Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Panduan Lengkap Cara Menyetir Tesla untuk Pemula, dari Buka Pintu hingga Aktifkan Autopilot

Divka Vance Yandriana • Kamis, 26 Februari 2026 | 19:35 WIB

Panduan lengkap cara menyetir Tesla untuk pemula, dari buka pintu, charging, hingga aktifkan autopilot.
Panduan lengkap cara menyetir Tesla untuk pemula, dari buka pintu, charging, hingga aktifkan autopilot.

JAKARTA – Cara menyetir Tesla untuk pemula kerap membuat penasaran, terutama bagi yang baru pertama kali beralih ke mobil listrik. Berbeda dari mobil konvensional, hampir seluruh pengaturan di Tesla dikendalikan melalui layar sentuh tanpa banyak tombol fisik.

Dalam sebuah ulasan pengalaman pertama menggunakan mobil dari Tesla, Inc., dijelaskan langkah demi langkah mulai dari membuka pintu, mengisi daya, hingga mengaktifkan fitur autopilot. Cara menyetir Tesla untuk pemula ini penting dipahami agar pengguna tidak kebingungan saat pertama kali berada di balik kemudi.

Cara Membuka dan Mengisi Daya Tesla

Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem pengisian daya atau charging. Untuk membuka port charger, pengguna cukup menekan bagian penutup port hingga terbuka otomatis. Saat kabel terpasang dengan benar, indikator akan berubah warna.

Warna putih menandakan port siap dicolok. Setelah kabel terpasang, lampu berubah biru yang berarti konektor terkunci dengan benar. Lampu hijau berkedip menunjukkan proses awal pengisian daya, lalu berubah menjadi biru stabil saat pengisian berjalan normal.

Di layar utama, estimasi waktu pengisian akan muncul, misalnya tiga jam hingga baterai mencapai 80 persen. Disarankan pengisian harian dibatasi hingga 80 persen demi menjaga kesehatan baterai. Pengisian hingga 100 persen umumnya dilakukan jika hendak melakukan perjalanan jauh.

Baca Juga: Fast Charging Indomobil E Motor Sprinto Terbukti Ngebut! Dari 66% ke 100% Cuma 1 Jam, Ini Hasil Tesnya

Jika muncul warna oranye, berarti konektor belum terpasang sempurna. Sementara lampu merah berkedip biasanya menandakan gangguan pada stasiun pengisian, bukan pada mobil.

Sistem Pintu Tanpa Handle Konvensional

Tesla tidak memiliki handle pintu tradisional. Untuk membuka pintu dari luar, cukup tekan bagian kecil di sisi gagang dengan ibu jari, lalu tarik bagian lainnya. Dari dalam kabin, pintu dibuka melalui tombol elektronik.

Tersedia juga tuas pembuka manual sebagai cadangan darurat. Namun, penggunaan manual tidak disarankan kecuali dalam kondisi tertentu karena kaca frameless Tesla tidak akan turun otomatis seperti saat menggunakan tombol elektrik.

Baca Juga: Sepeda Listrik Winfly T70 Lebih Mantap dari D66A? Ada Cruise Control, Bagasi Super Luas, Harga Tetap Rp3 Jutaan!

Cara Menyalakan dan Menjalankan Mobil

Tesla menggunakan kartu kunci (key card), key fob, atau ponsel sebagai akses masuk. Dengan kartu, cukup tempelkan di pilar pintu untuk membuka kunci. Setelah masuk, letakkan kartu di area konsol tengah sebelum menginjak pedal rem.

Demi keamanan, tersedia fitur “PIN to Drive” yang mengharuskan pengemudi memasukkan kode sebelum kendaraan bisa dijalankan.

Untuk mulai bergerak, injak rem lalu dorong tuas kanan ke bawah untuk posisi Drive (D), ke atas untuk Reverse (R), dan tekan tombol ujung tuas untuk Park (P). Semua indikator transmisi tampil di layar, karena Tesla tidak memiliki tuas persneling konvensional.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Sepeda Listrik Terbaik 2025, Harga Rp3 Jutaan hingga Premium, Jarak Tempuh Tembus 65 Km

Menariknya, jika pintu dibuka saat posisi Drive, sistem otomatis berpindah ke Park sebagai fitur keselamatan.

Regenerative Braking dan One Pedal Driving

Salah satu fitur khas Tesla adalah regenerative braking, yakni sistem yang mengubah energi pengereman menjadi listrik untuk mengisi ulang baterai.

Terdapat beberapa mode stopping: Creep, Roll, dan Hold. Mode Hold memungkinkan one pedal driving, di mana mobil akan melambat hingga berhenti hanya dengan melepas pedal akselerator, tanpa perlu menginjak rem. Fitur ini memerlukan adaptasi bagi pengguna baru, tetapi dinilai lebih efisien dan praktis.

Pengguna juga dapat memilih mode akselerasi, mulai dari Chill untuk respons lebih lembut hingga Standard yang memberikan akselerasi instan khas mobil listrik.

Mengaktifkan Autopilot

Fitur autopilot menjadi daya tarik utama Tesla. Untuk mengaktifkannya, cukup tarik tuas kanan sekali atau dua kali, tergantung pengaturan. Saat aktif, indikator biru muncul di layar.

Sistem akan menjaga lajur dan kecepatan kendaraan, tetapi pengemudi tetap wajib memegang setir secara berkala. Jika tidak, sistem akan memberi peringatan.

Visualisasi sensor di layar juga menampilkan kendaraan, motor, hingga marka jalan di sekitar mobil. Kamera samping otomatis muncul saat lampu sein dinyalakan, membantu visibilitas tanpa harus menoleh ke spion.

Fitur Tambahan dan Keamanan

Semua pengaturan, mulai dari wiper, lampu, hingga profil pengemudi, dikendalikan lewat layar sentuh. Tesla juga menyediakan glove box yang dibuka melalui menu layar dan dapat dilindungi PIN tambahan.

Mobil ini dilengkapi sistem perekaman kamera (dashcam dan Sentry Mode) yang tersimpan di USB. Tekanan ban pun bisa dipantau langsung dari layar.

Jika layar mengalami freeze, pengguna cukup menekan dua tombol di setir selama sekitar 10 detik hingga logo Tesla muncul dan sistem restart.

Dengan memahami seluruh fitur tersebut, cara menyetir Tesla untuk pemula menjadi jauh lebih mudah. Meski minim tombol fisik, pendekatan berbasis layar dan sistem digital justru membuat pengalaman berkendara terasa futuristik dan efisien.

Editor : Divka Vance Yandriana
#mobil listrik #Autopilot Tesla #tesla