JAKARTA - Perbandingan Unifly M100 vs Honda CUV e menjadi perbincangan menarik di kalangan pecinta kendaraan listrik. Kedua motor listrik ini kini berada di rentang harga yang hampir sama, yakni sekitar Rp19 jutaan, setelah adanya diskon besar pada Honda CUV e pada pertengahan Juli 2025.
Situasi ini membuat banyak calon pembeli mulai membandingkan secara serius antara Unifly M100 vs Honda CUV e, terutama dari sisi desain, performa baterai, fitur, hingga kenyamanan penggunaan sehari-hari. Salah satu pengguna sekaligus reviewer otomotif di YouTube mencoba membahas perbedaan keduanya berdasarkan pengalaman menggunakan Unifly M100 selama beberapa bulan serta melihat langsung Honda CUV e di dealer.
Menurutnya, awalnya ia tidak terlalu tertarik dengan Honda CUV e karena harga normalnya sempat mendekati Rp40 juta. Namun setelah diskon besar membuat harga turun hingga sekitar Rp19 jutaan on the road, motor listrik ini mulai dilirik sebagai pesaing serius Unifly M100.
Desain: Maxi Scooter vs Skutik Modern
Dari sisi desain, perbandingan Unifly M100 vs Honda CUV e cukup mencolok. Unifly M100 memiliki tampilan yang menyerupai skuter maxi dengan dimensi yang terlihat lebih besar.
Bagi sebagian pengguna, desain ini memberikan kesan lebih gagah dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Bahkan motor ini disebut cocok jika diberi modifikasi ringan seperti stiker tambahan.
Sementara itu, Honda CUV e memiliki desain yang lebih mirip skuter matik modern seperti Honda Scoopy. Bentuknya lebih ramping dan minimalis, sehingga terasa lebih familiar bagi pengguna motor Honda sebelumnya.
Performa Baterai dan Jarak Tempuh
Perbedaan penting lainnya dalam perbandingan Unifly M100 vs Honda CUV e adalah pada sektor baterai dan jarak tempuh.
Honda CUV e menggunakan dua baterai yang ditempatkan di bawah jok. Motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 80 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Sebaliknya, Unifly M100 diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 100 kilometer. Pengguna yang telah memakainya selama sekitar empat bulan menyebutkan kapasitas baterainya masih stabil tanpa penurunan signifikan.
Dalam pengalaman penggunaan sehari-hari, perjalanan pulang pergi sekitar 58 kilometer masih menyisakan lebih dari 50 persen kapasitas baterai. Hal ini dinilai mendekati klaim jarak tempuh yang diberikan oleh pabrikan.
Contoh lainnya, saat motor digunakan menempuh jarak 21 kilometer dengan membawa dua penumpang dengan total berat sekitar 115 kilogram, baterai masih tersisa sekitar 85 persen.
Kapasitas Bagasi dan Fitur
Perbandingan Unifly M100 vs Honda CUV e juga terlihat dari kapasitas bagasi dan fitur tambahan.
Unifly M100 memiliki bagasi yang cukup luas karena posisi baterai ditempatkan di bagian bawah motor. Bagasi ini bahkan bisa digunakan untuk menyimpan barang belanjaan atau perlengkapan berkendara.
Selain itu, motor ini juga dilengkapi pengait barang di bagian depan yang sering dimanfaatkan pengguna untuk membawa tas atau kantong belanja.
Sebaliknya, Honda CUV e memiliki ruang penyimpanan yang lebih terbatas karena baterainya ditempatkan di bawah jok. Hal ini membuat bagasi motor tidak sebesar pesaingnya.
Namun dari sisi teknologi, Honda CUV e dinilai lebih unggul. Speedometer digitalnya lebih modern dan bahkan dapat menampilkan navigasi peta.
Selain itu, sistem kunci Honda CUV e sudah menggunakan teknologi keyless seperti motor Honda terbaru lainnya. Sementara Unifly M100 masih menggunakan kartu NFC untuk mengaktifkan motor.
Performa Kecepatan
Dalam hal kecepatan, Honda CUV e sedikit lebih unggul dibandingkan Unifly M100.
Top speed Honda CUV e disebut dapat mencapai sekitar 80 km/jam. Ketika baterai turun hingga sekitar 30 persen, kecepatan maksimalnya masih berada di kisaran 60 km/jam.
Sedangkan Unifly M100 memiliki kecepatan maksimum sekitar 76 km/jam. Performa ini masih dianggap cukup untuk penggunaan di dalam kota.
Mana Lebih Layak Dibeli?
Jika melihat perbandingan Unifly M100 vs Honda CUV e, pilihan sebenarnya tergantung pada kebutuhan pengguna.
Untuk penggunaan jangka panjang, banyak orang kemungkinan lebih memilih Honda CUV e karena reputasi merek Honda yang sudah lama hadir di Indonesia. Ketersediaan jaringan servis dan suku cadang juga dinilai lebih mudah.
Namun jika Honda CUV e kembali ke harga normal di atas Rp30 juta setelah masa diskon berakhir, maka Unifly M100 bisa menjadi pilihan yang lebih menarik dari sisi harga dan jarak tempuh baterai.
Karena itu, momen diskon yang membuat harga kedua motor listrik ini hampir sama menjadi kesempatan menarik bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan beralih ke kendaraan listrik.
Editor : Novica Satya Nadianti