JAKARTA – Bagi penggemar mobil yang ingin memiliki sedan dengan budget terbatas, kanal Garasi Ciwon baru-baru ini menghadirkan lima rekomendasi sedan bekas murah dan layak pakai untuk sehari-hari. Om Ciwan menekankan bahwa tujuan utama adalah kendaraan murah, irit, sparepart mudah dicari, dan tetap nyaman untuk keluarga kecil.
1. Mitsubishi Lancer CB4 (GLXi)
Urutan kelima ditempati Mitsubishi Lancer CB4 GLXi, bukan Evo 3 seperti yang sering dikira. Produksi CB4 dimulai tahun 1993, mesin injeksi 1600 cc SOHC. Kelebihannya:
-
Konsumsi BBM dalam kota 1:10–1:12, luar kota 1:13–1:14.
-
Sparepart mudah ditemukan, beberapa bisa substitusi Proton Wira.
-
Interior standar Mitsubishi era 90-an, masih nyaman.
Kekurangannya, idle sering goyah jika sensor airflow bermasalah. Lancer tipe CB5 atau GTI lebih sulit perawatan, bensin lebih boros, dan sparepart langka. Harga CB4 berkisar Rp25–45 juta tergantung kondisi.
Baca Juga: Advance Soul Mate X: Laptop 14 Inci Full HD dengan AMD Athlon 3020E, Harga Mulai Rp2 Jutaan
2. Daihatsu Ceret Klasik
Posisi keempat ditempati Daihatsu Ceret Klasik, sedan 1300 cc karburator yang populer di era 90-an. Kelebihan utama:
-
BBM irit 1:9–1:10 di kota.
-
Perawatan mudah, semua mekanik bisa tangani karburator.
-
Sparepart melimpah dan murah.
-
Praktis untuk keluarga karena pintu empat.
Ceret Klasik cocok sebagai “mobil batu loncatan” sebelum upgrade ke kendaraan lebih modern. Harga berkisar Rp15–25 juta, lebih murah dari Mitsubishi Lancer CB4.
3. Suzuki Baleno
Di posisi ketiga, Suzuki Baleno terkenal dengan desain unik, sporty, tapi minimalis. Kelebihan:
-
BBM irit, dalam kota 1:11–1:12, luar kota bisa 1:16.
-
Sparepart mudah ditemukan, bengkel umum familiar dengan Baleno.
-
Kabin dan bagasi cukup luas untuk kebutuhan sehari-hari.
-
Perawatan mudah dan jarang rewel.
Harga bekas Baleno cukup terjangkau, Rp25–45 juta tergantung kondisi, menjadikannya pilihan ideal bagi pengemudi yang mengutamakan irit dan kepraktisan.
4. Honda Grand Civic (1990–1992)
Urutan kedua adalah Honda Grand Civic, penerus Civic LX. Kelebihan:
-
Mesin 1500 cc karburator, fitur seperti electric mirror dan power window.
-
Suspensi empuk, nyaman untuk pemakaian harian.
-
Sparepart lebih mudah dicari dibanding Civic Nova.
Kekurangan: body rawan keropos, terutama di area lantai dan sekitar kaca. Idle mesin perlu diperhatikan untuk memastikan RPM stabil saat AC menyala. Harga Grand Civic normal berkisar Rp20–35 juta.
5. Toyota Soluna GLI (2000–2003)
Posisi pertama adalah Toyota Soluna GLI, varian non-taksi yang lebih lengkap dari XLI. Keunggulan utama:
-
Mesin 1500 cc, BBM irit dalam kota 1:12 dan luar kota hingga 1:16.
-
Sparepart mudah dicari di Indonesia, harga terjangkau.
-
Fitur lengkap: remote kunci, power window, central lock.
-
Daya tahan mesin dan bodi teruji karena Soluna tipe XLI dipakai untuk armada taksi.
Soluna GLI cocok untuk keluarga kecil, pemakaian harian, dan tidak menguras kantong. Harga normal berkisar Rp30–50 juta, sedangkan XLI bekas taksi bisa lebih murah namun kondisi bervariasi.
Kesimpulan
Kelima sedan bekas ini menawarkan kombinasi harga terjangkau, kepraktisan, dan kemudahan perawatan. Om Ciwan menekankan pentingnya memilih unit dengan kondisi terbaik:
-
Mitsubishi Lancer CB4: Mesin injeksi tangguh, irit, sparepart mudah.
-
Daihatsu Ceret Klasik: Karburator, BBM irit, murah dan mudah dirawat.
-
Suzuki Baleno: Desain sporty, BBM irit, sparepart banyak.
-
Honda Grand Civic: Kenyamanan suspensi empuk, sparepart cukup tersedia.
-
Toyota Soluna GLI: BBM irit, sparepart mudah, fitur lengkap, cocok harian.
Bagi kaum pas-pasan, Toyota Soluna GLI dan Suzuki Baleno menjadi opsi terbaik untuk penggunaan harian, sementara Lancer CB4, Ceret Klasik, dan Grand Civic menarik bagi penggemar mobil lawas yang tetap ingin tampil gaya.
Editor : Divka Vance Yandriana