RADAR TRENGGALEK - Nama Honda Jazz GR Hybrid kembali mencuri perhatian pecinta mobil hatchback. Mobil yang menjadi generasi terbaru Honda Jazz ini tampil dengan desain yang cukup berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, bahkan disebut-sebut memiliki karakter crossover yang lebih kuat.
Bagi penggemar Honda Jazz di Indonesia, kehadiran Honda Jazz GR Hybrid sebenarnya cukup membuat penasaran. Pasalnya, mobil ini tidak dijual resmi di Tanah Air. Honda justru memilih memasarkan Honda City Hatchback sebagai pengganti Jazz di pasar Indonesia.
Namun di beberapa negara seperti Jepang dan Singapura, Honda Jazz generasi terbaru ini masih dipasarkan dengan berbagai varian, termasuk versi crossover bernama Crosstar.
Desain Honda Jazz GR Hybrid Lebih Unik
Dari sisi tampilan, Honda Jazz GR Hybrid membawa desain yang cukup berbeda dibandingkan generasi sebelumnya seperti GD, GE, maupun GK. Bagian depan mobil terlihat lebih membulat dengan lampu utama berukuran besar yang memberi kesan unik.
Lampu utama sudah menggunakan projector LED lengkap dengan DRL. Sementara di bagian bumper depan terdapat aksen skid plate berwarna silver yang memperkuat karakter crossover.
Gril depan tampil sederhana dengan warna hitam tanpa banyak aksen krom. Logo Honda juga memiliki sentuhan warna biru yang menandakan bahwa mobil ini menggunakan teknologi hybrid.
Di bagian bawah bumper juga tersedia sensor parkir depan yang membuat mobil ini lebih praktis digunakan di area perkotaan.
Tampilan Samping Mirip Jazz Klasik
Pada sisi samping, ciri khas Honda Jazz masih dipertahankan. Salah satu yang paling mencolok adalah kaca segitiga di dekat pilar A yang memang menjadi identitas desain Jazz sejak generasi awal.
Velg yang digunakan berukuran 16 inci dengan desain dual tone hitam dan silver. Ban yang digunakan memiliki ukuran 185/60 R16 yang tergolong cukup nyaman untuk sebuah hatchback.
Sebagai varian Crosstar, mobil ini juga dilengkapi roof rail di bagian atap. Selain itu terdapat cladding hitam pada fender dan side skirt yang memperkuat kesan crossover.
Menariknya, posisi tutup tangki bensin dibuat tersembunyi sehingga tampil lebih rapi.
Bagian Belakang Lebih Simpel
Di bagian belakang, desain lampu terlihat lebih sederhana dibandingkan Honda Jazz generasi GK5 yang memiliki lampu hingga pilar belakang.
Pada Honda Jazz GR Hybrid, lampu belakang berukuran besar dengan LED bar horizontal di bagian bawah. Namun sebagian lampu masih menggunakan bohlam biasa.
Logo Jazz berukuran besar terpampang di pintu bagasi bersama dengan emblem Crosstar dan e:HEV yang menandakan teknologi hybrid Honda.
Untuk bagasi, kapasitasnya tergolong cukup untuk ukuran hatchback. Meski tidak terlalu besar, ruang bagasi masih memiliki kompartemen tambahan di bagian bawah.
Interior Praktis Khas Honda
Masuk ke dalam kabin, Honda Jazz GR Hybrid menawarkan desain interior yang sederhana namun praktis. Setir menggunakan model two-spoke yang memberikan kesan unik.
Head unit yang digunakan tidak terlalu besar dan tampil minimalis. Material dashboard didominasi plastik keras, namun beberapa bagian memiliki sentuhan soft touch.
Salah satu keunggulan mobil Honda tetap dipertahankan, yaitu banyaknya ruang penyimpanan. Tersedia cup holder di berbagai sisi serta kompartemen tambahan untuk menyimpan barang.
Setir juga sudah dilengkapi pengaturan tilt dan telescopic sehingga posisi berkendara bisa lebih ergonomis.
Kabin Belakang Tetap Lega
Di baris kedua, ruang kabin masih terasa lega. Mobil ini juga dilengkapi armrest tengah yang membuat penumpang belakang lebih nyaman.
Fitur khas Ultra Seat Honda juga masih tersedia sehingga konfigurasi kursi bisa diatur dengan lebih fleksibel untuk membawa barang besar.
Penumpang belakang juga mendapatkan port USB Type-C yang memudahkan pengisian daya perangkat elektronik.
Mengusung Teknologi Hybrid e:HEV
Di balik kap mesin, Honda Jazz GR Hybrid menggunakan teknologi hybrid e:HEV. Sistem ini menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Teknologi ini juga digunakan pada beberapa model Honda lainnya seperti HR-V Hybrid dan Honda Freed Hybrid.
Dengan sistem hybrid tersebut, performa mobil tetap responsif sekaligus menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit.
Kenapa Tidak Dijual di Indonesia?
Meski memiliki teknologi canggih dan desain unik, Honda memilih tidak menjual Honda Jazz GR Hybrid di Indonesia. Sebagai gantinya, Honda memasarkan Honda City Hatchback yang dinilai lebih sesuai dengan pasar lokal.
Selain itu, segmen hatchback di Indonesia juga mengalami penurunan penjualan dalam beberapa tahun terakhir.
Karena itulah, keputusan Honda untuk fokus pada City Hatchback dianggap sebagai strategi yang lebih realistis untuk pasar otomotif nasional.
Meski begitu, banyak penggemar mobil berharap suatu saat Honda Jazz bisa kembali hadir di Indonesia dengan generasi yang lebih baru.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina