JAKARTA - Review Mahindra Scorpio Pickup 4x4 belakangan ramai diperbincangkan, terutama di kalangan pecinta mobil double cabin dan kendaraan kerja tambang maupun perkebunan. Mobil asal India ini memang belum sepopuler rival Jepang, namun spesifikasi dan performanya ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dalam review Mahindra Scorpio Pickup 4x4 kali ini, banyak hal menarik yang terungkap. Mulai dari desain yang unik, dimensi bak yang sangat besar, hingga performa offroad yang diklaim mampu menandingi kompetitor seperti Hilux dan Triton. Lantas, seperti apa sebenarnya karakter pickup 4x4 yang masuk Indonesia sejak 2019 ini?
Mahindra sendiri merupakan pabrikan otomotif asal India. Model Scorpio pertama kali hadir sebagai SUV pada 2002, lalu dikembangkan menjadi versi pickup pada 2007 dengan nama Scorpio Getaway. Di Indonesia, unit ini dibawa oleh RMA Group, yang juga menjadi distributor resmi Ford.
Desain Berkarakter, Tapi Tidak Semua Orang Suka
Dari sisi tampilan, Mahindra Scorpio Pickup memang terbilang kontroversial. Bagian depan terlihat gagah dengan over fender yang menonjol dan grille tegas. Namun transisi desain antara kabin dan bak belakang terasa kurang menyatu.
Meski begitu, karakter mobil ini justru kuat. Dibanding rival seperti Tata Xenon, Scorpio Pickup dinilai lebih mudah dikenali di jalan. Aura macho dan utilitarian-nya terasa kental, cocok untuk kendaraan proyek atau aktivitas berat.
Dimensi Bak Paling Luas di Kelasnya
Salah satu keunggulan utama yang sering disebut dalam review Mahindra Scorpio Pickup 4x4 adalah ukuran bak yang sangat luas. Kedalaman dan volumenya lebih besar dibanding banyak kompetitor, baik single cabin maupun double cabin.
Namun konsekuensinya terlihat pada sudut offroad. Approach angle depan mencapai 34 derajat, bahkan lebih baik dari beberapa rival. Artinya, bagian depan tidak mudah mentok saat menanjak.
Sebaliknya, break over angle hanya 18 derajat dan departure angle 15 derajat. Dengan bak panjang dan overhang belakang cukup besar, bagian tengah dan belakang relatif lebih mudah menyentuh gundukan.
Mesin 2.200 cc Turbo Diesel, Tenaga Rata Bawah-Atas
Di sektor dapur pacu, Mahindra membekali Scorpio Pickup dengan mesin M2Di 2.200 cc 4 silinder turbo diesel. Mesin ini disebut mengadopsi teknologi dari PSA Group. Tenaganya mencapai 140 hp dengan torsi 320 Nm.
Secara angka memang sedikit di bawah beberapa kompetitor, tetapi penggunaan Variable Geometry Turbo (VGT) membuat distribusi tenaga lebih merata. Intercooler yang ditempatkan di atas juga membuat jalur udara lebih pendek dan efisien.
Transmisinya sudah 6-percepatan manual dengan rasio cukup rapat. Gigi pertama terasa sangat pendek, membantu saat tanjakan curam atau membawa beban berat.
Suspensi dan Gardan dengan Automatic Locker
Untuk kaki-kaki, bagian depan menggunakan double wishbone dengan batang torsi, sedangkan belakang memakai per daun khas pickup. Meski masih torsion bar, ayunannya tidak terasa berlebihan saat kecepatan tinggi.
Yang menarik, gardan belakang sudah dilengkapi automatic mechanical differential locker. Sistem ini akan mengunci otomatis ketika menerima hentakan torsi. Walau responsnya terasa agak kasar, fitur ini sangat membantu saat roda kehilangan traksi di medan berlumpur atau berbatu.
Transfer case menggunakan model knob dengan pilihan 2H, 4H, dan 4L. Namun tidak ada pengaman tambahan saat memindahkan dari 4H ke 4L, sehingga pengemudi harus disiplin menghentikan kendaraan terlebih dahulu.
Interior Lebih Baik dari Ekspektasi
Masuk ke kabin, kualitas material ternyata cukup mengejutkan. Desainnya maskulin dengan dominasi warna gelap. Dibanding beberapa rival asal India, build quality Scorpio Pickup terasa lebih solid.
Fitur standar seperti AC, power window, electric mirror, dan head unit sudah tersedia. Meski ada beberapa detail seperti handle pintu yang terasa tipis, secara umum interiornya masih layak untuk kendaraan kerja modern.
Terdapat pula fitur auto start-stop untuk efisiensi bahan bakar, walau sebagian pengguna mungkin menganggapnya kurang krusial di segmen ini.
Performa Onroad dan Offroad
Saat diuji di jalan tol, mobil ini masih terasa stabil hingga 120–140 km/jam. Suspensi depan cukup nyaman, sementara bagian belakang cenderung terasa melompat saat bak kosong, hal yang wajar untuk pickup.
Di medan offroad, performanya cukup impresif. Tenaga terasa halus, tidak meledak-ledak, namun kuat dan konsisten. Automatic locker bekerja efektif saat roda belakang terangkat.
Kekurangan utama ada pada ground clearance bagian tengah dan overhang belakang yang panjang, sehingga perlu perhitungan matang saat melewati kontur ekstrem.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Mahindra Scorpio Pickup 4x4 menawarkan paket menarik untuk kendaraan kerja berat dengan kemampuan offroad mumpuni. Meski desainnya tidak untuk semua orang, performa mesin, bak luas, dan fitur locker belakang menjadi nilai jual kuat.
Bagi yang mencari alternatif selain merek Jepang, pickup 4x4 asal India ini layak dipertimbangkan.
Editor : Divka Vance Yandriana