JAKARTA – Indomobil E-Motor Adora menjadi salah satu motor listrik paling menarik di kelas harga Rp24 jutaan. Dibanderol Rp24,5 juta untuk varian standar dan Rp24,9 juta OTR Jakarta untuk varian warna khusus, motor ini menawarkan spesifikasi yang tergolong lengkap di segmennya. Dengan baterai lithium 2,5 kWh dan motor hub 3 kW, Adora tak sekadar murah, tapi juga fungsional untuk kebutuhan harian.
Sebagai produk dari Indomobil Group, kehadiran Indomobil E-Motor Adora memperlihatkan keseriusan mereka bermain di pasar kendaraan listrik nasional. Strateginya jelas: harga kompetitif, fitur melimpah, dan menyasar volume penjualan besar.
Lantas, seberapa layak motor listrik ini untuk dipakai harian?
Tiga Riding Mode, Jarak Tempuh Berbeda
Salah satu pertanyaan utama calon pengguna motor listrik adalah jarak tempuh dan top speed. Adora hadir dengan tiga riding mode yang memengaruhi performa dan konsumsi daya.
Mode 1 menjadi yang paling hemat. Top speed dibatasi sekitar 33 km/jam dan dalam kondisi ideal diklaim mampu menempuh hingga 100–110 km. Namun, kecepatan ini lebih cocok untuk area komplek atau jarak sangat dekat karena terlalu pelan untuk jalan raya.
Mode 2 adalah mode default saat motor dinyalakan. Kecepatan maksimalnya sekitar 55–56 km/jam dengan jarak tempuh realistis sekitar 75 km. Mode ini paling masuk akal untuk penggunaan harian di dalam kota.
Sementara Mode 3 menjadi yang paling responsif dengan top speed mencapai 78 km/jam, bahkan bisa menyentuh 80 km/jam saat turunan. Namun, konsekuensinya jarak tempuh turun menjadi sekitar 60 km.
Dengan baterai 2,5 kWh, biaya pengecasan penuh tergolong murah. Dengan asumsi tarif listrik Rp1.500 per kWh, sekali isi daya hanya sekitar Rp3.500. Jika memakai Mode 3 dan menempuh 60 km, biaya per kilometernya sekitar Rp60-an—jauh lebih hemat dibanding motor bensin.
Performa Cukup, Ada Karakter “Cut Off”
Secara karakter, tarikan Adora terasa cukup untuk kebutuhan harian. Respons gas enak terutama di atas 30 km/jam. Namun ada sedikit catatan berupa efek “cut off” setelah pengereman. Saat selesai mengerem dan kembali membuka gas, terasa jeda sepersekian detik. Perlu adaptasi, tetapi lama-lama akan terbiasa.
Di atas kecepatan 35 km/jam, motor terasa lebih responsif, terutama di Mode 2 dan 3. Untuk penggunaan kota, performanya sudah tergolong mencukupi.
Posisi Duduk Nyaman dan Handling Lincah
Tinggi jok diperkirakan sekitar 750 mm. Untuk pengendara setinggi 173 cm, kaki masih bisa menapak dengan nyaman. Bahkan untuk tinggi sekitar 165 cm pun rasanya tidak akan kesulitan.
Busa jok empuk dan nyaman untuk perjalanan sekitar satu jam tanpa terasa pegal. Posisi setang relatif rendah namun tetap ergonomis. Dek kaki cukup, meski tidak terlalu panjang.
Menariknya, meski di spesifikasi tertulis bobot 150 kg, saat digunakan motor terasa ringan dan lincah. Suspensi depan dan belakang tergolong empuk, tidak mudah mentok, dan nyaman untuk jalan perkotaan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Bekas Murah Paling Irit 2026: Desain Sporty, Harga Mulai Rp 3 Jutaan!
Fitur Berlimpah di Harga Rp24 Jutaan
Inilah daya tarik utama Adora. Panel speedometer TFT bisa terkoneksi ke smartphone dan mendukung fitur mirroring, termasuk menampilkan YouTube atau navigasi. Uniknya lagi, motor ini dilengkapi speaker bawaan di bagian depan.
Fitur lain yang jarang ada di kelasnya meliputi:
-
Regenerative braking (bisa diaktifkan/nonaktifkan)
-
Reverse mode
-
Push assist mode
-
Hill Start Assist
-
Hazard lamp
-
Rem cakram depan-belakang
-
USB Type-A dan Type-C
-
Keyless dengan alarm
Lampu utama sudah LED dengan sorot yang terang dan fokus. Secara tampilan, speedometer juga terlihat modern dan responsif terhadap cahaya.
Tahan Air dan Build Quality Solid
Baterai dan motor listriknya sudah berstandar IP67, artinya tahan debu dan air. Dalam pengujian ekstrem, motor bahkan tetap berfungsi normal setelah melewati genangan cukup dalam.
Secara build quality, bodi terasa tebal dan solid. Sambungan panel rapi, material terlihat kokoh, dan tidak memberi kesan murahan meski harganya tergolong terjangkau.
Garansi baterai dan motor listrik diberikan selama tiga tahun, menambah rasa aman bagi pengguna.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Bekas Murah Paling Irit 2026: Desain Sporty, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
Layak Jadi Motor Harian?
Dengan harga Rp24,5 juta, fitur melimpah, biaya operasional sangat rendah, serta jarak tempuh yang cukup untuk komuter 20–30 km per hari, Indomobil E-Motor Adora menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelasnya.
Memang ada sedikit catatan pada karakter cut off dan suara alarm yang terkesan kurang premium. Namun secara keseluruhan, motor ini menawarkan value for money yang sulit ditandingi di segmen motor listrik entry-mid level.
Editor : Natasha Eka Safrina