Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Honda Fit 2001 hingga Digantikan City Hatchback RS, Inilah Perjalanan Hatchback Ikonik Favorit Anak Muda

Ingge Nayla Ayu Karina • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:11 WIB

Sejarah Honda Jazz di Indonesia dari Honda Fit 2001 hingga digantikan City Hatchback RS. Hatchback ikonik yang pernah jadi favorit anak muda.
Sejarah Honda Jazz di Indonesia dari Honda Fit 2001 hingga digantikan City Hatchback RS. Hatchback ikonik yang pernah jadi favorit anak muda.

 

RADAR TRENGGALEK - Sejarah Honda Jazz di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari perkembangan mobil hatchback yang semakin populer di Tanah Air. Mobil ini dikenal sebagai kendaraan kompak dengan karakter sporty, desain stylish, serta performa yang cukup bertenaga untuk mobil perkotaan.

 

Sejak pertama kali hadir, Honda Jazz di Indonesia berhasil menarik perhatian masyarakat, terutama kalangan anak muda yang menginginkan mobil praktis namun tetap memiliki tampilan menarik. Kombinasi desain modern dan karakter fun to drive membuat mobil ini menjadi salah satu hatchback paling sukses di pasar domestik.

Baca Juga: Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Debut 2004 hingga Disuntik Mati 2021, Hatchback Ikonik yang Pernah Menjadi Raja Anak Muda

Namun perjalanan panjang Honda Jazz di Indonesia akhirnya berakhir setelah hampir dua dekade. Honda menghentikan penjualan model ini dan menggantinya dengan City Hatchback RS yang kini menjadi andalan baru di segmen hatchback.

 

Awal Kemunculan Honda Jazz dari Honda Fit

 

Secara global, Honda Jazz sebenarnya dikenal dengan nama Honda Fit di beberapa negara. Mobil ini pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 2001 sebagai hatchback kompak dengan konsep fun to drive dan performa efisien.

 

Desainnya saat itu cukup unik dan berbeda dari mobil lain di kelasnya. Meski sempat dianggap aneh oleh sebagian orang, Honda Fit justru berhasil menarik perhatian pasar global.

 

Kesuksesan tersebut membuat Honda memperluas pemasaran mobil ini ke berbagai negara. Di beberapa wilayah termasuk Asia Tenggara, mobil ini dipasarkan dengan nama Honda Jazz.

 

Honda Jazz kemudian masuk ke Indonesia sekitar 2003 dan mulai dipasarkan secara resmi pada 2004 oleh agen pemegang merek Honda di Tanah Air.

 

Generasi Pertama GD3: Hatchback Kompak yang Langsung Laris

 

Generasi pertama Honda Jazz yang masuk ke Indonesia dikenal dengan kode bodi GD3. Mobil ini langsung mendapat respons positif dari pasar karena desainnya yang kompak namun memiliki kabin luas.

 

Secara global, Honda Jazz generasi pertama bahkan berhasil mencatat penjualan hingga 2 juta unit. Prestasi tersebut menunjukkan betapa populernya mobil ini di berbagai negara.

 

Untuk pasar Indonesia, Honda Jazz generasi pertama hadir dengan dua pilihan mesin berkapasitas 1.500 cc, yaitu mesin i-DSI dan VTEC.

 

Mesin i-DSI menghasilkan tenaga sekitar 87 hp dengan torsi 128 Nm, sedangkan mesin VTEC mampu menghasilkan tenaga hingga 109 hp dan torsi 143 Nm.

 

Dimensi mobil ini juga cukup kompak dengan panjang sekitar 3.830 mm, lebar 1.663 mm, dan tinggi 1.485 mm. Ukuran tersebut membuat Honda Jazz sangat cocok digunakan di perkotaan yang padat.

 

Generasi Kedua GE8: Dimensi Lebih Besar dan Lebih Sporty

 

Pada Oktober 2007, Honda memperkenalkan generasi kedua Honda Jazz di ajang Tokyo Motor Show. Generasi ini hadir dengan dimensi lebih besar serta desain yang lebih modern dibandingkan pendahulunya.

 

Honda Jazz generasi kedua menggunakan platform yang sama dengan beberapa model Honda lain seperti Honda Freed, Honda City, dan Honda Insight.

 

Mobil ini mulai dipasarkan di Indonesia pada awal 2008. Berbeda dari generasi sebelumnya, Honda hanya menawarkan satu pilihan mesin yaitu 1.500 cc i-VTEC.

 

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 120 hp dengan torsi 145 Nm. Di Indonesia, Honda Jazz GE8 hadir dalam dua varian utama yaitu S dan RS.

 

Perbedaan paling mencolok antara kedua varian tersebut terletak pada desain bumper serta ukuran velg. Varian S menggunakan velg berukuran ring 15, sedangkan varian RS menggunakan ring 16 yang membuat tampilannya lebih sporty.

 

Honda juga sempat melakukan penyegaran pada model ini melalui facelift pada 2011 dan 2013 dengan perubahan pada bumper, lampu belakang, serta desain velg.

 

Generasi Ketiga GK5: Teknologi Lebih Modern

 

Pada 2013 Honda memperkenalkan generasi ketiga Honda Jazz secara global. Model ini tampil dengan desain yang jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya.

 

Honda Jazz GK5 memiliki bentuk yang lebih tajam dan agresif sehingga terlihat lebih modern. Indonesia sendiri baru mendapatkan model ini pada 2014 dengan beberapa varian seperti A, S, dan RS.

 

Seiring waktu, Honda juga melakukan beberapa pembaruan melalui facelift pada 2016 dan 2017. Perubahan tersebut mencakup desain bumper yang lebih sporty, penggunaan lampu LED, serta peningkatan fitur interior seperti AC digital.

 

Namun pada 2017 salah satu varian yakni tipe A akhirnya dihentikan karena kurang diminati pasar.

 

Digantikan City Hatchback RS

 

Meski Honda Jazz sangat populer, model ini akhirnya dihentikan penjualannya di Indonesia. Salah satu alasannya adalah perubahan desain generasi terbaru yang dinilai kurang sesuai dengan selera konsumen Tanah Air.

Baca Juga: Perjalanan Honda Jazz di Indonesia: Dari Debut 2004 hingga Pensiun 2021, Hatchback Ikonik yang Jadi Simbol Anak Muda

Sebagai gantinya, Honda menghadirkan City Hatchback RS yang membawa karakter lebih sporty. Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc DOHC i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga hingga 121 hp dengan torsi 145 Nm.

 

City Hatchback RS juga mempertahankan beberapa fitur khas dari Honda Jazz seperti sistem kursi Ultra Seat yang fleksibel.

 

Meski telah digantikan, Honda Jazz tetap dikenang sebagai salah satu hatchback paling ikonik di Indonesia. Mobil ini berhasil membangun reputasi kuat sebagai kendaraan anak muda yang stylish, praktis, dan menyenangkan untuk dikendarai.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#Honda Jazz Indonesia #honda fit #Sejarah Honda Jazz #honda city hatchback #Honda Jazz GK5