Nothing Phone 4A Pro hadir membawa identitas khas seri sebelumnya, namun dengan sejumlah peningkatan signifikan. Mulai dari desain transparan dengan LED interaktif hingga performa yang ditopang chipset Snapdragon 7 Gen 4, perangkat ini mencoba menawarkan pengalaman berbeda di pasar smartphone premium menengah.
Nothing Phone 4A Pro juga dinilai mampu menarik perhatian sejak pertama kali dilihat. Tampilan belakangnya menonjolkan modul kamera yang unik serta lampu LED yang kini tidak sekadar berkedip, tetapi dapat menampilkan animasi menarik.
Desain Futuristik dengan LED Animasi
Salah satu daya tarik utama Nothing Phone 4A Pro terletak pada desainnya. Smartphone ini mengusung konsep transparan dengan tambahan LED interface yang kini lebih canggih.
Lampu LED di bagian belakang tidak hanya berfungsi sebagai notifikasi, tetapi juga dapat menampilkan berbagai animasi, termasuk jam digital hingga efek visual saat notifikasi masuk. Fitur ini menjadi pembeda kuat dibandingkan smartphone lain di kelasnya. Dimensi perangkat ini cukup ideal dengan panjang 163,7 mm, lebar 76,6 mm, dan ketebalan 8 mm.
Bobotnya 210 gram, masih terasa nyaman digenggam meski sedikit berat. Layarnya mengusung panel AMOLED berukuran 6,83 inci dengan refresh rate 144 Hz. Resolusi 1260 x 2800 piksel membuat tampilan terlihat tajam dan mulus, terutama saat scrolling maupun bermain game.
Performa Snapdragon 7 Gen 4, Kencang Tapi Belum Maksimal
Di sektor performa, Nothing Phone 4A Pro dibekali chipset Snapdragon 7 Gen 4 yang cukup mumpuni untuk kebutuhan harian hingga gaming. Hasil benchmark AnTuTu menunjukkan skor mencapai 1.431.295 poin. Sementara itu, Geekbench mencatat skor 1348 untuk single-core dan 4217 untuk multi-core.
Saat diuji bermain game berat seperti Genshin Impact dengan setting tertinggi 60 FPS, rata-rata frame rate berada di angka 52 FPS dengan suhu maksimal 42 derajat Celsius. Performa ini tergolong stabil, meski belum sepenuhnya mulus.
Untuk game Delta Force, performanya bahkan lebih stabil dengan rata-rata 59 FPS dan suhu maksimal 39 derajat Celsius.
Baterai dan Layar Cukup Efisien
Dalam pengujian penggunaan, baterai Nothing Phone 4A Pro menunjukkan efisiensi yang cukup baik. Menonton video 30 menit hanya menguras 3 persen baterai. Sementara scrolling media sosial selama 30 menit menghabiskan 4 persen.
Untuk gaming selama 30 menit, baterai berkurang sekitar 12 persen. Angka ini masih tergolong wajar untuk smartphone dengan layar besar dan refresh rate tinggi. Tingkat kecerahan layar mencapai 800 nits dengan reproduksi warna 99% sRGB dan 92% DCI-P3, memberikan pengalaman visual yang memuaskan.
Kamera 50 MP dengan Hasil Natural
Nothing Phone 4A Pro dibekali tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 50 MP, telefoto periskop 50 MP, dan ultrawide 8 MP. Kamera depan memiliki resolusi 32 MP.
Hasil foto dan video dinilai cukup baik dengan warna natural dan stabilisasi yang mumpuni. Perekaman video mendukung hingga resolusi 4K 30 FPS untuk kamera belakang, sementara kamera depan maksimal di 1080p 60 FPS.
Fitur Lengkap dan Sensor Responsif
Smartphone ini juga dilengkapi fitur modern seperti NFC, WiFi 6, Bluetooth, serta sensor fingerprint di layar dan face unlock yang responsif. Pengujian menunjukkan fingerprint bekerja cepat tanpa kendala, begitu juga dengan face unlock yang minim delay.
Harga dan Ketersediaan
Nothing Phone 4A Pro saat ini belum resmi masuk Indonesia. Perangkat ini dibanderol sekitar Rp10,4 juta untuk varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB, dengan pembelian dari luar negeri seperti China atau Singapura.
Kesimpulan: HP untuk Tampil Beda
Nothing Phone 4A Pro bukan sekadar smartphone biasa. Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang ingin tampil beda dengan desain unik dan fitur LED yang ikonik. Meski performanya belum sepenuhnya maksimal di kelasnya, kombinasi desain, fitur, dan pengalaman pengguna menjadikannya tetap menarik. (*)
Editor : Adinda Putri Sefiana