Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

LiveWire One, Motor Listrik Turunan Harley Davidson Ini Tembus Rp1 Miliar! Tenaga 100 HP, Bisa Fast Charging 1 Jam

Divka Vance Yandriana • Selasa, 3 Maret 2026 | 18:45 WIB

LiveWire One, motor listrik turunan Harley Davidson bertenaga 100 HP, fast charging 1 jam, harga tembus Rp1 miliar.
LiveWire One, motor listrik turunan Harley Davidson bertenaga 100 HP, fast charging 1 jam, harga tembus Rp1 miliar.

JAKARTA - LiveWire One menjadi salah satu motor listrik premium yang paling menyita perhatian pecinta otomotif Tanah Air. Motor listrik turunan Harley Davidson ini hadir dengan desain cruiser sporty, tenaga buas 100 horsepower, serta teknologi fast charging yang mampu mengisi penuh baterai hanya dalam waktu sekitar satu jam.

LiveWire One awalnya merupakan divisi motor listrik milik Harley Davidson. Namun sejak 2021, brand ini berdiri sendiri sebagai merek terpisah. Meski begitu, DNA Harley masih sangat terasa, mulai dari desain, karakter berkendara, hingga detail logo yang masih tersisa di beberapa bagian motor.

Kehadiran LiveWire One jelas menyasar segmen atas. Dengan harga yang disebut-sebut mendekati Rp1 miliar di Indonesia, motor listrik ini menawarkan pengalaman berkendara berbeda dari motor listrik kebanyakan.

Baca Juga: 5 HP Snapdragon 870 Harga 2 Jutaan Terbaik, Performa Ngebut Buat Gaming di Tahun 2026

Desain Cruiser Sporty dengan Aura Harley

Secara tampilan, LiveWire One masih membawa roh Harley Davidson. Siluetnya tetap berkarakter cruiser, namun dengan pendekatan lebih modern dan futuristik.

Bagian depan tampil sangar dengan lampu utama oval berteknologi LED proyektor. Sistem pencahayaan sudah full LED, lengkap dengan DRL yang menyala di sisi kiri dan kanan. Suspensi depan menggunakan Showa Separate Function Big Piston (SFF-BP) upside down yang bisa diatur preload, rebound, dan compression-nya.

Rem depan mengandalkan double disc Brembo dengan kaliper radial empat piston serta ABS. Ban depan berukuran 120/70 R17, sementara belakang 180/55 R17, memberi kesan kekar khas moge.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Trenggalek Genjot RSUD dr. Soedomo Buka Layanan Ring Jantung

Sasisnya berbahan aluminium, dengan baterai besar menjadi bagian struktural desain. Di bawahnya terpasang motor listrik yang masih menyisakan logo Harley Davidson pada powertrain bernama Revelation.

Performa 100 HP, Torsi 115 Nm

Jantung pacu LiveWire One mengandalkan motor listrik bertenaga sekitar 100 horsepower dengan torsi 115 Nm. Tenaga disalurkan ke roda belakang menggunakan belt drive, bukan rantai, sehingga lebih halus dan minim perawatan.

Motor ini menggunakan baterai berkapasitas 15,4 kWh. Dalam kondisi ideal perkotaan, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 235 kilometer. Panel instrumen TFT full digital menampilkan berbagai informasi penting, mulai dari sisa baterai, estimasi jarak tempuh, konsumsi energi (Wh/km), hingga suhu baterai.

Tersedia lima riding mode, yakni Sport, Road, Rain, Range, dan Custom. Mode Sport menawarkan respons gas paling agresif dengan regenerative braking kuat. Sementara mode Range dirancang untuk efisiensi maksimal dengan output tenaga lebih kalem namun efek engine brake terasa lebih besar.

Baca Juga: Rekomendasi HP Terbaik 2026 Paling Gila! Baterai 10.000 mAh, Snapdragon 8 Elite hingga Gaming Flagship Resmi Masuk Indonesia

Fast Charging 1 Jam, Tapi Butuh Daya Besar

Salah satu keunggulan LiveWire One adalah fitur DC fast charging. Dengan pengisian cepat, baterai bisa terisi penuh hanya dalam waktu sekitar satu jam. Namun tentu dibutuhkan infrastruktur pengisian daya besar seperti SPKLU.

Jika menggunakan charger standar, waktu pengisian bisa mencapai 11 jam. Uniknya, unit charger portable bawaan versi Amerika menggunakan tegangan 110 volt, sehingga tidak langsung kompatibel dengan listrik rumah tangga Indonesia tanpa adaptor khusus.

Motor ini juga dilengkapi fitur modern seperti traction control, cruise control, konektivitas smartphone, hingga keyless system. Kunci manual tetap tersedia untuk membuka jok dan mengunci setang.

Impresi Berkendara: Halus, Tapi Berat

Dengan bobot mencapai 255 kg, LiveWire One terasa cukup berat saat bermanuver di kecepatan rendah. Wheelbase panjang membuatnya stabil di jalan lurus, namun kurang lincah saat selap-selip di kemacetan.

Posisi duduknya unik. Tinggi jok hanya sekitar 762 mm, cukup ramah untuk pengendara dengan tinggi 170 cm-an. Namun stang rendah dan agak jauh membuat posisi tubuh sedikit menunduk, memberi sensasi cruiser sporty.

Karakter berkendara sangat dipengaruhi mode yang dipilih. Mode Road terasa paling seimbang untuk penggunaan harian. Mode Range cocok untuk perjalanan jauh dengan efisiensi maksimal, sementara Mode Sport menawarkan sensasi akselerasi paling galak.

Sebagai motor listrik, tentu tidak ada suara khas “dug dug dug” ala Harley Davidson. Suaranya lebih menyerupai dengungan halus seperti motor Tamiya, tanpa getaran dan tanpa panas mesin.

Harga Hampir Rp1 Miliar

Di pasar Amerika Serikat, LiveWire One dibanderol sekitar USD 22.000. Sementara di Indonesia, harga yang beredar disebut mendekati Rp1 miliar.

Dengan banderol tersebut, jelas LiveWire One bukan untuk semua orang. Motor ini menyasar konsumen yang ingin tampil beda, menginginkan teknologi tinggi, namun tetap membawa aura Harley Davidson dalam versi listrik.

Bagi penggemar moge yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa kehilangan karakter premium, LiveWire One menjadi opsi eksklusif dengan performa dan teknologi kelas atas.

Editor : Divka Vance Yandriana
#motor listrik premium #motor listrik #LiveWire ONE