RADAR TRENGGALEK - Chery J6 mulai menarik perhatian pecinta otomotif Indonesia. SUV listrik ini tidak hanya menawarkan desain modern dan tenaga besar, tetapi juga dibekali berbagai fitur yang membuatnya mampu melibas medan offroad.
Berbeda dari kebanyakan mobil listrik yang lebih fokus pada penggunaan di jalan perkotaan, Chery J6 dirancang agar tetap tangguh ketika menghadapi berbagai kondisi jalan ekstrem. Mulai dari tanjakan, turunan curam, hingga jalur berlumpur atau berbatu.
Berbagai teknologi canggih disematkan pada SUV listrik Chery J6 untuk memastikan mobil tetap stabil dan aman saat digunakan di medan berat. Inilah yang membuat model ini digadang-gadang menjadi salah satu SUV listrik dengan kemampuan offroad paling serius di kelasnya.
Dilengkapi Hill Start Assist untuk Tanjakan Curam
Salah satu fitur penting yang dimiliki Chery J6 adalah Hill Start Assist. Fitur ini sangat membantu pengemudi ketika mobil berhenti di tanjakan.
Dengan teknologi ini, mobil akan tetap berada di posisinya meskipun pengemudi sudah melepas pedal rem. Sistem akan menahan kendaraan selama beberapa detik sehingga mobil tidak mundur saat pengemudi berpindah dari pedal rem ke pedal akselerator.
Fitur ini sangat berguna terutama ketika berkendara di jalan pegunungan atau jalur menanjak yang curam.
Hill Descent Control Bantu Kendali di Turunan
Selain membantu saat menanjak, Chery J6 juga dibekali teknologi Hill Descent Control. Fitur ini dirancang untuk membantu kendaraan tetap stabil saat melewati turunan tajam.
Ketika fitur ini aktif, sistem kendaraan akan mengatur pengereman secara otomatis agar mobil dapat melaju dengan kecepatan yang terkendali.
Pengemudi tidak perlu terlalu sering menginjak pedal rem karena sistem sudah mengatur distribusi pengereman untuk menjaga mobil tetap stabil di jalur menurun.
Teknologi ini biasanya ditemukan pada kendaraan SUV offroad, sehingga kehadirannya di mobil listrik menjadi nilai tambah yang cukup menarik.
Sistem All Wheel Drive untuk Traksi Maksimal
Kelebihan lain dari Chery J6 adalah penggunaan sistem All Wheel Drive (AWD). Sistem penggerak empat roda ini memungkinkan tenaga dari motor listrik didistribusikan ke masing-masing roda secara otomatis.
Dengan teknologi ini, mobil dapat menyesuaikan penyaluran tenaga sesuai kondisi permukaan jalan.
Jika salah satu roda kehilangan traksi, sistem akan langsung mengalihkan tenaga ke roda lain yang memiliki cengkeraman lebih baik.
Hal ini membuat mobil tetap stabil dan memiliki kemampuan traksi yang optimal saat melewati medan sulit seperti tanah berlumpur, pasir, atau jalan berbatu.
Driving Mode Beragam untuk Berbagai Medan
Untuk menunjang kemampuan di berbagai kondisi jalan, varian AWD Chery J6 juga dilengkapi dengan hingga delapan pilihan driving mode.
Mode berkendara ini tidak hanya mengubah respons akselerasi, tetapi juga memengaruhi cara kerja berbagai sistem kendaraan seperti ABS dan traction control.
Dengan begitu, mobil dapat menyesuaikan karakter berkendara sesuai kebutuhan pengemudi dan kondisi medan yang dihadapi.
Mulai dari mode berkendara yang hemat energi hingga mode khusus untuk medan berat, semuanya dirancang agar SUV listrik ini tetap optimal di berbagai situasi.
Struktur Sasis Aluminium yang Kuat
Selain fitur teknologi, kekuatan struktur sasis juga menjadi perhatian pada Chery J6.
Mobil ini menggunakan material aluminium pada bagian rangka yang membuat bobot kendaraan tetap ringan namun tetap kuat.
Chery mengklaim kendaraan ini memiliki climbing capability hingga 55 persen, angka yang cukup tinggi untuk sebuah SUV listrik.
Dari sisi kemampuan offroad, mobil ini juga memiliki approach angle 28 derajat dan departure angle 32 derajat. Angka tersebut memungkinkan kendaraan melewati rintangan tanpa mudah menyentuh bagian bawah mobil.
Ground clearance mobil ini juga mencapai 195 mm, cukup tinggi untuk menghadapi berbagai kondisi jalan yang tidak rata.
Tahan Air dan Siap Melintasi Genangan
Ketangguhan Chery J6 juga terlihat dari perlindungan pada komponen vitalnya.
Beberapa komponen penting seperti sistem kelistrikan dan konektor sudah memiliki sertifikasi IP67. Sementara itu, komponen baterainya dilengkapi perlindungan hingga IPX8 dan IPX9K.
Dengan perlindungan tersebut, mobil listrik ini diklaim mampu melewati genangan air setinggi 60 cm.
Bahkan dalam kondisi tertentu, kendaraan disebut mampu bertahan di genangan tersebut hingga sekitar enam menit tanpa mengalami gangguan pada sistem listriknya.
SUV Listrik yang Siap Diajak Bertualang
Dengan berbagai fitur tersebut, Chery J6 menjadi salah satu SUV listrik yang tidak hanya menawarkan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga kemampuan petualangan.
Kombinasi fitur offroad, sistem AWD, hingga perlindungan komponen yang kuat membuat mobil ini siap menghadapi berbagai kondisi jalan.
Keberadaan model seperti Chery J6 juga menunjukkan bahwa mobil listrik tidak lagi hanya identik dengan kendaraan perkotaan, tetapi juga bisa menjadi kendaraan tangguh untuk aktivitas luar ruang.
Jika tren ini terus berkembang, bukan tidak mungkin ke depan semakin banyak SUV listrik offroad yang hadir di pasar otomotif Indonesia.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina