JAKARTA - Winfly T90 Rp13 juta langsung menghebohkan pasar otomotif roda dua Indonesia. Skutik listrik bergaya retro modern ini disebut-sebut sebagai rival baru bagi Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo 160. Dengan harga jauh lebih murah, Winfly T90 hadir membawa desain stylish dan fitur yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Winfly T90 Rp13 juta menjadi sorotan karena banderolnya hanya sekitar sepertiga dari harga skutik retro pabrikan Jepang tersebut. Di tengah tren skuter bergaya klasik modern yang sedang naik daun, kemunculan model ini jelas mengundang perhatian konsumen.
Winfly T90 Rp13 juta tak hanya mengandalkan harga murah. Skutik listrik ini juga menawarkan spesifikasi dan fitur yang diklaim mampu bersaing di kelasnya.
Desain Retro Modern, Tampil Futuristik
Secara tampilan, Winfly T90 mengusung konsep retro modern yang memadukan garis klasik dengan sentuhan futuristik. Bodinya terlihat membulat khas skuter retro, namun dipadukan elemen desain tajam yang membuatnya tampak kekinian.
Skutik ini dirancang untuk menyasar konsumen muda maupun pengguna urban yang ingin tampil beda tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Aura stylish yang diusung membuatnya sekilas berada di segmen yang sama dengan Grand Filano dan Stylo.
Performa Motor 5.000 Watt, Torsi 180 Nm
Di sektor dapur pacu, Winfly T90 dibekali motor listrik bertenaga 5.000 watt. Tenaga tersebut dipadukan dengan baterai lithium berkapasitas 3,3 kWh.
Skutik listrik ini diklaim mampu melaju hingga kecepatan maksimum 75 km/jam. Angka tersebut cukup untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak menengah.
Yang menarik, torsi puncaknya disebut mencapai 180 Nm. Dengan karakter motor listrik yang memiliki torsi instan, performa akselerasinya diprediksi responsif untuk kebutuhan stop and go di perkotaan.
Rem Cakram Ganda dan Fitur Modern
Salah satu keunggulan Winfly T90 Rp13 juta adalah penggunaan sistem pengereman cakram ganda atau double disc brake di roda depan dan belakang. Fitur ini menjanjikan pengereman lebih stabil dan aman.
Untuk fitur, skutik ini sudah dibekali sistem smart key yang memungkinkan pengendara menyalakan motor tanpa kunci manual. Tersedia pula fitur intelligent reverse function, yang membantu motor bergerak mundur dengan mudah.
Lampu sudah menggunakan sistem LED, sementara kapasitas bagasi mencapai 27 liter. Ruang penyimpanan tersebut cukup luas untuk menyimpan helm atau kebutuhan harian.
Dengan fitur-fitur tersebut, Winfly T90 mencoba menawarkan value for money yang agresif di kelas skutik listrik.
Garansi Panjang Hingga 10 Tahun
Nilai jual lain yang cukup mencolok adalah garansi yang ditawarkan. Produsen memberikan garansi hingga 10 tahun untuk rangka dan motor listrik, serta 2 tahun untuk baterai.
Garansi panjang ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama di tengah kekhawatiran konsumen terhadap durabilitas rangka dan komponen kendaraan listrik.
Komitmen tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk skutik listrik non-Jepang yang mulai membanjiri Indonesia.
Mampukah Mengganggu Dominasi Jepang?
Segmen skutik retro modern saat ini memang didominasi pabrikan Jepang. Grand Filano dan Stylo menjadi dua model yang cukup kuat di pasar.
Namun dengan harga hanya Rp13 juta, Winfly T90 jelas menyasar konsumen yang lebih sensitif terhadap harga. Strategi ini berpotensi menarik pembeli pemula atau mereka yang ingin beralih ke motor listrik dengan biaya terjangkau.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Faktor jaringan purna jual, ketersediaan suku cadang, serta persepsi kualitas masih menjadi pertimbangan utama konsumen Indonesia.
Jika mampu membangun kepercayaan pasar dan menjaga kualitas produk, bukan tidak mungkin Winfly T90 Rp13 juta bisa menjadi alternatif serius di segmen skutik retro modern berbasis listrik.
Kini menarik untuk ditunggu, apakah kehadiran Winfly T90 benar-benar akan menggerus penjualan Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo, atau justru hanya menjadi pelengkap persaingan di pasar motor listrik nasional.
Editor : Divka Vance Yandriana