JAKARTA - Perbandingan Indomobil Sprinto vs Tiranno menjadi sorotan bagi calon pembeli motor listrik yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan karakter berbeda. Kedua motor listrik dari Indomobil ini memiliki harga yang hampir sama, dengan selisih hanya sekitar Rp400 ribu.
Meski selisih harga sangat tipis, konsep desain dan karakter berkendara antara Indomobil Sprinto vs Tiranno justru cukup kontras. Hal inilah yang membuat konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan sebelum menentukan pilihan.
Dua motor listrik tersebut diperkenalkan dengan konsep berbeda. Tiranno mengusung gaya adventure touring, sedangkan Sprinto dirancang sebagai motor listrik sporty yang lebih cocok untuk penggunaan di perkotaan.
Perbedaan konsep ini terlihat jelas dari desain bodi, ukuran roda, hingga fitur pendukung yang disematkan pada masing-masing motor.
Desain: Adventure vs Sporty
Perbedaan paling mencolok dalam perbandingan Indomobil Sprinto vs Tiranno terlihat dari desain bodinya.
Tiranno dirancang dengan konsep adventure touring yang dilengkapi pelindung bodi berbahan besi pada berbagai sisi. Pelindung ini terpasang di bagian depan, samping, hingga belakang motor sehingga memberikan kesan tangguh.
Konsep tersebut membuat Tiranno cocok digunakan di berbagai kondisi jalan, baik aspal maupun medan yang lebih menantang.
Sebaliknya, Sprinto mengusung desain sporty yang lebih ramping dan modern. Motor ini lebih ditujukan untuk penggunaan di jalan perkotaan yang beraspal.
Meski tidak memiliki pelindung bodi seperti Tiranno, material plastik yang digunakan pada Sprinto disebut cukup tebal dan kokoh.
Dengan desain tersebut, Sprinto dianggap cocok bagi pengguna yang menginginkan motor listrik bergaya sporty untuk mobilitas sehari-hari di kota.
Ukuran Roda dan Ban Berbeda
Perbandingan Indomobil Sprinto vs Tiranno juga terlihat dari ukuran roda dan jenis ban yang digunakan.
Sprinto menggunakan pelek berukuran 14 inci yang mendukung akselerasi lebih optimal di jalan beraspal.
Sementara Tiranno menggunakan pelek berukuran 12 inci dengan ban semi dual purpose. Jenis ban ini memungkinkan motor digunakan di berbagai kondisi jalan, termasuk jalur yang tidak sepenuhnya beraspal.
Perbedaan ukuran roda ini juga memengaruhi karakter berkendara masing-masing motor.
Sprinto lebih fokus pada kecepatan dan kenyamanan di jalan kota, sedangkan Tiranno dirancang lebih fleksibel untuk berbagai medan.
Setang dan Posisi Berkendara
Perbedaan lain dalam perbandingan Indomobil Sprinto vs Tiranno terdapat pada desain setang.
Tiranno memiliki setang yang lebih lebar dan sedikit lebih tinggi. Desain ini memudahkan pengendara saat melewati jalur tidak rata atau medan yang menantang.
Sementara Sprinto memiliki setang yang lebih pendek dan lebih rendah, mengikuti konsep motor sport perkotaan.
Dengan desain ini, Sprinto memberikan posisi berkendara yang lebih compact dan cocok untuk mobilitas di jalan raya perkotaan.
Fitur dan Teknologi
Meski berbeda konsep, kedua motor listrik ini memiliki fitur yang relatif serupa.
Baik Sprinto maupun Tiranno telah dilengkapi layar speedometer digital berbasis touchscreen. Sistem ini juga dapat terhubung dengan internet serta menampilkan navigasi seperti Google Maps.
Selain itu, kedua motor listrik tersebut memiliki beberapa mode berkendara.
Sprinto menawarkan mode seperti Eco, Comfort, Sport, dan Boost. Sedangkan Tiranno memiliki mode Eco, Comfort, dan Sport.
Sistem Keamanan Ganda
Salah satu fitur menarik dari perbandingan Indomobil Sprinto vs Tiranno adalah sistem keamanan yang disematkan pada keduanya.
Selain kunci stang manual, motor listrik ini juga dilengkapi sistem pengunci roda belakang yang dapat diaktifkan melalui tombol khusus.
Ketika fitur ini diaktifkan, roda belakang akan terkunci secara otomatis dan alarm akan berbunyi jika motor dipaksa bergerak.
Fitur ini dinilai mampu meningkatkan keamanan kendaraan saat diparkir di tempat umum.
Harga dan Pajak
Dari sisi harga, perbandingan Indomobil Sprinto vs Tiranno menunjukkan selisih yang sangat tipis.
Sprinto dibanderol sekitar Rp27,6 juta untuk wilayah Jawa Timur. Sedangkan Tiranno memiliki harga sekitar Rp28 juta.
Artinya, selisih harga kedua motor listrik ini hanya sekitar Rp400 ribu.
Menariknya, pajak tahunan kedua motor listrik ini juga sangat murah, yakni sekitar Rp35 ribu per tahun.
Mana yang Lebih Cocok?
Jika dilihat dari konsepnya, Indomobil Sprinto vs Tiranno sebenarnya ditujukan untuk segmen pengguna yang berbeda.
Sprinto cocok bagi pengguna yang menginginkan motor listrik sporty untuk mobilitas di dalam kota.
Sementara Tiranno lebih cocok bagi pengendara yang menyukai gaya adventure serta membutuhkan kendaraan yang mampu menghadapi berbagai kondisi jalan.
Dengan harga yang hampir sama, pilihan akhirnya kembali pada gaya berkendara dan kebutuhan masing-masing pengguna.
Editor : Novica Satya Nadianti