JAKARTA – Toyota Raize menjadi salah satu SUV kompak yang cukup populer di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan. Desain modern, mesin turbo kecil yang bertenaga, serta harga yang relatif kompetitif membuat mobil ini banyak dilirik konsumen.
Namun seperti kendaraan lainnya, Toyota Raize tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Seorang pemilik Toyota Raize GR Sport membagikan pengalamannya setelah menggunakan mobil tersebut hingga lebih dari 35.000 kilometer untuk aktivitas harian.
Dari pengalaman tersebut, ia merangkum 10 alasan, terdiri dari lima alasan mengapa orang mungkin tidak perlu membeli Toyota Raize, serta lima alasan yang justru membuat mobil ini layak dipertimbangkan.
Lima Alasan Tidak Membeli Toyota Raize
Salah satu kekurangan yang dirasakan pemilik adalah karakter suspensi yang terlalu empuk. Suspensi yang lembut memang memberikan kenyamanan saat melewati jalan rusak, namun di sisi lain mobil terasa lebih mengayun ketika melintasi permukaan jalan yang tidak rata.
Karakter ini membuat stabilitas mobil terasa kurang cepat kembali ketika terkena guncangan. Bagi sebagian pengemudi, sensasi ini membuat mobil terasa kurang stabil atau kurang “dewasa”.
Selain itu, kenyamanan kursi baris kedua juga menjadi catatan. Posisi duduk di kursi belakang dinilai agak tegak dan tidak bisa diatur kemiringannya. Mobil ini juga tidak dilengkapi armrest di baris kedua sehingga tangan penumpang terasa menggantung saat perjalanan jauh.
Karena itu, menurut pengalaman pemilik, kursi belakang Toyota Raize kurang ideal untuk perjalanan jarak jauh yang lebih dari satu jam.
Kekurangan berikutnya adalah visibilitas yang sedikit terganggu oleh pilar A. Pilar depan mobil ini tergolong cukup besar dan dipadukan dengan ukuran spion yang juga relatif besar. Kombinasi keduanya dapat mengurangi pandangan pengemudi pada sudut tertentu.
Faktor lain yang menjadi kritik adalah fitur head unit. Walaupun tampilannya sudah menggunakan layar model floating yang terlihat modern, fitur yang tersedia dianggap kurang lengkap.
Head unit tersebut hanya menyediakan koneksi Bluetooth, radio, USB, dan mirroring layar ponsel. Padahal di era saat ini banyak konsumen mengharapkan fitur Android Auto dan Apple CarPlay, terlebih mobil kembarannya sudah menyediakan fitur tersebut.
Kekurangan lainnya adalah build quality interior yang dirasakan kurang maksimal pada beberapa bagian. Pada unit tertentu ditemukan beberapa panel yang kurang presisi atau lapisan material yang mulai terkelupas.
Selain itu, karakter mesin tiga silinder juga menjadi catatan bagi pengguna yang sensitif terhadap getaran. Getaran khas mesin tiga silinder biasanya terasa saat mesin idle atau pada putaran rendah, terutama di area setir dan pedal.
Lima Alasan Membeli Toyota Raize
Di balik beberapa kekurangan tersebut, Toyota Raize juga memiliki banyak kelebihan yang membuatnya tetap menarik.
Salah satu keunggulan utama adalah ground clearance yang tinggi, yaitu sekitar 200 mm. Tinggi mobil ini membuatnya lebih aman melewati jalan rusak, polisi tidur, maupun genangan air yang cukup sering ditemui di berbagai daerah di Indonesia.
Kelebihan lainnya adalah ruang kabin yang cukup luas untuk ukuran SUV kompak. Dengan panjang sekitar empat meter, Raize masih mampu menyediakan ruang yang lega bagi penumpang di baris depan maupun baris kedua.
Bagasi mobil ini juga tergolong besar dan fleksibel. Kursi belakang dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40 sehingga kapasitas penyimpanan dapat ditingkatkan saat membawa barang berukuran besar.
Performa mesin juga menjadi salah satu daya tarik utama mobil ini. Toyota Raize menggunakan mesin 1.000 cc turbo tiga silinder yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 98 hp dan torsi 140 Nm.
Meski kapasitas mesinnya kecil, keberadaan turbo membuat mobil ini tetap bertenaga, terutama saat digunakan di jalan tol maupun saat melintasi tanjakan. Dalam pengalaman pemilik, mobil ini mampu membawa lima penumpang dengan bagasi penuh saat melewati jalur menanjak tanpa kesulitan berarti.
Alasan berikutnya adalah performa akselerasi yang responsif. Untuk penggunaan harian, tenaga yang dihasilkan mesin turbo dinilai lebih dari cukup dan tidak terasa kekurangan tenaga saat berakselerasi.
Faktor terakhir yang membuat Toyota Raize menarik adalah kekuatan merek Toyota itu sendiri. Di Indonesia, Toyota dikenal memiliki jaringan bengkel luas, ketersediaan suku cadang yang mudah, serta nilai jual kembali yang relatif tinggi.
Bahkan setelah digunakan selama dua hingga tiga tahun, harga mobil bekas Toyota Raize masih tergolong stabil dengan depresiasi sekitar 10 hingga 15 persen.
Hal ini menjadikan mobil tersebut tetap menarik bagi konsumen yang mempertimbangkan nilai investasi jangka panjang.
Editor : Divka Vance Yandriana