JAKARTA - Advance kembali meramaikan pasar smartphone Indonesia dengan menghadirkan Advance Macha, smartphone 5G yang menjadi andalan kedua setelah peluncuran Advance X1 beberapa bulan lalu. Hadir dengan layar AMOLED dan sistem operasi berbasis Android 15, smartphone ini menawarkan performa yang cukup mumpuni di kelas menengah.
Desain Minimalis dan Elegan
Advance Macha tampil dengan desain tipis dan ringan, hanya 7,3 mm dan bobot 177 gram. Body smartphone ini mengusung gaya flat dengan sedikit lengkungan di sisi frame dan layar. Material polikarbonat dipilih untuk frame, sementara warna yang tersedia saat ini adalah hitam, meski nama Macha terinspirasi dari teh hijau Jepang yang memberikan kesan energi dan ketenangan.
Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan Terbaik 2025, Performa Ngebut dan Baterai Badak Mulai Rp1 Jutaan!
Layar dan Tampilan
Layar 6,67 inci dengan panel AMOLED dan resolusi Full HD+ (2400 x 1080 piksel) mampu menampilkan warna cerah dan saturasi tinggi, dengan 100% sRGB coverage dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Brightness layar tercatat hingga 875 nits, cukup jelas untuk penggunaan di luar ruangan. Kamera selfie 8 MP ditempatkan di punch hole tengah atas, mendukung perekaman video hingga 1080p 30 fps.
Kinerja dan Performa 5G
Advance Macha mengusung chipset MediaTek Dimensity 7060, dengan konfigurasi CPU dua Cortex-A78 2,6 GHz dan enam Cortex-A55 2 GHz, fabrikasi 6 nm. RAM 8 GB LPDDR5 dan penyimpanan 256 GB UFS 3.1 mendukung ekspansi RAM hingga 8 GB. Smartphone ini mendukung jaringan 2G–5G, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.2, NFC, serta USB OTG. Baterai 5000 mAh hadir dengan pengisian daya 33 watt, mampu terisi penuh dalam 1 jam 31 menit dan bertahan hingga 16 jam 42 menit saat pemutaran video offline.
Sistem Kamera Lengkap
Di bagian belakang, Advance Macha dibekali kamera utama Sony IMX752 50 MP F1.8 dengan autofokus, dukungan video QHD 2K 30 fps, serta kamera makro tambahan. Fitur kamera mencakup night mode, EIS, anti flicker, dual view video, pro film, slow motion, AI emoji, dan document correction. Pengujian menunjukkan hasil foto cukup baik di pencahayaan normal, namun di low light kualitas video dan stabilisasi masih perlu peningkatan. Kamera selfie mendukung vlogging dasar dengan 1080p 30 fps, namun dynamic range dan stabilisasi masih terbatas.
Audio, Sensor, dan Fitur Tambahan
Smartphone ini menawarkan dual speaker dengan suara dominan mid-range, cukup untuk penggunaan harian. Sensor yang tersedia meliputi accelerometer, light sensor, proximity sensor, magnetometer, dan gyro. Fitur in-display fingerprint scanner dan face unlock hadir untuk keamanan. OS Android 15 dijalankan tanpa aplikasi pihak ketiga atau iklan, memberikan pengalaman bersih. Fitur AI beragam seperti AI Smartpad, AI Hoverball, AI Call Summary, AI Foto Editor, dan AI Text Assistant mempermudah pengguna mengedit foto, membuat teks, hingga mengontrol aplikasi.
Pengalaman Gaming
Pengujian gaming menunjukkan performa yang stabil, dengan frame rate Subway Surfer di 60 fps, PUBG Mobile hingga 40 fps, Mobile Legends 55–60 fps, dan Genshin Impact 30–42 fps. Suhu smartphone meningkat hingga 45°C di bagian kamera saat bermain game berat, namun area lain tetap terjaga di bawah 38°C.
Harga dan Kesimpulan
Advance Macha dibanderol sekitar Rp2.999.000, berada di atas posisi Advance X1. Kelebihan utamanya adalah layar AMOLED 120 Hz, kamera Sony 50 MP, baterai besar, konektivitas 5G, dual speaker, NFC, in-display fingerprint, serta banyak fitur AI. Beberapa kekurangan seperti kualitas video low light dan pengisian daya yang bisa lebih cepat tetap tidak mengurangi daya tariknya. Dengan harga yang kompetitif, Advance Macha menjadi pilihan menarik untuk pengguna yang mencari smartphone 5G terjangkau dengan fitur lengkap di Indonesia.