Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

IMS 2026 Memanas! Honda Siapkan 3 SUV Baru EN1, WRV Hybrid, dan YS7 untuk Gempur Dominasi Mobil China

Natasha Eka Safrina • Selasa, 3 Maret 2026 | 15:50 WIB

IMS 2026 memanas! Honda siapkan 3 SUV baru: EN1, WRV Hybrid, dan YS7 untuk lawan dominasi mobil China.
IMS 2026 memanas! Honda siapkan 3 SUV baru: EN1, WRV Hybrid, dan YS7 untuk lawan dominasi mobil China.

JAKARTA – IMS 2026 diprediksi menjadi panggung panas bagi industri otomotif nasional. Di tengah dominasi mobil listrik dan hybrid asal Tiongkok, IMS 2026 justru disebut bakal menjadi momen kebangkitan Honda. Raksasa Jepang itu dikabarkan menyiapkan tiga SUV baru sekaligus untuk tampil all out di arena pameran.

Selama dua tahun terakhir, pasar elektrifikasi Indonesia dikuasai brand China seperti BYD, Chery, dan Great Wall Motor (GWM). Produk mereka agresif dari sisi harga dan fitur. Namun di IMS 2026, Honda disebut tak lagi bermain aman. PT Honda Prospect Motor (HPM) menyiapkan strategi besar bertajuk “Electric Evolution”.

Booth Honda di Indonesia International Motor Show 2026 disebut tampil beda. Desainnya futuristik dengan dominasi LED biru dan logo H baru tanpa bingkai, simbol era elektrifikasi. Bukan sekadar memajang model facelift, Honda membawa tiga SUV yang menyasar tiga segmen berbeda: EV compact, hybrid volume maker, dan flagship listrik revolusioner.

Baca Juga: Rekomendasi HP Baru untuk Lebaran 2026: Dari Nubia V80 Max sampai Samsung S26 Ultra, Ini Daftar Paling Lengkap!

Honda EN1, Penantang Serius di Segmen Compact EV

Model pertama yang paling realistis meluncur massal adalah Honda e:N1. SUV listrik ini dibangun di atas platform khusus EV dan diproyeksikan menjadi lawan langsung BYD Atto 3 serta Chery Omoda E5.

Honda e:N1 kabarnya mengusung baterai 68,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 510 km sekali pengisian. Angka tersebut cukup kompetitif di kelasnya. Namun yang menjadi nilai jual utama adalah karakter handling khas Honda yang diklaim lebih stabil dan nyaman, mengurangi efek limbung yang kerap dikeluhkan di beberapa EV kompetitor.

Interiornya juga mengalami lompatan besar. Layar vertikal 15,1 inci mendominasi dashboard dengan tata letak tiga zona. Sistem Honda Connect generasi terbaru memungkinkan kontrol kendaraan melalui ponsel, termasuk fungsi kunci digital dan pengaturan AC jarak jauh. Fitur Honda Sensing lengkap dengan traffic jam assist pun menjadi standar.

Soal harga, rumor menyebut e:N1 akan dirakit lokal (CKD) di Karawang demi mengejar insentif pemerintah. Jika benar, banderolnya bisa ditekan di kisaran Rp500–600 jutaan. Strategi ini berpotensi menarik loyalis Honda yang selama ini ragu beralih ke merek China karena faktor brand image dan nilai jual kembali.

Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan Terbaik Paling Gacor! Galaxy A06 5G hingga Advan X1, Spek Dewa Harga Bersahabat

WR-V Hybrid, Mesin Pencetak Volume

Selain EV, Honda juga menyiapkan senjata di segmen hybrid lewat Honda WR-V versi e:HEV. Model ini digadang menjadi pesaing langsung Toyota Yaris Cross Hybrid yang saat ini relatif tanpa perlawanan berarti.

Mengusung mesin 1.5L Atkinson Cycle dengan dua motor listrik, sistem e:HEV Honda mampu menghasilkan torsi instan hingga 253 Nm. Konsumsi BBM diklaim tembus 25–28 km per liter dalam kondisi ideal. Sistem ini memungkinkan mobil melaju seperti EV di kecepatan rendah, sementara mesin bensin lebih sering berfungsi sebagai generator.

Jika dipasarkan di rentang Rp400–450 jutaan, WR-V Hybrid berpotensi menjadi “The People’s Hybrid”. Pasalnya, segmen small SUV hybrid belum digarap serius oleh pabrikan China yang lebih fokus ke EV murni.

Baca Juga: Daftar HP Samsung Turun Harga Paling Gila! Galaxy A06 5G sampai Galaxy A56 Kini Makin Murah, Selisih Jutaan

Honda YS7, Flagship Revolusioner

Bintang utama di IMS 2026 disebut adalah Honda YS7. SUV listrik murni ini berdiri di atas platform EV baru dan diposisikan di atas CR-V. Targetnya jelas: menantang Tesla Model Y dan Hyundai Ioniq 5.

YS7 hadir dengan konfigurasi RWD dan AWD, dengan tenaga varian tertinggi dikabarkan menyentuh 400–500 HP. Baterainya menggunakan teknologi high-density hasil kolaborasi dengan CATL, memungkinkan jarak tempuh di atas 600 km serta kemampuan fast charging ekstrem—10 menit pengisian untuk tambahan 200 km.

Interiornya mengusung AI-powered cockpit tanpa banyak tombol fisik. Sistem Honda Sensing 360 Plus sudah mendukung fitur semi-autonomous seperti pindah jalur otomatis hingga parkir tanpa pengemudi di dalam mobil.

Titik Balik Honda?

Strategi tiga SUV di IMS 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Honda tak ingin tertinggal dalam perang elektrifikasi. Dengan kombinasi EV compact, hybrid efisien, dan flagship inovatif, Honda mencoba menjawab semua kebutuhan pasar.

Namun tantangan terbesarnya tetap harga dan konsistensi fitur. Publik masih skeptis mengingat rekam jejak pemangkasan fitur pada model tertentu. Jika Honda mampu menjaga harga tetap kompetitif tanpa “sunat fitur”, IMS 2026 bisa menjadi titik balik sejarah mereka di Indonesia.

Baca Juga: 6 HP Snapdragon 1 Jutaan Terbaik 2026: Baterai 6.500 mAh, IP65, RAM 8 GB, Cocok Buat Harian!

Sebaliknya, jika strategi premium pricing kembali diterapkan, dominasi mobil China bisa makin tak terbendung. Semua mata kini tertuju pada panggung IMS 2026.

Editor : Natasha Eka Safrina
#IMS 2026 #Honda WRV #Honda eN1