Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Intip Garasi Gede RHJRT Jogja: Mobil Balap G3-G4 dengan Mesin Cherokee V8 dan Gardan Land Cruiser

Divka Vance Yandriana • Jumat, 27 Februari 2026 | 18:30 WIB

Mengintip Garasi Gede RHJRT Jogja, tim offroad dengan mobil balap G3 bermesin Cherokee V8 dan gardan Land Cruiser VX80.
Mengintip Garasi Gede RHJRT Jogja, tim offroad dengan mobil balap G3 bermesin Cherokee V8 dan gardan Land Cruiser VX80.

YOGYAKARTA – Dunia offroad kompetisi nasional terus bergeliat. Salah satu tim yang serius membangun kendaraan balapnya dari nol adalah RHJRT Offroad Team melalui markas mereka, Garasi Gede di Yogyakarta.

Dalam kunjungan terbaru, tim memperlihatkan dua unit andalan untuk kelas berbeda, yakni G3 (upper) dan G2, lengkap dengan penjelasan detail spesifikasi teknisnya.

Baca Juga: Review Yamaha NMAX Turbo Ceramic Grey: Tampil Lebih Kalem dengan Warna Baru yang Mewah, Pilihan Alternatif Selain Magma Black!


Perbedaan Kelas G1 sampai G4

Dalam kejuaraan offroad nasional, pembagian kelas umumnya berdasarkan kapasitas mesin:

Menurut Adib, salah satu pembalap tim, perbedaan paling mendasar memang pada kapasitas mesin. Namun, dalam praktiknya, spesifikasi kaki-kaki, rasio gardan, dan setup suspensi juga sangat menentukan performa.

Baca Juga: Primadona Baru Jalanan! Intip Spek Dewa Honda Stylo 2025 Tipe CBS Hitam Glossy, Skutik Retro Paling Laris yang Kini Harganya Tembus Rp30 Jutaan


G3 Andalan: Mesin Cherokee 4.500 cc V8

Unit kelas G3 mereka menggunakan mesin 4.500 cc V8 yang populer disebut mesin Cherokee. Mesin ini dikenal kuat, torsi merata dari putaran bawah hingga atas, dan relatif tahan digunakan 2–3 musim balap tanpa overhaul besar.

Mesin dipadukan dengan:

Pemilihan gardan VX80 dilakukan karena gardan sebelumnya (seri 40) kerap mengalami kerusakan pada bagian ball joint saat menggunakan ban 35 inci dengan hentakan mesin besar.

Baca Juga: Tesla Cybertruck Dual Motor Hadir di Indonesia: Tesla Cybertruck Dual Motor, Pickup Futuristik Rp5,6 Miliar OTR


Sasis Tubular: Ringan dan Kuat

Berbeda dengan mobil ekspedisi yang masih mempertahankan sasis bawaan pabrikan, mobil balap RHJRT sepenuhnya menggunakan rangka tubular berbahan pipa seamless.

Tujuannya:

Material kromoli digunakan di beberapa komponen link suspension karena lebih tahan benturan dan bisa dipakai bertahun-tahun.


Suspensi dan Kaki-Kaki Balap

Sektor kaki-kaki menjadi fokus utama. Mobil G3 ini menggunakan:

Sistem cutting brake memungkinkan roda belakang dikunci secara independen untuk membantu manuver di tikungan ekstrem.

Radiator bahkan dipindahkan ke belakang demi pendinginan maksimal, menggunakan radiator truk dengan kipas dari BMW E36.


Mesin G2: 1.500 cc Avanza yang Tahan Banting

Untuk kelas G2, tim menggunakan mesin 1.500 cc Toyota Avanza. Mesin ini dipilih karena:

Ban yang digunakan berukuran 31 inci, menyesuaikan dimensi bodi yang lebih compact.


Detail Teknis Tambahan

Beberapa poin teknis menarik lainnya:

Tim juga melakukan upgrade kopling racing, meski konsekuensinya pedal menjadi lebih berat.


Target Juara Nasional 2023

RHJRT sebelumnya meraih runner-up tim upper pada 2020 dan bersaing ketat di final round 2022. Untuk musim 2023, targetnya jelas: juara nasional kelas G3, G4, dan tim upper.

Bagi tim ini, kunci utama bukan hanya tenaga mesin, tetapi bagaimana pembalap menyatu dengan kendaraan dan memahami setiap saklar, tuas, serta karakter mobilnya.

Garasi Gede bukan sekadar bengkel, melainkan laboratorium balap tempat kendaraan dibangun, diuji, dan disempurnakan untuk menghadapi lintasan ekstrem.

Editor : Divka Vance Yandriana
#offroad #mobil balap