JAKARTA – Indomobil Group kembali memperluas lini kendaraan listriknya lewat peluncuran Indomobil e-Motor Sprinto. Model ini masuk ke segmen skutik sporty dengan desain agresif yang sekilas mengingatkan pada skutik bensin populer.
Secara tampilan, Sprinto mengusung lampu full LED dengan DRL tajam dan permainan grafis atraktif. Walaupun kerap disebut mirip skutik Honda tertentu, identitasnya tetap ditegaskan lewat logo menyala dan kombinasi warna yang lebih ekspresif.
Baca Juga: Review Honda Civic 2022, Sedan Premium yang Kini Dijual di Bawah Rp500 Juta
Spesifikasi Baterai dan Performa
Sprinto dibekali baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 110 km dalam sekali pengisian penuh. Motor listriknya menggunakan sistem hub motor di roda belakang.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 4,7 PS dengan torsi puncak hingga 195 Nm (di poros motor). Top speed diklaim mampu menyentuh 90 km/jam, menjadikannya kompetitif di kelas skutik listrik perkotaan.
Kaki-Kaki dan Sistem Pengereman
Di sektor suspensi, Sprinto memakai:
-
Suspensi depan teleskopik
-
Suspensi belakang twin shock adjustable (preload bisa diatur)
Ukuran roda 14 inci depan-belakang, dengan ban depan 90/90 dan belakang 100/80.
Sistem pengereman sudah cakram di kedua roda, dilengkapi Combine Brake System (CBS). Belum tersedia ABS.
Panel Instrumen Full Digital Touchscreen
Salah satu daya tarik utama Sprinto adalah panel instrumen full digital yang sudah touchscreen.
Fitur yang tersedia antara lain:
-
Mode berkendara (Sport & Boost)
-
Pengaturan level regenerative braking
-
Tire Pressure Monitoring System (TPMS)
-
G-Force meter
-
Smartphone connectivity dan screen mirroring
-
Speaker internal untuk memutar musik
Tampilan start-up menyerupai mobil modern, dan respons layar sentuh dinilai cukup fluid.
Fitur Tambahan dan Ergonomi
Sprinto sudah mengusung sistem keyless, namun tetap menyediakan slot kunci manual. Di sisi kiri terdapat kompartemen terbuka plus port USB Type-C dan USB standar untuk fast charging.
Hook gantungan berbahan besi serta dek rata menambah kepraktisan untuk kebutuhan harian. Tinggi jok 770 mm dengan bobot sekitar 100 kg, membuatnya relatif ramah bagi pengendara pemula maupun perempuan.
Bagasi dan Sistem Pengisian Daya
Bagasi cukup luas untuk menyimpan charger bawaan, meski belum mampu memuat helm dewasa. Baterai dapat dilepas untuk kebutuhan servis, namun tidak bisa dicopot sembarangan karena tetap menggunakan baut pengaman.
Port pengisian daya tersembunyi di bawah jok, dengan desain coakan khusus agar jok tetap bisa ditutup saat proses charging berlangsung.
Cocok untuk Siapa?
Indomobil e-Motor Sprinto menyasar anak muda yang menginginkan:
-
Desain sporty ala skutik populer
-
Harga lebih terjangkau dibanding skutik listrik premium
-
Fitur lengkap dan modern
-
Performa memadai untuk penggunaan dalam kota
Dengan kombinasi desain agresif, fitur digital canggih, serta jarak tempuh 110 km, Sprinto menjadi opsi menarik di segmen skutik listrik sporty Indonesia.
Editor : Divka Vance Yandriana