Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Debut 2004 hingga Disuntik Mati 2021, Hatchback Ikonik yang Pernah Menjadi Raja Anak Muda

Ingge Nayla Ayu Karina • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:09 WIB

Sejarah Honda Jazz di Indonesia dari debut 2004 hingga pensiun 2021. Hatchback ikonik yang dulu jadi pesaing utama Toyota Yaris.
Sejarah Honda Jazz di Indonesia dari debut 2004 hingga pensiun 2021. Hatchback ikonik yang dulu jadi pesaing utama Toyota Yaris.

 

RADAR TRENGGALEK - Honda Jazz di Indonesia pernah menjadi salah satu mobil hatchback paling populer yang digemari anak muda. Desainnya yang kompak, stylish, dan praktis membuat mobil ini sukses mencuri perhatian sejak pertama kali diluncurkan di Tanah Air pada 2004.

 

Kehadiran Honda Jazz di Indonesia pada masa itu menjadi angin segar bagi pasar otomotif nasional. Saat itu, pasar mobil masih didominasi sedan dan MPV, sementara segmen hatchback belum terlalu ramai. Namun Jazz berhasil mengubah persepsi dengan menawarkan mobil kecil yang stylish, mudah dikendarai, namun tetap memiliki kabin luas.

 

Tak heran jika Honda Jazz di Indonesia sempat menjadi pesaing kuat Toyota Yaris di kelas hatchback. Bahkan selama bertahun-tahun, mobil ini menjadi pilihan favorit konsumen urban yang menginginkan kendaraan praktis dengan karakter sporty.

 

Generasi Pertama Honda Jazz: Desain Kompak dan Irit BBM

 

Honda Jazz generasi pertama resmi diperkenalkan di Indonesia pada 2004 dengan kode bodi GD3. Mobil ini dipasarkan dengan target utama kalangan anak muda yang membutuhkan kendaraan compact namun tetap stylish.

Baca Juga: Perjalanan Honda Jazz di Indonesia: Dari Debut 2004 hingga Pensiun 2021, Hatchback Ikonik yang Jadi Simbol Anak Muda

Secara desain, Honda Jazz generasi pertama memiliki bentuk ramping dengan konsep bodi yang disebut Flying Squad. Pada konsep ini, bagian depan mobil berbentuk segitiga sementara bagian belakang cenderung persegi, sehingga memberikan ruang kabin yang lebih luas dibanding ukuran bodinya.

 

Salah satu keunggulan utama mobil ini adalah interior yang lapang meski dimensi mobil tergolong kecil. Hal ini membuat Honda Jazz generasi pertama menjadi mobil yang sangat praktis untuk penggunaan di perkotaan.

 

Di sektor mesin, Honda menawarkan dua pilihan mesin berkapasitas sama yakni 1.500 cc. Mesin pertama adalah teknologi i-DSI (Intelligent Dual Sequential Ignition) yang menggunakan dua busi dalam satu silinder. Teknologi ini membuat pembakaran lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.

 

Mesin i-DSI bahkan mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga sekitar 14 km per liter untuk penggunaan dalam kota. Selain itu, tersedia juga mesin VTEC yang menawarkan performa lebih responsif dengan pengaturan buka-tutup katup yang lebih optimal.

 

Untuk sistem transmisi, Honda Jazz generasi pertama tersedia dalam dua pilihan yaitu manual dan CVT. Pada masa itu, penggunaan CVT tergolong cukup canggih karena sebagian besar mobil masih menggunakan transmisi otomatis konvensional.

 

Generasi Kedua: Dimensi Lebih Besar dan Performa Meningkat

 

Pada 2008, Honda meluncurkan generasi kedua Honda Jazz dengan kode bodi GE8. Generasi ini membawa perubahan cukup signifikan, terutama dari segi desain dan dimensi kendaraan.

 

Bodi Honda Jazz generasi kedua dibuat lebih besar dan modern dibanding generasi sebelumnya. Panjang mobil bertambah sekitar 70 mm sehingga memberikan ruang kabin yang lebih lega.

 

Secara dimensi, mobil ini memiliki ukuran panjang 3.900 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.595 mm. Peningkatan ukuran tersebut membuat kenyamanan berkendara semakin baik.

 

Di sektor mesin, Honda hanya menawarkan satu pilihan mesin yakni 1.500 cc i-VTEC SOHC. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 120 hp pada 6.600 rpm serta torsi 145 Nm pada 4.400 rpm.

 

Selain performa yang meningkat, sektor keselamatan juga mengalami peningkatan. Honda Jazz generasi kedua sudah menggunakan rem cakram di keempat roda yang membuat sistem pengereman lebih optimal.

 

Di Indonesia, generasi ini tersedia dalam dua varian utama yakni tipe S dan RS (Road Sailing). Varian RS menjadi model paling sporty dengan berbagai tambahan fitur dan desain eksterior yang lebih agresif.

 

Selama masa penjualannya, Honda Jazz generasi kedua juga sempat mendapatkan dua kali facelift untuk menyegarkan tampilan.

 

Generasi Ketiga GK5: Desain Modern dan Fitur Canggih

 

Memasuki 2014, Honda kembali menghadirkan generasi ketiga Honda Jazz dengan kode bodi GK5. Generasi ini tampil jauh lebih modern dibanding pendahulunya.

 

Desainnya tidak lagi menggunakan bentuk bulat seperti generasi sebelumnya, tetapi mengusung garis-garis tajam yang memberikan kesan sporty dan agresif.

 

Dimensi mobil juga kembali bertambah. Honda Jazz GK5 memiliki panjang 4.035 mm, lebar 1.694 mm, dan tinggi 1.524 mm dengan wheelbase sekitar 2.530 mm. Ukuran tersebut membuat kabin terasa lebih luas.

 

Meski desain dan fitur banyak berubah, sektor mesin masih menggunakan mesin 1.500 cc i-VTEC empat silinder yang sama seperti generasi sebelumnya.

 

Namun Honda menambahkan berbagai teknologi modern seperti cruise control, lampu projector, full LED headlamp, tombol start-stop engine, serta head unit dengan konektivitas yang lebih canggih. Sistem pendingin kabin juga sudah menggunakan AC digital yang lebih modern.

 

Sayangnya, generasi ketiga ini menjadi model terakhir dari perjalanan Honda Jazz di Indonesia.

 

Resmi Pensiun pada 2021

 

Pada 3 Maret 2021, PT Honda Prospect Motor secara resmi mengumumkan bahwa produksi Honda Jazz di Indonesia dihentikan. Keputusan tersebut diambil setelah penjualan model ini mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Generasi GD3 hingga GK5, Hatchback Legendaris yang Masih Diburu di Pasar Mobil Bekas

Sebagai penggantinya, Honda menghadirkan City Hatchback RS yang diharapkan dapat melanjutkan dominasi Honda di segmen hatchback.

 

Meski sudah tidak lagi diproduksi, Honda Jazz tetap dikenang sebagai salah satu hatchback paling ikonik di Indonesia. Mobil ini bukan hanya kendaraan, tetapi juga bagian dari gaya hidup generasi muda yang ingin tampil stylish di jalanan.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#Honda Jazz Indonesia #Sejarah Honda Jazz #Honda Jazz GD3 #Honda Jazz Hatchback #Honda Jazz GK5