RADAR TRENGGALEK - Pasar mobil listrik murah di Indonesia kembali memanas. Pabrikan otomotif asal China, BAIC, resmi memperkenalkan dua kendaraan listrik sekaligus yang siap menantang dominasi pemain lama di segmen EV entry level. Dua model tersebut adalah BAIC Yuan Bao dan BAIC EX3, yang ditawarkan dengan harga agresif mulai dari Rp198 juta.
Kehadiran BAIC Yuan Bao dan BAIC EX3 langsung menyita perhatian karena keduanya menyasar segmen yang selama ini didominasi mobil listrik murah seperti Wuling Air EV. Dengan spesifikasi yang lebih menarik dan fitur lebih lengkap, BAIC mencoba mengguncang peta persaingan kendaraan listrik di Tanah Air.
Langkah agresif ini juga menjadi bukti keseriusan BAIC dalam menggarap pasar mobil listrik Indonesia yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
BAIC Yuan Bao, City Car Listrik Harga Rp198 Juta
Model pertama yang diperkenalkan adalah BAIC Yuan Bao, sebuah city car listrik berukuran kompak yang dirancang untuk penggunaan perkotaan.
Mobil ini memiliki desain boxy atau kotak mungil yang langsung berhadapan dengan city car listrik populer di pasar. Namun BAIC mencoba memberi sentuhan berbeda lewat desain lampu depan persegi panjang dengan LED DRL yang memberikan kesan retro modern.
Secara dimensi, panjang kendaraan mencapai 3.162 mm. Ukuran ini sedikit lebih panjang dibanding kompetitor di kelasnya, sehingga diharapkan mampu memberikan ruang kabin yang lebih nyaman, terutama pada baris kedua.
BAIC juga menghadirkan pilihan warna yang menyasar konsumen muda, seperti Sakura Pink, Teal Blue, hingga Ivory White.
Untuk sektor performa, BAIC Yuan Bao menggunakan motor listrik penggerak roda belakang (RWD) dengan tenaga 20 kW dan torsi 85 Nm.
Tersedia dua pilihan kapasitas baterai, yakni:
13,6 kWh untuk varian standar
17,28 kWh untuk varian tertinggi
Dengan baterai tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak antara 170 km hingga 200 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC.
Kecepatan maksimalnya mencapai 100 km/jam, cukup untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan tol jarak dekat.
Interior Mewah untuk Mobil di Bawah Rp200 Juta
Salah satu kejutan terbesar dari BAIC Yuan Bao justru datang dari sektor interior.
Meski dibanderol di bawah Rp200 juta, mobil ini sudah dilengkapi dual screen berukuran 10,25 inci yang menggabungkan panel instrumen digital dan sistem infotainment.
Fitur tersebut biasanya hanya ditemukan pada mobil dengan harga jauh lebih mahal.
Selain itu, interiornya juga menawarkan material dashboard dengan sentuhan soft touch di beberapa bagian, kamera 360 derajat, AC digital, serta konektivitas smartphone mirroring.
Dengan paket fitur seperti ini, Yuan Bao menjadi salah satu mobil listrik entry level dengan kelengkapan fitur yang cukup kompetitif di kelasnya.
BAIC EX3, SUV Listrik Jarak Tempuh 500 Km
Selain city car listrik, BAIC juga memperkenalkan model kedua yang lebih besar, yakni BAIC EX3.
Berbeda dengan Yuan Bao, mobil ini merupakan SUV listrik kompak lima penumpang yang dirancang untuk kebutuhan keluarga muda.
Desainnya tampil lebih gagah dengan ground clearance tinggi, velg dual tone 16 inci, serta roof rail yang mempertegas karakter SUV.
Di balik tampilannya, BAIC EX3 dibekali motor listrik yang jauh lebih bertenaga, yakni mencapai 160 kW atau sekitar 215 hp dengan torsi 300 Nm.
Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini diklaim mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu kurang dari 8 detik.
Sementara untuk baterai, BAIC menyematkan kapasitas 52,5 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 501 km berdasarkan standar NEDC.
Dalam penggunaan realistis di perkotaan, mobil ini diperkirakan mampu menempuh sekitar 300 hingga 350 km dalam sekali pengisian daya.
Dukungan Fast Charging dan Home Charging
Baik BAIC Yuan Bao maupun BAIC EX3 sudah menggunakan standar port pengisian daya CCS2, yang kompatibel dengan sebagian besar stasiun pengisian kendaraan listrik umum di Indonesia.
Untuk BAIC EX3, fitur DC fast charging memungkinkan pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Sementara Yuan Bao lebih difokuskan pada pengisian AC charging yang memerlukan waktu sekitar 6 hingga 8 jam hingga penuh.
BAIC juga bekerja sama dengan PLN untuk menyediakan fasilitas home charging gratis bagi 500 pembeli pertama.
Strategi Agresif BAIC di Pasar EV Indonesia
Dengan harga Rp198 juta untuk Yuan Bao dan prediksi sekitar Rp290–Rp310 juta untuk EX3, BAIC jelas mengincar segmen mobil listrik terjangkau yang sedang berkembang pesat.
Strategi ini menunjukkan bahwa BAIC ingin menawarkan nilai lebih kepada konsumen melalui kombinasi harga kompetitif, fitur modern, dan jarak tempuh yang lebih baik.
Meski demikian, tantangan terbesar BAIC di Indonesia masih terletak pada jaringan dealer yang belum sebanyak pesaingnya.
Namun dengan spesifikasi dan harga yang cukup agresif, kehadiran BAIC Yuan Bao dan BAIC EX3 berpotensi mengubah peta persaingan mobil listrik murah di Indonesia dalam waktu dekat.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina