JAKARTA – Persaingan mobil listrik compact SUV terlaris di Indonesia semakin panas. Jika beberapa tahun lalu kendaraan listrik masih dianggap sebagai teknologi masa depan, kini kondisinya berbeda. Pasar mobil listrik nasional mulai dipenuhi berbagai model baru dengan teknologi canggih dan harga yang semakin kompetitif.
Data penjualan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada September 2025 menunjukkan tren menarik di segmen compact SUV listrik. Dominasi pabrikan Jepang dan Korea mulai tergeser oleh merek-merek baru asal Tiongkok dan Asia yang menawarkan teknologi lebih segar serta fitur melimpah.
Segmen ini sendiri menjadi salah satu yang paling diminati konsumen. Ukurannya yang tidak terlalu besar cocok untuk penggunaan harian di perkotaan, tetapi tetap memiliki desain sporty, kabin luas, serta efisiensi energi yang tinggi.
Dari ratusan model yang beredar di pasar Indonesia, setidaknya ada lima mobil listrik compact SUV yang mencatat penjualan tertinggi pada September 2025. Berikut daftar lengkapnya.
5. Geely EX5
Di posisi kelima ada Geely EX5 yang mencatatkan penjualan sebanyak 144 unit.
Pabrikan Geely dikenal memiliki reputasi kuat di industri otomotif global. Mereka bahkan memiliki saham besar di Volvo dan juga mengendalikan merek kendaraan listrik premium Polestar.
Tidak heran jika EX5 menawarkan kualitas rakitan yang solid serta sensasi berkendara yang disebut-sebut mendekati mobil Eropa. Mobil ini hadir dengan desain tegas, sistem regeneratif pintar untuk efisiensi energi, serta fitur voice command berbahasa Indonesia.
Namun, tantangan terbesar model ini adalah jaringan layanan purnajual yang masih terbatas di Indonesia.
4. Chery E5
Posisi keempat ditempati Chery E5 dengan penjualan 145 unit.
Berbeda dengan model Chery lain yang tampil sporty, E5 justru dirancang untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan keluarga. Kabinnya luas, suspensinya empuk, dan desainnya terlihat elegan.
Mobil ini sering disebut memiliki konsep “calm luxury”, yakni pengalaman berkendara yang tenang dan nyaman untuk perjalanan sehari-hari. Pendekatan tersebut membuat E5 menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang ingin beralih ke mobil listrik.
3. BYD Atto 3
Di posisi ketiga terdapat BYD Atto 3 dengan penjualan 240 unit.
Nama BYD sendiri sudah sangat dikenal sebagai salah satu produsen mobil listrik terbesar di dunia, bahkan sempat melampaui penjualan Tesla secara global.
Salah satu keunggulan utama Atto 3 adalah teknologi Blade Battery, yang terkenal memiliki tingkat keamanan tinggi serta umur pakai yang panjang.
Dari sisi desain, mobil ini tampil sporty dengan interior unik yang terinspirasi dari peralatan gym. Salah satu fitur menariknya adalah Vehicle to Load (V2L) yang memungkinkan mobil digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai perangkat elektronik, sangat berguna saat berkemah atau kondisi darurat.
2. Chery J6
Posisi runner-up ditempati Chery J6 dengan penjualan 308 unit.
Kehadiran J6 menunjukkan kebangkitan Chery di pasar otomotif Indonesia. Setelah sempat menghilang beberapa tahun, merek ini kembali dengan strategi kuat di segmen kendaraan listrik.
Chery J6 menawarkan desain crossover sporty dengan interior mewah dan fitur keselamatan modern. Menariknya, mobil ini tetap dijual dengan harga yang relatif kompetitif dibanding rival di kelasnya.
Selain produk, Chery juga aktif membangun ekosistem kendaraan listrik, mulai dari layanan servis baterai hingga jaringan bengkel khusus EV.
1. Ion V
Puncak daftar mobil listrik compact SUV terlaris di Indonesia pada September 2025 ditempati oleh Ion V dengan penjualan mencapai 527 unit.
Ion merupakan bagian dari JAC Group, raksasa otomotif Tiongkok yang juga dikenal bekerja sama dengan Toyota dan Honda di pasar domestik mereka.
Ion V menawarkan desain futuristik dengan kabin luas serta fitur teknologi lengkap. Salah satu daya tarik utamanya adalah jarak tempuh hingga sekitar 600 kilometer, memberikan rasa aman bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh.
Kombinasi teknologi, kenyamanan, serta harga kompetitif membuat mobil ini menjadi favorit di kalangan keluarga muda maupun profesional di kota besar.
Dominasi Mobil Listrik Tiongkok
Melihat daftar tersebut, satu hal menjadi sangat jelas: pabrikan Tiongkok semakin mendominasi pasar mobil listrik Indonesia.
Keberhasilan mereka tidak hanya disebabkan harga yang kompetitif, tetapi juga teknologi baterai yang maju, fitur modern, serta nilai produk yang menarik bagi konsumen.
Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik juga semakin meningkat. Infrastruktur pengisian daya seperti SPKLU terus bertambah, insentif pajak masih berjalan, dan biaya operasional mobil listrik disebut hanya sekitar sepertiga dibanding mobil berbahan bakar bensin.
Dengan tren ini, persaingan di segmen compact SUV listrik diprediksi akan semakin sengit dalam beberapa tahun ke depan.
Editor : Novica Satya Nadianti