RADAR TRENGGALEK - Persaingan di segmen mobil listrik 100 jutaan semakin sengit. Sejumlah produsen otomotif mulai menghadirkan kendaraan listrik dengan harga yang semakin terjangkau, membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran BYD eTo One di Indonesia dengan harga mulai Rp195 juta. Mobil listrik ini langsung menjadi sorotan karena membawa teknologi baterai modern dan fitur keselamatan yang cukup lengkap.
Di sisi lain, Wuling Air EV yang lebih dulu hadir di pasar juga masih menjadi pemain kuat. Bahkan, sejumlah promo dan diskon membuat harga mobil listrik ini disebut-sebut bisa turun hingga kisaran Rp160 jutaan.
Situasi tersebut membuat segmen mobil listrik 100 jutaan semakin menarik dan berpotensi menjadi pasar yang berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Desain Kompak Wuling Air EV
Wuling Air EV dikenal sebagai mobil listrik dengan desain unik dan futuristis. Ukurannya yang kecil membuat mobil ini sangat cocok digunakan untuk mobilitas di kawasan perkotaan yang padat.
Mobil ini tersedia dengan dua pilihan kapasitas baterai. Varian pertama menggunakan baterai 17,3 kWh yang mampu menempuh jarak sekitar 200 km.
Sementara varian kedua menggunakan baterai 26,7 kWh yang dapat menjangkau hingga 300 km dalam sekali pengisian.
Dari sisi tenaga, motor listriknya menghasilkan daya sekitar 39,5 hp dengan torsi 110 Nm. Mobil ini menggunakan sistem penggerak roda belakang yang memberikan karakter berkendara cukup stabil untuk penggunaan di dalam kota.
Wuling Air EV juga dibekali berbagai fitur modern seperti sistem Internet of Vehicle serta layar sentuh berukuran 10,25 inci pada varian Pro.
Harga resmi mobil ini bervariasi tergantung tipe. Varian Light dipasarkan sekitar Rp184 juta, varian Lite 300 km Rp195 juta, dan varian Pro sekitar Rp252 juta.
BYD eTo One Lebih Bertenaga
Berbeda dengan Wuling Air EV, BYD eTo One hadir dengan desain hatchback yang lebih besar dan mampu menampung lima penumpang.
Mobil ini dibangun menggunakan e-platform 3.0 yang menjadi basis kendaraan listrik modern dari BYD. Platform tersebut juga dipadukan dengan teknologi Blade Battery yang dikenal memiliki keamanan tinggi.
Dari sisi performa, motor listrik BYD eTo One mampu menghasilkan tenaga 73 hp dengan torsi 135 Nm. Tenaga ini membuat akselerasi mobil terasa lebih responsif dibandingkan mobil listrik kecil lainnya.
Fitur Teknologi Modern
Interior mobil ini juga dilengkapi berbagai teknologi terbaru. Salah satunya adalah layar infotainment floating 10,1 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Selain itu terdapat pula digital instrument cluster berukuran 7 inci yang memberikan tampilan informasi kendaraan secara lebih modern.
Varian premium bahkan sudah dilengkapi wireless charging pad untuk pengisian daya smartphone secara praktis.
Jarak Tempuh Hingga 380 Kilometer
BYD eTo One hadir dengan dua pilihan baterai. Varian Dynamic menggunakan baterai 30,08 kWh dengan jarak tempuh sekitar 300 km.
Sedangkan varian Premium menggunakan baterai 38,88 kWh yang mampu menjangkau hingga 380 km berdasarkan standar pengujian NEDC.
Keunggulan lain mobil ini adalah teknologi pengisian cepat. Dengan DC fast charging, pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit.
Fitur keselamatan mobil ini juga cukup lengkap, mulai dari enam airbag, kamera belakang, sensor parkir, TPMS, ESC, hingga cruise control.
Segmen Mobil Listrik Murah Semakin Kompetitif
Harga BYD eTo One dibanderol Rp195 juta untuk varian Dynamic dan Rp235 juta untuk varian Premium.
Dengan hadirnya berbagai pilihan kendaraan listrik terjangkau, segmen mobil listrik 100 jutaan diprediksi akan menjadi pasar yang sangat kompetitif.
Bagi pengguna yang mengutamakan mobil kompak untuk penggunaan dalam kota, Wuling Air EV masih menjadi pilihan menarik.
Namun bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik dengan jarak tempuh lebih jauh serta fitur lebih lengkap, BYD eTo One bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula