JAKARTA - Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran Indomobil EMotor Sprinto EV, motor listrik terbaru dari Indomobil EMotor yang resmi diperkenalkan kepada publik. Motor ini menjadi produk ketiga setelah Adora dan Tirano, sekaligus menawarkan performa lebih responsif dengan harga yang tetap kompetitif.
Kehadiran Indomobil EMotor Sprinto EV semakin menegaskan keseriusan Indomobil dalam menggarap segmen motor listrik nasional. Motor ini diposisikan sebagai varian sporty dengan tenaga lebih besar dibanding dua model sebelumnya, namun tetap dijual dengan harga yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp25,5 juta.
Secara positioning, Indomobil EMotor Sprinto EV berada di antara Adora dan Tirano. Meski demikian, motor ini membawa sejumlah pembaruan baik dari sisi desain, fitur teknologi, hingga performa yang membuatnya terasa lebih agresif dan modern.
Desain Sporty Mirip Skutik Populer
Dari sisi desain, Sprinto EV tampil lebih sporty dibandingkan Adora yang memiliki karakter lebih manis. Garis bodinya tajam dengan tampilan yang sekilas mengingatkan pada skutik populer seperti Honda Vario.
Bagian depan dilengkapi lampu LED dengan lima titik pencahayaan yang memberikan tampilan modern sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara di malam hari. DRL dan lampu sein juga dirancang menyatu dengan desain fascia depan sehingga terlihat futuristik.
Velg berukuran 14 inci dipadukan dengan ban ukuran 90/90 di bagian depan. Suspensi depan menggunakan tipe teleskopik dengan jarak main cukup panjang, sementara sistem pengereman sudah menggunakan cakram di kedua roda dengan kaliper dua piston.
Bagian belakang motor juga terlihat kokoh dengan spatbor besar yang berfungsi mengurangi cipratan air saat berkendara di jalan basah. Lampu belakang LED dibuat dengan desain tiga dimensi yang memberikan kesan premium.
Panel Instrumen TFT Touchscreen
Salah satu fitur yang paling menarik dari Indomobil EMotor Sprinto EV adalah panel instrumen digital TFT yang sudah menggunakan teknologi touchscreen. Fitur ini tergolong jarang ditemukan pada motor listrik di kelas harga yang sama.
Panel tersebut menampilkan berbagai informasi penting seperti speedometer, trip meter, odometer, indikator baterai, hingga kalender dan jam digital. Pengendara juga bisa mengakses menu tambahan seperti pemutar musik, konektivitas smartphone, hingga fitur mirroring layar ponsel.
Selain itu, layar ini juga menampilkan indikator G-Force yang menunjukkan pergerakan motor saat berbelok atau berakselerasi. Ada pula fitur TPMS (Tire Pressure Monitoring System) yang berfungsi memantau tekanan ban.
Performa Lebih Responsif dengan Mode Boost
Keunggulan lain dari Indomobil EMotor Sprinto EV terletak pada sektor performa. Motor ini menggunakan motor listrik berdaya 3,5 kW yang terpasang di roda belakang. Tenaga ini lebih besar dibandingkan model Adora yang hanya memiliki daya 3 kW.
Motor listrik tersebut dipadukan dengan tiga pilihan riding mode yaitu Comfort, Sport, dan Boost. Mode Boost memberikan akselerasi paling responsif sehingga motor terasa lebih bertenaga saat tuas gas dibuka.
Kecepatan maksimum motor ini dibatasi hingga sekitar 95 km/jam. Meski top speed-nya sama dengan model sebelumnya, Sprinto EV diklaim mampu mencapainya lebih cepat berkat tenaga motor yang lebih besar.
Fitur Lengkap untuk Kenyamanan Berkendara
Selain performa, Sprinto EV juga dibekali berbagai fitur modern seperti traction control, hill assist, serta regenerative braking yang memungkinkan baterai terisi ulang saat motor melakukan deselerasi.
Motor ini juga memiliki fitur reverse dan walking mode. Fitur tersebut memungkinkan motor berjalan mundur atau bergerak pelan sekitar 2 km/jam sehingga memudahkan pengendara saat parkir atau mendorong motor.
Untuk menunjang kenyamanan, tersedia speaker bawaan yang bisa memutar musik dari smartphone melalui koneksi aplikasi. Pengendara juga dapat mengakses dua port pengisian daya yaitu USB Type-A dan Type-C.
Baterai dan Jarak Tempuh
Sprinto EV menggunakan baterai berkapasitas 2,45 kWh, sama seperti model Adora dan Tirano. Dengan baterai tersebut, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 110 kilometer dalam kondisi ideal.
Namun dalam penggunaan normal untuk aktivitas harian, jarak tempuh realistisnya berkisar sekitar 70 kilometer.
Proses pengisian daya menggunakan charger standar membutuhkan waktu sekitar enam jam hingga penuh. Indomobil juga menyediakan opsi fast charging yang dijual sebagai aksesori tambahan.
Pilihan Warna Menarik
Motor listrik ini hadir dalam beberapa pilihan warna seperti Flash Grey, Velocity Red, Lightning White, Turbo Green, dan Blazing Yellow. Varian warna tersebut menambah karakter sporty yang menjadi identitas utama Sprinto EV.
Dengan kombinasi desain agresif, fitur teknologi modern, serta harga yang relatif terjangkau, Indomobil EMotor Sprinto EV berpotensi menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian konsumen di pasar Indonesia.
Editor : Divka Vance Yandriana