Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tesla Cybertruck Cyberbeast Pertama di Indonesia Milik Ahmad Sahroni, Tenaga 845 HP dan Tembus 0-100 Km/Jam 2,6 Detik!

Divka Vance Yandriana • Kamis, 26 Februari 2026 | 19:15 WIB

Tesla Cybertruck Cyberbeast pertama di Indonesia milik Ahmad Sahroni. Tenaga 845 HP, 0-100 km/jam 2,6 detik!
Tesla Cybertruck Cyberbeast pertama di Indonesia milik Ahmad Sahroni. Tenaga 845 HP, 0-100 km/jam 2,6 detik!

JAKARTA - Tesla Cybertruck Cyberbeast resmi mengaspal di Indonesia dan langsung menyita perhatian publik. Mobil listrik berdesain ekstrem ini disebut sebagai unit pertama di Tanah Air dan sudah memiliki pemilik. Sosok tersebut bukan orang sembarangan, melainkan politisi sekaligus kolektor mobil langka, Ahmad Sahroni.

Kehadiran Tesla Cybertruck Cyberbeast di Indonesia menjadi momen penting dalam perkembangan kendaraan listrik premium. Model yang masuk merupakan varian Foundation Series dengan tiga motor listrik, berbeda dari versi dual motor yang juga dipasarkan secara global.

Sejak pertama kali diperkenalkan oleh Elon Musk pada akhir 2024, Cybertruck memang memancing kontroversi dan rasa penasaran. Desainnya disebut-sebut seperti kendaraan dari film fiksi ilmiah atau gim cyberpunk. Kini, wujud nyatanya sudah bisa dilihat langsung di jalanan Jakarta.

Baca Juga: Komisi I DPRD Trenggalek Komitmen Kawal Tahapan Pilkades 2027, Tawarkan Solusi Calon Tunggal

Dimensi Jumbo dan Material Tahan Peluru

Tesla Cybertruck Cyberbeast tampil dengan dimensi besar. Panjangnya mencapai 5,7 meter dan lebar 2,2 meter. Ukurannya bahkan disebut lebih besar dibanding pikap listrik Amerika lain seperti Ford F-150 Lightning maupun GMC Hummer EV.

Seluruh panel bodinya menggunakan material exoskeleton stainless steel 30X cold-rolled. Tesla mengklaim material ini tahan karat dan bahkan mampu menahan tembakan peluru 9 mm. Sekilas, tampilannya memang menyerupai kulkas raksasa berbentuk tajam dan mengotak.

Sebagai penanda varian tertinggi, Cyberbeast memiliki badge khusus bergambar Cerberus, anjing berkepala tiga dalam mitologi Yunani. Emblem Foundation Series juga tersemat di bodi belakang.

Baca Juga: Perang Harga Mobil Listrik 2026 Meledak ! Cina Siap Banjiri Indonesia, Harga EV Diprediksi Anjlok 30 Persen

Performa Setara Supercar

Jangan tertipu oleh bobotnya yang hampir 3,1 ton. Tesla Cybertruck Cyberbeast dibekali tiga motor listrik dengan tenaga mencapai 845 horsepower dan torsi 1.172 Nm.

Akselerasinya mencengangkan. Dari 0-100 km/jam hanya butuh 2,6 detik. Catatan tersebut setara mobil supercar, meski dimensinya sebesar pikap raksasa.

Untuk daya jelajah, mobil ini mampu menempuh hingga 515 kilometer dalam sekali pengisian baterai berkapasitas 123 kWh. Sistem fast charging mendukung hingga 250 kW.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik, Jarak Tempuh Tembus 60 Km dan Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tak hanya itu, kemampuan angkutnya juga impresif. Bak belakang mampu membawa beban hingga 1,13 ton dan dapat menarik beban hampir 5 ton. Di bagian depan tersedia frunk (front trunk) tambahan karena tidak ada mesin konvensional.

Teknologi Steer-by-Wire dan All Wheel Steering

Dalam hal pengendalian, Cybertruck sudah mengadopsi sistem steer-by-wire tanpa koneksi mekanis langsung ke roda. Semuanya berbasis elektronik.

Fitur all wheel steering membuat radius putar lebih fleksibel untuk ukuran kendaraan sebesar ini. Teknologi tersebut mirip dengan yang digunakan pada GMC Hummer EV.

Velg berukuran 20 inci dibalut ban all-terrain, mendukung penggunaan di berbagai medan.

Interior Minimalis dengan Layar 18,5 Inci

Masuk ke kabin, nuansa mewah dan minimalis langsung terasa. Dashboard nyaris tanpa tombol fisik. Semua pengaturan terpusat di layar head unit berukuran 18,5 inci.

Sistem autopilot Tesla dengan kemampuan Full Self Driving level 3 juga sudah tersedia, meski implementasinya tetap menyesuaikan regulasi setempat.

Fitur hiburan tergolong unik. Pengguna bisa mengganti suara klakson menjadi suara nyeleneh seperti kambing, tepuk tangan, hingga efek lainnya. Sistem audio dilengkapi 15 speaker dan dua subwoofer.

Bangku belakang dapat dilipat hingga 90 derajat untuk memaksimalkan ruang angkut. Atap panoramic glass memberi kesan lapang dan modern.

Alasan Ahmad Sahroni Membeli Cyberbeast

Sebagai pemilik pertama Tesla Cybertruck Cyberbeast di Indonesia, Ahmad Sahroni mengaku awalnya merasa aneh melihat desainnya. Namun setelah memahami performa dan fitur, ketertarikannya tumbuh.

Menurutnya, tenaga besar hampir 800 HP lebih, kabin senyap meski melaju 120 km/jam, serta desain unik menjadi alasan utama pembelian. Ia juga menilai mobil ini benar-benar berbeda dibanding kendaraan konvensional.

Tesla Cybertruck Cyberbeast memang bukan mobil untuk semua orang. Desainnya nyentrik, setir kiri, serta statusnya sebagai barang impor terbatas menjadikannya simbol eksklusivitas.

Kini, Cybertruck Cyberbeast bukan sekadar kendaraan listrik, melainkan pernyataan gaya hidup. Di tengah persaingan dengan GMC Hummer EV, pilihan kembali pada selera dan keberanian para sultan otomotif Indonesia untuk tampil beda.

Editor : Divka Vance Yandriana
#mobil listrik #tesla cybertruck #elon musk