. Tidak ada suara mesin, getaran minim, dan akselerasi terasa halus.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik, Jarak Tempuh Tembus 60 Km dan Harga Mulai Rp3 Jutaan
Kamera 360 Derajat dan Sentry Mode
Salah satu fitur unggulan Tesla Model 3 adalah sistem kamera yang terpasang di berbagai sisi kendaraan. Kamera tersedia di bagian depan, samping, dan belakang, termasuk di dalam kabin.
Sistem ini terintegrasi dengan fitur pengawasan yang mampu merekam kondisi sekitar mobil saat diparkir. Jika ada benturan atau goresan, rekaman akan tersimpan dan bisa diputar ulang.
Fitur tersebut dikenal sebagai Sentry Mode, yang menjadi salah satu nilai jual utama Tesla. Bagi pemilik, fitur ini memberikan rasa aman ekstra ketika mobil ditinggalkan di tempat umum.
Sistem Pengisian Daya Praktis
Sebagai mobil listrik, Tesla Model 3 tentu mengandalkan pengisian daya baterai. Port charger tersembunyi rapi dan dapat dibuka melalui sistem elektrik.
Pengguna cukup menggeser atau mengaktifkan fitur tertentu, maka penutup port akan terbuka otomatis. Setelah proses pengisian selesai, sistem akan menutup kembali secara otomatis.
Kemudahan ini membuat pengalaman penggunaan terasa praktis, terutama bagi pengguna yang tidak ingin ribet.
Akan Disewakan untuk Bisnis
Menariknya, Tesla Model 3 tersebut tidak hanya digunakan sebagai kendaraan pribadi. Pemilik berencana menyewakan mobil listrik ini sebagai bagian dari strategi bisnis.
Langkah ini dinilai masuk akal mengingat minat masyarakat terhadap mobil listrik terus meningkat. Banyak orang ingin merasakan sensasi berkendara Tesla tanpa harus membeli unit baru.
Sebagai perbandingan, model terbaru seperti Tesla Model Y juga semakin populer di berbagai negara karena desain SUV dan fitur lebih lengkap.
Sementara itu, Tesla Model 3 tetap menjadi salah satu model paling laris dari Tesla Inc. secara global.
Sensasi Berkendara Mobil Listrik
Pengalaman pertama mengemudi Tesla Model 3 disebut terasa berbeda. Tidak ada suara mesin konvensional, akselerasi responsif, dan pengendalian terasa halus.
Bagi pengguna generasi muda, mobil ini dianggap cocok karena menawarkan teknologi canggih dan nuansa masa depan.
Dengan harga Rp 229 juta untuk unit 2019, Tesla Model 3 menjadi opsi menarik di pasar mobil listrik bekas. Selain ramah lingkungan, fitur seperti kamera 360 derajat, frunk, sistem keamanan otomatis, dan pengisian daya praktis menjadi nilai tambah signifikan.
Ke depan, pemilik juga berencana mengulas model Tesla lainnya dengan fitur lebih lengkap. Namun untuk saat ini, Tesla Model 3 2019 tersebut sudah cukup menjadi solusi mobil pengganti sekaligus peluang bisnis yang menjanjikan.
Editor : Divka Vance Yandriana