JAKARTA - Tiga motor listrik Honda 2025 mulai diperkenalkan ke publik dengan membawa spesifikasi berbeda di masing-masing model. Informasi ini mencakup kecepatan maksimal, jarak tempuh, waktu pengisian baterai, hingga harga OTR wilayah Jember.
Tiga motor listrik Honda tersebut adalah Honda EM1 e:, Honda ICON e:, dan Honda CUV e:. Ketiganya menjadi langkah awal ekspansi elektrifikasi Honda di Indonesia pada 2025.
Dalam pemaparannya, ketiga motor listrik Honda ini dibandingkan dari sisi performa, daya jelajah, sistem baterai, hingga perbedaan fitur desain. Berikut rincian lengkapnya.
Honda EM1 e: Jadi Pelopor Motor Listrik Honda
Honda EM1 e: merupakan motor listrik pertama Honda yang diproduksi oleh Astra Honda Motor (AHM). Secara desain, tampilannya simpel dan minimalis.
Untuk performa, Honda EM1 e: memiliki kecepatan maksimal 45 km/jam. Sementara jarak tempuh dalam sekali pengisian penuh mencapai 41,1 kilometer.
Dari sisi pengisian daya, baterai EM1 e: membutuhkan waktu sekitar 6 jam dari 0 hingga 100 persen. Jika pengisian dilakukan dari 25 persen ke 75 persen, waktu yang dibutuhkan sekitar 2,7 jam.
Menariknya, tipe ini menggunakan satu baterai dengan sistem charger terpisah (off-board charger), sama seperti yang digunakan pada CUV e:.
Honda ICON e: Jarak Lebih Jauh, Cas Lebih Lama
Berikutnya adalah Honda ICON e:, yang menawarkan spesifikasi sedikit lebih tinggi dibanding EM1 e:.
Kecepatan maksimalnya mencapai 55 km/jam, sedangkan jarak tempuhnya hingga 53 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Artinya, ICON e: unggul dalam hal daya jelajah dibanding EM1 e:.
Namun dari sisi pengisian daya, waktu yang dibutuhkan relatif lebih lama. Untuk pengisian 0 sampai 100 persen, Honda ICON e: memerlukan sekitar 7 jam 20 menit. Sedangkan pengisian 25 persen ke 75 persen membutuhkan sekitar 3,5 jam.
Perbedaan ini terjadi karena sistem dan jenis baterainya berbeda. ICON e: memiliki dua metode pengisian, yakni bisa langsung melalui motor maupun melepas baterai untuk dicas secara terpisah.
Honda CUV e: Paling Bertenaga dan Jarak Terjauh
Model tertinggi dari tiga motor listrik Honda ini adalah Honda CUV e:. Secara dimensi, bodinya lebih besar dan terlihat lebih premium.
Dari sisi performa, CUV e: mampu melaju hingga 83 km/jam. Jarak tempuh maksimalnya pun paling jauh, mencapai 80,7 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Keunggulan lainnya terletak pada penggunaan dua baterai. Meski jenis baterainya sama dengan EM1 e:, CUV e: menggunakan dua unit sekaligus sehingga menghasilkan tenaga lebih besar.
Waktu pengisian daya dari 0 hingga 100 persen sekitar 6 jam. Sedangkan untuk pengisian 25 persen ke 75 persen tetap di kisaran 2,7 jam. Hal ini membuatnya relatif efisien meski kapasitas daya lebih besar.
Dari sisi desain teknis, perbedaan juga terlihat pada sistem motor penggerak. Pada CUV e:, dinamo atau motor listrik tidak menyatu dengan velg belakang seperti pada EM1 e: dan ICON e:, melainkan terpisah di bagian tengah bodi.
Harga OTR Jember dan Potensi Diskon
Untuk harga, ketiga motor listrik Honda ini memiliki selisih cukup signifikan di wilayah Jember (OTR).
-
Honda EM1 e: dibanderol Rp40.391.000
-
Honda ICON e: dipasarkan Rp28.391.000
-
Honda CUV e: tipe standar dijual Rp55.000.000
Perlu dicatat, harga tersebut adalah OTR resmi dan belum termasuk potensi diskon. Disebutkan bahwa masing-masing model memiliki penawaran potongan harga, namun besarannya berbeda dan bersifat terbatas.
Infrastruktur dan Rencana ke Depan
Ke depan, Honda juga dikabarkan akan menyiapkan sistem penunjang seperti tandon atau stasiun penukaran baterai. Untuk wilayah Jakarta, fasilitas tersebut sudah tersedia, sementara daerah lain masih dalam tahap pengembangan.
Langkah ini memperlihatkan keseriusan Honda dalam membangun ekosistem motor listrik Honda di Indonesia, bukan sekadar menjual unit kendaraan.
Dengan tiga pilihan berbeda—mulai dari EM1 e: yang simpel, ICON e: dengan jarak tempuh lebih jauh, hingga CUV e: yang paling bertenaga—konsumen kini memiliki opsi sesuai kebutuhan dan anggaran.
Elektrifikasi roda dua pun semakin nyata di Indonesia, dan 2025 menjadi momentum penting bagi Honda dalam memperluas pasar motor listrik nasional.
Editor : Divka Vance Yandriana