Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Komparasi Polytron Fox 350 vs M100: Duel Motor Listrik 2026, Mana Lebih Worth It Buat Harian dan Touring?

Natasha Eka Safrina • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:15 WIB

Komparasi Polytron Fox 350 vs M100, adu fitur, baterai, dan kenyamanan. Mana motor listrik paling worth it?
Komparasi Polytron Fox 350 vs M100, adu fitur, baterai, dan kenyamanan. Mana motor listrik paling worth it?

JAKARTA – Komparasi Polytron Fox 350 vs M100 kembali jadi perbincangan hangat di kalangan pecinta motor listrik Tanah Air. Dua skutik listrik ini sama-sama bermain di kelas harga belasan juta rupiah, namun menawarkan karakter dan fitur berbeda.

Dalam sebuah ulasan terbaru, dua motor listrik tersebut dibandingkan secara detail, mulai dari harga, fitur, performa, kenyamanan, hingga pengalaman penggunaan harian. Hasilnya? Masing-masing punya keunggulan dan kekurangan.

Komparasi Polytron Fox 350 vs M100 ini menarik karena keduanya menyasar pengguna urban yang butuh kendaraan irit, modern, dan minim suara. Namun pilihan akhirnya tetap kembali ke kebutuhan dan preferensi pengendara.

Harga dan Skema Baterai Jadi Pembeda Utama

Polytron Fox 350 dijual dengan harga sekitar Rp15 jutaan on the road Jakarta. Namun skema yang ditawarkan menggunakan sistem sewa baterai. Jika ingin memiliki baterai secara penuh (buy to own), konsumen harus merogoh kocek hingga sekitar Rp27 jutaan.

Sementara itu, M100 dibanderol di kisaran Rp16 jutaan off the road dan sekitar Rp18 jutaan on the road. Motor ini tidak menggunakan sistem sewa baterai, sehingga setelah pembelian tidak ada biaya bulanan tambahan.

Baca Juga: Pasar Takjil Kamulan Diserbu Pembeli, Lalu Lintas Sore Hari Melambat

Perbedaan skema ini menjadi pertimbangan penting. Bagi sebagian konsumen, sewa baterai dianggap lebih ringan di awal. Namun bagi yang tidak ingin terbebani biaya rutin, sistem kepemilikan penuh seperti di M100 dinilai lebih praktis.

Performa dan Spesifikasi Baterai

Dari sisi tenaga, Fox 350 menggunakan baterai 72V 54Ah. Sementara M100 mengusung baterai 72V 45Ah. Secara kapasitas, Fox 350 unggul di atas kertas.

Top speed keduanya relatif mirip, tembus 95 km/jam. Namun M100 memiliki mode boost yang memungkinkan kecepatan menyentuh 110 km/jam dalam kondisi tertentu.

Untuk pengisian daya, Fox 350 sudah dibekali charger 10 ampere bawaan pabrik, sehingga waktu pengecasan berkisar 4–5 jam. Bahkan tersedia opsi fast charging resmi hingga 25 ampere.

Sebaliknya, M100 hanya dibekali charger 5 ampere standar. Pengisian dari nol hingga penuh bisa memakan waktu 7–8 jam. Ini menjadi salah satu kekurangan yang cukup disorot dalam komparasi.

Namun dalam uji konsumsi baterai saat perjalanan menanjak, M100 justru dinilai sedikit lebih irit dibanding Fox 350 dengan selisih sekitar 5 persen dalam rute yang sama.

Baca Juga: Mobil Listrik Terlaris 2025 Tembus 103 Ribu Unit, BYD Kuasai 45 Persen Pasar!

Fitur Modern: NFC vs Smart Key

Dari sisi fitur, keduanya sudah mengusung sistem keyless. Fox 350 menggunakan smart key remote, sedangkan M100 sudah mendukung NFC untuk menyalakan motor.

Keduanya juga memiliki cruise control dan hill start assist. Namun M100 unggul di tampilan panel instrumen yang sudah full digital berwarna. Sementara Fox 350 masih menggunakan layar monokrom hitam putih.

Fitur unik Fox 350 adalah sistem auto-off pada speedometer saat motor didiamkan, serta kompartemen depan yang cukup fungsional untuk membawa barang tambahan.

Kenyamanan dan Ergonomi

Dalam hal ergonomi, Fox 350 dinilai lebih nyaman untuk pengendara dengan tinggi badan sekitar 175 cm karena posisi kaki lebih selonjoran. Modelnya yang bergaya maxi scooter juga membuat tampilan lebih konvensional dan mudah diterima pasar.

Sementara M100 mengusung desain futuristik dengan garis tajam. Dari depan dan samping terlihat agresif, namun beberapa pengguna menilai bagian belakang kurang proporsional.

Untuk suspensi, M100 dianggap lebih empuk dibanding Fox 350 yang cenderung keras. Banyak pengguna Fox 350 bahkan mengganti shockbreaker agar lebih nyaman.

Bagasi keduanya cukup luas untuk helm half face, namun belum bisa menampung helm full face ukuran besar.

Baca Juga: 6 Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026, Mulai Rp184 Juta Bisa Tempuh 400 Km!

Minus yang Perlu Jadi Pertimbangan

Fox 350 memiliki catatan pada sistem remote yang dinilai mudah lepas dan sempat ada kasus unit tidak bisa menyala sebelum MCB dimatikan. Meski diklaim sudah ada pembaruan pada batch terbaru, ini tetap menjadi perhatian.

Sementara M100 memiliki kekurangan pada jok yang mudah merosot saat digunakan, serta tidak mendukung fast charging bawaan pabrik.

Mana Lebih Layak Dipilih?

Jika mencari motor listrik tanpa biaya sewa baterai dan suspensi lebih empuk, M100 bisa jadi pilihan menarik. Namun jika menginginkan kapasitas baterai lebih besar, dukungan fast charging, serta ergonomi maxi scooter, Fox 350 layak dipertimbangkan.

Komparasi Polytron Fox 350 vs M100 ini menunjukkan bahwa belum ada motor listrik yang benar-benar sempurna. Semua kembali pada kebutuhan, gaya berkendara, dan preferensi desain masing-masing pengguna.

Editor : Natasha Eka Safrina
#polytron fox 350 #motor listrik polytron