TRENGGALEK NJENGGELEK- Awal 2026, Suzuki menghadirkan Suzuki Frongs tipe GX, mobil hybrid menengah yang dianggap paling “worth it” untuk konsumen yang mencari keseimbangan antara harga, fitur, dan kenyamanan berkendara. Tipe GX berada di antara varian GL dan SGX, dengan harga on the road Rp293 jutaan, lebih terjangkau dibandingkan SGX yang mencapai Rp321 jutaan untuk dual tone.
Meskipun fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, brake assist, head-up display, dan automatic high beam tidak tersedia di GX, mobil ini tetap menawarkan pengalaman berkendara menyenangkan. “Sebenarnya fitur yang hilang itu tidak terlalu fundamental untuk kegiatan sehari-hari,” ujar pengulas, setelah mencoba mobil selama seminggu.
Baca Juga: 7 HP 2,5 Jutaan Terbaik 2026, Performa Ngebut hingga Kamera 108 MP di Harga Rp2,5–2,9 Jutaan!
Mesin Hybrid Tetap Andal dan Irit
Suzuki Frongs tipe GX mengusung mesin K15C yang sama dengan tipe SGX, dipadukan dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mesin ini menghasilkan tenaga hingga 99 horsepower dan torsi 135 Nm, cukup untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Konsumsi bahan bakar juga irit, tercatat mencapai 18–19 km per liter meskipun digunakan di jalan macet Jakarta Selatan.
Transmisi 6 percepatan dengan paddle shift membuat pengemudi tetap bisa mengatur akselerasi secara manual, meski sistem hybrid tidak mendukung one pedal driving. Suspensi mobil tergolong empuk, nyaman melewati speed bump, dan stabil saat menikung hingga 50 km/jam. Radius putar yang kecil membuat Suzuki Frongs GX gesit untuk selap-selip di perkotaan.
Kenyamanan dan Kabin Tipe GX
Dari sisi kabin, Suzuki Frongs tipe GX menawarkan pengaturan kursi yang fleksibel dengan tilt dan recline, meski ruang kepala dan legroom di kursi belakang relatif terbatas bagi penumpang tinggi di atas 170 cm. Visibilitas ke belakang juga terbatas karena desain SUV coupe yang khas, namun pandangan ke depan dan samping cukup jelas. Kekedapan kabin cukup baik, dengan noise dari jalan beton atau semen sedikit terdengar, sementara suara angin di tol masih tereduksi dengan baik.
Fitur Hiburan dan Konektivitas
Untuk hiburan, tipe GX dilengkapi Android Auto dan Apple CarPlay. Android Auto membutuhkan kabel Type-C, sementara Apple CarPlay bisa tersambung secara wireless. Fitur navigasi turn-by-turn muncul di speedometer, memudahkan pengemudi tanpa harus menengok head unit. Sistem voice command di setir memungkinkan pengoperasian navigasi atau musik secara praktis. Menurut pengulas, fitur ini sudah cukup untuk mendukung kegiatan berkendara harian tanpa ADAS lengkap.
Pertimbangan Harga vs Fitur
Dengan selisih harga hampir Rp28–30 juta dibandingkan SGX, tipe GX dinilai lebih “worth it” bagi pembeli yang tidak terlalu membutuhkan fitur ADAS lengkap. Fitur fundamental seperti Android Auto, Apple CarPlay, pengereman responsif, suspensi nyaman, dan mesin hybrid tetap tersedia, membuat tipe GX cocok sebagai mobil pertama atau kendaraan harian yang praktis.
Pengulas menambahkan, “Suzuki Frongs tipe GX cocok bagi yang ingin mobil konvensional tapi irit dan nyaman, tanpa ribet ngecas seperti mobil listrik. Kapabilitas kabin dan mesin sudah cukup untuk perjalanan dalam kota maupun liburan luar kota.”
Kesimpulan
Suzuki Frongs tipe GX menghadirkan keseimbangan antara harga, fitur, dan kenyamanan. Mesin K15C dengan hybrid system irit dan tangguh, suspensi empuk, serta fitur hiburan lengkap membuat tipe GX ideal untuk pemula maupun pengendara berpengalaman. Meski fitur ADAS tidak tersedia, pengalaman berkendara tetap aman, nyaman, dan menyenangkan. Dengan harga Rp293 jutaan, Suzuki Frongs GX menjadi pilihan hybrid yang realistis untuk pasar mobil Rp300 jutaan di Indonesia.
Editor : Cholifatun Nisak