TRENGGALEK NJENGGELEK - Persaingan industri kendaraan listrik semakin memanas dalam beberapa tahun terakhir. Banyak produsen otomotif berlomba menghadirkan mobil listrik dengan teknologi terbaru, jarak tempuh lebih jauh, serta harga yang semakin kompetitif.
Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah mobil listrik Mahindra e2o. Kendaraan listrik produksi pabrikan India ini disebut memiliki harga yang sangat terjangkau, bahkan setara dengan dua unit sepeda motor premium seperti Yamaha NMAX.
Kehadiran mobil listrik Mahindra e2o menjadi bukti bahwa kendaraan listrik tidak selalu harus mahal. Dengan harga sekitar Rp57 juta, mobil ini menjadi salah satu mobil listrik murah yang cukup menarik untuk dibahas.
Meski tidak ditujukan sebagai mobil konvensional pada umumnya, mobil listrik Mahindra e2o masuk dalam kategori kendaraan quadricycle atau kendaraan roda empat berukuran kecil dengan kecepatan terbatas.
Desain Eksterior yang Kompak dan Minimalis
Dari sisi desain, mobil listrik ini memiliki tampilan yang cukup unik. Modelnya masih mempertahankan bentuk konsep yang sebelumnya diperkenalkan pada ajang Auto Expo di New Delhi.
Bagian depan mobil terlihat sederhana namun tetap modern. Aksen grille berbentuk segi enam mendominasi bagian wajah mobil, memberikan kesan futuristik.
Lampu utama didesain sederhana dengan posisi yang cukup menonjol di bagian depan. Sementara bumper mobil menyatu dengan bagian bawah desain, sehingga memberikan tampilan yang cukup ringkas.
Di bagian samping, mobil ini hanya memiliki dua pintu, masing-masing di sisi kiri dan kanan. Desain bodinya terlihat sederhana dengan garis bodi yang memanjang dari bagian depan hingga ke belakang.
Sementara pada bagian belakang, desain mobil ini terlihat sangat minimalis. Terdapat tiga lampu indikator yang berfungsi sebagai lampu rem, lampu sein, dan lampu utama.
Semua lampu tersebut memiliki bentuk bulat yang sederhana namun cukup fungsional.
Dimensi Kecil, Cocok untuk Perkotaan
Sebagai kendaraan quadricycle, mobil ini memang dirancang dengan ukuran yang kompak.
Mobil listrik Mahindra e2o memiliki panjang sekitar 3.690 mm, lebar 1.665 mm, serta tinggi 1.320 mm. Sementara jarak sumbu roda atau wheelbase mencapai sekitar 2.250 mm.
Dengan dimensi tersebut, mobil ini sangat cocok digunakan untuk mobilitas di area perkotaan yang padat. Ukurannya yang kecil juga membuat kendaraan ini mudah diparkir dan lebih lincah saat bermanuver di jalan sempit.
Interior Sederhana Namun Fungsional
Masuk ke bagian interior, desain kabin mobil ini memang terlihat sangat sederhana.
Pada bagian depan hanya tersedia satu kursi untuk pengemudi yang dilengkapi dengan sandaran kepala. Sementara di bagian belakang terdapat bangku panjang yang bisa digunakan oleh penumpang.
Konfigurasi ini cukup unik karena menyerupai desain kendaraan roda tiga seperti bajaj yang pernah populer di Indonesia.
Dashboard mobil juga didesain minimalis dengan lekukan yang cukup tajam. Di bagian ini hanya tersedia satu tombol pengaturan utama serta beberapa ruang penyimpanan kecil.
Panel instrumen menggunakan model analog berbentuk bulat yang menampilkan beberapa indikator penting seperti kecepatan kendaraan, kondisi baterai, serta indikator kendaraan lainnya.
Fitur Modern Meski Harga Terjangkau
Walaupun memiliki harga yang relatif murah, mobil listrik ini tetap dibekali beberapa fitur menarik.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain AC kabin, konektivitas 4G, serta mobile docking station yang dapat digunakan sebagai tempat smartphone.
Fitur ini juga memungkinkan pengguna melacak posisi kendaraan melalui sistem digital.
Selain itu, perangkat tersebut juga dapat berfungsi sebagai charger serta layar infotainment sederhana bagi pengemudi.
Performa dan Jarak Tempuh
Dari sisi performa, mobil listrik Mahindra e2o menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 15 kWh dengan tegangan 220 volt.
Dengan baterai tersebut, mobil ini mampu menempuh jarak sekitar 100 hingga 120 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Untuk proses pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh, mobil ini membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam.
Sementara untuk kecepatan maksimum, kendaraan ini mampu melaju hingga sekitar 70 kilometer per jam.
Kecepatan tersebut memang tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan mobil konvensional, namun sudah cukup untuk kebutuhan mobilitas jarak pendek di area perkotaan.
Baca Juga: Perbedaan Motor Listrik Adora dan Tiranno, Speedometer hingga Top Speed Jadi Pembeda Utama
Harga Setara Dua Motor NMAX
Salah satu daya tarik utama mobil ini tentu saja terletak pada harganya.
Mobil listrik Mahindra e2o dibanderol mulai sekitar 4.000 dolar AS, atau jika dikonversikan ke rupiah setara dengan Rp57,5 juta.
Harga tersebut bahkan disebut setara dengan dua unit sepeda motor Yamaha NMAX di Indonesia.
Dengan banderol yang relatif murah untuk ukuran mobil listrik, kendaraan ini menjadi salah satu alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Meski demikian, karena masuk kategori kendaraan quadricycle, mobil ini lebih cocok digunakan untuk perjalanan jarak pendek serta mobilitas di area perkotaan.
Editor : Axsha Zazhika