Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Polytron Fox R Dibongkar Tuntas: Motor Listrik Rp20 Jutaan Ini Punya Top Speed 97 Km/Jam dan Jarak Tempuh 100 Km, Tapi Ada Kekurangan Ini

Novica Satya Nadianti • Selasa, 10 Maret 2026 | 16:20 WIB

Polytron Fox R menawarkan top speed 97 km/jam dan jarak tempuh hingga 100 km. Motor listrik ini murah, tapi punya beberapa kekurangan.
Polytron Fox R menawarkan top speed 97 km/jam dan jarak tempuh hingga 100 km. Motor listrik ini murah, tapi punya beberapa kekurangan.

JAKARTA – Polytron Fox R menjadi salah satu motor listrik yang cukup sering terlihat di jalanan Indonesia. Dengan harga relatif terjangkau dan desain bergaya skuter maxi, motor ini menarik perhatian banyak pengguna kendaraan listrik.

Namun di balik popularitasnya, Polytron Fox R ternyata memiliki sejumlah keunggulan sekaligus kekurangan yang perlu diketahui calon pembeli. Motor listrik ini dikenal karena harga yang cukup murah dibandingkan pesaing di kelasnya, tetapi beberapa aspek kenyamanan dan fitur masih menjadi catatan.

Motor listrik buatan Polytron ini dijual dengan harga sekitar Rp20 jutaan sebelum subsidi. Salah satu alasan harga tersebut bisa lebih murah adalah karena sistem baterai yang digunakan tidak dimiliki langsung oleh pembeli, melainkan menggunakan skema sewa.

Performa dan Top Speed Polytron Fox R

Dari sisi performa, Polytron Fox R dibekali motor listrik tipe hub motor dengan daya 3.000 watt yang dipasang langsung di roda belakang. Motor ini memiliki dua mode berkendara, yakni mode D (Drive) dan mode S (Sport).

Pada mode Drive, kecepatan maksimal motor ini berada di angka sekitar 64 km per jam. Sementara jika menggunakan mode Sport, top speed bisa mencapai sekitar 97 km per jam pada speedometer.

Kecepatan tersebut dinilai sudah cukup untuk penggunaan harian di perkotaan, terutama untuk kebutuhan mobilitas seperti bekerja, kurir, atau ojek online.

Dalam pengujian akselerasi, motor ini mampu mencapai 0–60 km per jam dalam waktu sekitar 7,76 detik. Angka ini tergolong cukup responsif untuk sebuah skuter listrik di kelas harga tersebut.

Namun ada satu karakter yang menjadi catatan pengguna, yaitu adanya jeda tenaga saat pengendara menutup gas lalu kembali menarik throttle. Jeda tersebut terasa seperti motor mengalami “delay” sebelum tenaga kembali tersalurkan.

Jarak Tempuh Sekali Cas

Salah satu keunggulan Polytron Fox R ada pada jarak tempuhnya. Motor ini menggunakan baterai lithium berkapasitas 3,7 kWh.

Dalam pengujian penggunaan nyata dengan kecepatan sekitar 60 km per jam, motor ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 100 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Sementara berdasarkan klaim pabrikan, jarak tempuh maksimal bisa mencapai sekitar 130 kilometer jika digunakan dengan kecepatan rata-rata sekitar 40 km per jam.

Untuk pengisian daya, motor ini membutuhkan waktu sekitar 5 jam dari kondisi baterai kosong hingga penuh. Charger yang digunakan memiliki daya sekitar 840 watt dan sistem pengisian dilakukan langsung melalui soket pada motor.

Sistem Sewa Baterai Rp200 Ribu per Bulan

Hal yang cukup unik dari Polytron Fox R adalah sistem baterai berlangganan. Konsumen membeli unit motor tanpa baterai, sementara baterainya disewa dengan biaya sekitar Rp200 ribu per bulan.

Skema ini membuat harga awal motor menjadi lebih murah. Selain itu, pengguna juga mendapat keuntungan berupa garansi baterai selama masa langganan.

Namun sistem ini juga memiliki konsekuensi. Pengguna tetap harus membayar biaya sewa setiap bulan, baik motor digunakan maupun tidak.

Karena itu, motor ini dinilai lebih cocok bagi pengguna yang memakainya secara rutin, seperti pekerja yang melakukan perjalanan harian jauh atau pengemudi ojek online.

Posisi Berkendara Jadi Catatan

Dari sisi desain, Polytron Fox R memiliki tampilan yang menyerupai skuter maxi dengan bodi besar dan dimensi cukup panjang.

Handling motor ini dinilai cukup stabil dan lincah untuk penggunaan di perkotaan. Namun posisi berkendara menjadi salah satu kritik utama.

Jarak antara jok dan pijakan kaki dinilai terlalu dekat sehingga membuat posisi kaki terasa seperti “jongkok”. Kondisi ini bisa membuat pengendara cepat pegal saat berkendara jarak jauh.

Beberapa pengguna bahkan menyiasatinya dengan menambahkan pijakan kaki tambahan agar posisi duduk menjadi lebih nyaman.

Fitur Masih Tergolong Sederhana

Dari sisi fitur, Polytron Fox R tergolong cukup sederhana. Motor ini sudah menggunakan lampu LED di bagian depan, namun lampu sein belakang masih menggunakan bohlam.

Panel instrumen juga terbilang basic dengan informasi yang terbatas seperti mode berkendara, kapasitas baterai, trip meter, dan odometer.

Meski begitu, motor ini sudah dilengkapi beberapa fitur penting seperti reverse atau mundur, port USB untuk pengisian daya smartphone, serta bagasi yang cukup luas untuk menyimpan charger dan perlengkapan kecil.

Dengan harga yang relatif murah serta biaya operasional rendah, Polytron Fox R tetap menjadi pilihan menarik di pasar motor listrik Indonesia. Meski memiliki beberapa kekurangan, motor ini dinilai cukup layak untuk penggunaan harian terutama bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik ekonomis.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#Motor Listrik Polytron Fox R #harga Polytron Fox R #Polytron Fox R #motor listrik polytron #motor listrik indonesia