TRENGGALEK NJENGGELEK - Persaingan mobil listrik terlaris Indonesia Desember 2025 semakin menarik untuk disimak. Berdasarkan data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejumlah model mengalami lonjakan penjualan signifikan, sementara beberapa model lain justru terlempar dari daftar 15 besar.
Dalam daftar mobil listrik terlaris Indonesia Desember 2025, model dari berbagai merek seperti BYD, VinFast, Wuling hingga Xpeng bersaing ketat memperebutkan posisi penjualan tertinggi. Meski demikian, satu nama masih mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar.
Menariknya, beberapa mobil listrik baru justru langsung masuk daftar terlaris dengan angka distribusi yang cukup tinggi. Fenomena ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang dan kompetitif.
BYD Atto 3 Masih Kuasai Posisi Teratas
Dalam daftar mobil listrik terlaris Indonesia Desember 2025, posisi pertama masih ditempati oleh BYD Atto 3. Mobil listrik asal Tiongkok tersebut mencatatkan penjualan wholesales sebanyak 4.853 unit.
Angka tersebut membuat BYD Atto 3 tetap menjadi mobil listrik paling laris di Indonesia selama tiga bulan berturut-turut. Namun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi penurunan sekitar 42 persen atau turun sekitar 3.480 unit.
BYD Atto 3 sendiri masuk kategori small hatchback dengan kisaran harga sekitar Rp195 juta hingga Rp235 juta. Harga yang relatif terjangkau menjadi salah satu faktor kuat yang membuat mobil ini diminati masyarakat.
VinFast Mengejutkan Pasar
Salah satu kejutan besar dalam daftar mobil listrik terlaris Indonesia Desember 2025 datang dari pabrikan Vietnam, VinFast.
Model VinFast VF e34 berhasil menempati posisi kedua dengan distribusi sebanyak 4.052 unit. Padahal pada bulan sebelumnya mobil ini bahkan belum masuk daftar 15 besar.
Lonjakan yang lebih mencengangkan juga terjadi pada VinFast VF5 yang berhasil menempati posisi ketiga dengan penjualan 3.031 unit.
Kedua model tersebut langsung masuk jajaran teratas pasar mobil listrik nasional, menunjukkan bahwa merek baru pun memiliki peluang besar di pasar Indonesia.
Wuling dan BYD Masih Dominan
Di posisi keempat terdapat Wuling Cloud EV dengan distribusi sebanyak 1.310 unit. Mobil listrik ini berhasil mempertahankan posisinya dari bulan sebelumnya.
Sementara posisi kelima ditempati oleh Aion UT, yang merupakan pendatang baru di pasar kendaraan listrik Indonesia. Model ini mencatatkan penjualan 1.087 unit pada pengiriman perdananya kepada konsumen.
Beberapa model lain yang juga masuk dalam 10 besar mobil listrik terlaris antara lain:
- Jaecoo J5 EV – 1.010 unit
- BYD M6 – 756 unit
- BYD Sealion 7 – 486 unit
- Wuling Air EV – 484 unit
- BYD Atto 3 – 435 unit
Kehadiran berbagai model tersebut menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik semakin beragam, terutama di segmen SUV kompak dan MPV listrik.
Xpeng X9 Salip Denza D9
Persaingan di segmen MPV listrik premium juga tidak kalah menarik. Dalam daftar mobil listrik terlaris Indonesia Desember 2025, Xpeng X9 berhasil mencatatkan peningkatan signifikan.
MPV listrik ini menempati peringkat ke-11 dengan distribusi sebanyak 317 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 162 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Dengan pencapaian ini, Xpeng X9 berhasil melampaui Denza D9 yang justru turun ke posisi ke-15 dengan distribusi 298 unit.
Kedua mobil listrik tersebut bersaing di segmen large MPV premium dengan harga mendekati Rp1 miliar.
Beberapa Model Tersingkir dari 15 Besar
Selain mobil yang berhasil masuk daftar, terdapat juga beberapa model yang harus keluar dari daftar 15 besar pada periode Desember 2025.
Beberapa model yang terlempar dari daftar tersebut antara lain:
- Omoda E5
- Wuling Binguo EV
- Aion V
- Hyundai Kona Electric
Keluarnya beberapa model tersebut menunjukkan bahwa kompetisi mobil listrik di Indonesia semakin ketat.
Pasar Mobil Listrik Indonesia Semakin Panas
Melihat daftar mobil listrik terlaris Indonesia Desember 2025, terlihat jelas bahwa persaingan semakin dinamis. Tidak hanya merek lama yang mendominasi, tetapi juga pendatang baru yang mampu langsung mencuri perhatian pasar.
Dominasi mobil listrik asal Tiongkok juga masih cukup kuat, terutama melalui merek seperti BYD, Wuling, hingga Xpeng.
Dengan semakin banyaknya model baru dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, pasar mobil listrik di Indonesia diprediksi akan terus berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Editor : Axsha Zazhika