JAKARTA – Pasar otomotif nasional dipastikan semakin panas pada tahun 2025. PT Geodistribusi Indonesia, selaku pemegang merek BAIC (Brix) di tanah air, secara resmi mengumumkan langkah ambisius untuk melakukan lompatan besar. Tak lagi sekadar menjadi importir, BAIC siap melakukan perakitan lokal (CKD) dan meluncurkan empat model baru sekaligus yang mengusung teknologi modern mulai dari mesin bensin, Hybrid, hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Langkah strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Dani Yahya, petinggi PT Geodistribusi Indonesia. Ia menyatakan bahwa operasional produksi lokal akan dimulai pada April 2025 dengan fokus utama pada model legendaris mereka, BJ40 Plus. Komitmen ini diperkuat dengan target perluasan jaringan yang tidak main-main, yakni kehadiran 25 dealer resmi di berbagai wilayah strategis Indonesia pada tahun yang sama.
BJ30 Hybrid: Penantang Baru SUV Urban
Model pertama yang siap menggebrak adalah BAIC BJ30 Hybrid. SUV kompak ini dirancang untuk konsumen perkotaan yang menginginkan tampilan gagah khas mobil off-road namun tetap efisien. Meski dimensinya lebih ramping, BJ30 tetap mempertahankan desain kotak yang tegas.
Dapur pacunya mengandalkan mesin bensin 1.5L Turbo yang dipadukan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 190 HP dan torsi 300 Nm. Keunggulan utamanya terletak pada teknologi regenerative braking, yang mampu mengubah energi pengereman menjadi tenaga listrik untuk mengisi baterai, menjadikannya sangat irit bahan bakar namun tetap bertenaga.
BJ41 dan BJ60: Kekuatan PHEV yang Cerdas
Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih buas namun tetap peduli lingkungan, BAIC menghadirkan BJ41 PHEV. Model ini memiliki tampilan maskulin dengan total tenaga mencapai 400 HP dan torsi raksasa 600 Nm. Menariknya, mobil ini sanggup berjalan dalam mode full listrik hingga jarak 80 km, sangat ideal untuk penggunaan harian di dalam kota tanpa emisi gas buang.
Naik ke kelas premium, hadir BAIC BJ60 PHEV. SUV ini menjadi ancaman serius bagi SUV Jepang konvensional dengan menawarkan kenyamanan kelas atas. Dibekali mesin 2.0L Turbo Hybrid, mobil ini menghasilkan tenaga 469 HP dan torsi 800 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam hanya butuh waktu 6 detik, sangat impresif untuk ukuran SUV besar. Interiornya pun dibalut material mewah dengan fitur kursi berpemanas dan panoramic sunroof.
BJ80: Sang Rival Mercedes-Benz G-Class
Sebagai penutup kejutan, BAIC akan menghadirkan BJ80. Mobil ini dirancang untuk segmen off-road hardcore dan kerap dijuluki sebagai rival dari Mercedes-Benz G-Class karena desain bodinya yang kotak khas kendaraan militer. Di balik kap mesinnya, tertanam mesin 3.0L Turbo V6 yang mampu memuntahkan tenaga 409 HP.
Meskipun tampilannya sangat gahar di luar, bagian kabin tetap menawarkan kemewahan SUV premium dengan jok kulit elektrik dan navigasi canggih. Dengan strategi perakitan lokal ini, BAIC optimis dapat menawarkan harga yang jauh lebih kompetitif untuk menggoyang dominasi merek-merek besar yang sudah lebih dulu ada di Indonesia.
Editor : Natasha Eka Safrina