RADAR TRENGGALEK - Motor listrik UNFly T80 semakin banyak dibicarakan oleh pengguna kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu pemilik motor listrik ini membagikan pengalaman setelah menggunakan UNFly T80 selama satu tahun dengan jarak tempuh sekitar 3.000 kilometer. Dari pemakaian tersebut, terungkap berbagai kelebihan dan kekurangan motor listrik UNFly T80 yang bisa menjadi bahan pertimbangan calon pembeli.
Motor listrik UNFly T80 dikenal sebagai salah satu motor listrik murah yang cukup populer di kalangan pengguna kendaraan listrik pemula. Dengan harga yang relatif terjangkau, motor ini menawarkan desain kompak, konsumsi listrik hemat, serta biaya perawatan yang minim.
Berdasarkan pengalaman penggunaan selama setahun, motor listrik UNFly T80 dinilai cukup memuaskan untuk kebutuhan mobilitas harian seperti antar jemput anak sekolah, perjalanan ke kantor, atau aktivitas di lingkungan perumahan.
Desain Kompak dan Nyaman Dikendarai
Salah satu keunggulan utama motor listrik UNFly T80 terletak pada desainnya yang kompak dan proporsional. Dimensi bodi motor dinilai selaras dengan ukuran ban sehingga tampilan keseluruhan terlihat seimbang.
Pengguna juga menilai tampilan panel instrumen seperti speedometer dan odometer cukup jelas terbaca. Lampu indikator serta pencahayaan motor juga dinilai terang dan mudah terlihat, bahkan saat digunakan pada sore atau malam hari.
Selain itu, posisi berkendara motor listrik UNFly T80 dinilai cukup nyaman. Jok motor yang relatif lebar dan empuk membuat pengendara tetap nyaman meskipun digunakan untuk perjalanan yang agak jauh.
Dalam pengalaman pengguna, motor ini pernah digunakan menempuh perjalanan pulang pergi sejauh 40 kilometer dan tetap terasa nyaman. Jok yang lebar menjadi salah satu faktor yang membuat perjalanan tidak cepat melelahkan.
Konsumsi Listrik Sangat Irit
Kelebihan lain yang paling terasa dari motor listrik UNFly T80 adalah efisiensi energi. Dalam spesifikasi pabrikan, motor listrik ini disebut mampu menempuh jarak sekitar 55 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Namun dalam pengujian pengguna, motor listrik UNFly T80 bahkan pernah menempuh hingga 60 kilometer dalam kondisi baterai hampir habis.
Untuk penggunaan sehari-hari, pemilik biasanya mengisi daya setelah menempuh jarak sekitar 50 kilometer agar baterai tidak benar-benar kosong. Cara ini dipercaya dapat menjaga umur baterai tetap awet.
Dari sisi biaya listrik, motor ini tergolong sangat hemat. Dalam sekali pengisian daya penuh, motor listrik UNFly T80 hanya membutuhkan sekitar 2 kWh listrik.
Jika dikonversikan dengan tarif listrik rumah tangga, biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp3.000 hingga Rp3.500 untuk menempuh jarak sekitar 50 kilometer. Biaya tersebut jauh lebih murah dibandingkan penggunaan motor bensin.
Nyaris Tanpa Biaya Perawatan
Selama satu tahun penggunaan dengan jarak tempuh 3.000 kilometer, pemilik mengaku belum pernah melakukan servis sama sekali pada motor listrik UNFly T80.
Komponen seperti lampu, rem cakram, ban, hingga sistem kelistrikan masih dalam kondisi baik. Bahkan motor ini tetap aman digunakan meski sering terkena hujan atau dicuci dengan air.
Meski demikian, pengguna menyarankan agar tidak menyemprot air langsung ke bagian kompartemen baterai saat mencuci motor.
Keuntungan lain dari motor listrik ini adalah minimnya biaya perawatan. Tidak seperti motor bensin yang memerlukan penggantian oli secara berkala, motor listrik UNFly T80 hampir tidak membutuhkan perawatan rutin selama tidak ada kerusakan.
Dengan harga pembelian sekitar Rp7 jutaan saat pertama dibeli, pengguna menilai motor listrik ini cukup ekonomis dan layak dimiliki untuk kebutuhan mobilitas ringan.
Kekurangan Motor Listrik UNFly T80
Meski memiliki banyak kelebihan, motor listrik UNFly T80 juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.
Salah satunya adalah posisi baterai yang berada di bagian tengah dek motor. Posisi ini membuat ruang kaki menjadi sedikit lebih tinggi, sehingga bagi pengendara dengan tinggi badan di atas 175 cm bisa terasa kurang nyaman.
Selain itu, jarak tempuh motor listrik ini memang terbatas. Dengan tenaga motor sekitar 1.200 watt, jarak maksimal berkisar antara 55 hingga 60 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Keterbatasan ini membuat motor listrik UNFly T80 kurang cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Ukuran ban yang relatif kecil, yaitu sekitar 10 inci, juga menjadi kelemahan tersendiri. Saat melewati polisi tidur atau jalan bergelombang, getaran terasa lebih jelas dibandingkan motor dengan ban yang lebih besar.
Meski demikian, untuk penggunaan dalam kota atau lingkungan perumahan, motor listrik UNFly T80 dinilai masih sangat layak digunakan.
Bahkan motor ini masih cukup kuat digunakan berboncengan dua orang dewasa atau bersama anak-anak dalam jarak dekat.
Secara keseluruhan, pengalaman penggunaan selama satu tahun menunjukkan bahwa motor listrik UNFly T80 merupakan kendaraan yang ekonomis, praktis, dan cocok untuk mobilitas harian jarak pendek.
Bagi pengguna yang tidak membutuhkan perjalanan jauh setiap hari, motor listrik ini bisa menjadi pilihan menarik di segmen kendaraan listrik murah di Indonesia.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina