TRENGGALEK NJENGGELEK- Motor listrik Charge Rimba siap menjadi sorotan menjelang peluncuran resminya di Indonesia pada November mendatang. Motor ini bukan sekadar kendaraan listrik biasa, melainkan project bike yang dirancang khusus untuk kebutuhan operasional di medan ekstrem seperti hutan.
Motor listrik Charge Rimba dikembangkan oleh Charge Indonesia yang bekerja sama dengan Vmoto, perusahaan kendaraan listrik global yang telah hadir di lebih dari 60 negara. Kolaborasi ini menghadirkan teknologi canggih yang nantinya juga akan digunakan pada lini motor listrik produksi massal di Indonesia.
Motor listrik Charge Rimba dirancang sebagai kendaraan ramah lingkungan untuk mendukung aktivitas konservasi, salah satunya oleh organisasi Profauna. Dengan konsep tersebut, motor ini dimodifikasi agar mampu melibas medan berat sekaligus tetap efisien dan minim emisi.
Desain Khusus untuk Medan Offroad
Secara tampilan, motor listrik Charge Rimba mengusung gaya offroad yang tangguh. Motor ini menggunakan kombinasi velg ring 16 di depan dan ring 14 di belakang, memberikan karakter layaknya motor trail. Ban dual purpose juga disematkan untuk menunjang performa di jalur tanah dan berbatu.
Selain itu, terdapat crash bar di bagian depan untuk melindungi bodi saat terjatuh. Bagian belakang dilengkapi rak fleksibel berbahan kain yang dapat diperluas sesuai kebutuhan, memudahkan pengguna membawa perlengkapan saat menjelajah hutan.
Ground clearance motor ini juga ditingkatkan hingga lebih dari 20 cm, atau naik sekitar 10 cm dari versi standar. Hal ini membuat motor lebih aman saat melewati medan ekstrem tanpa khawatir tersangkut.
Baterai Besar, Jarak Tempuh Hingga 300 KM
Keunggulan utama motor listrik Charge Rimba terletak pada sistem baterainya. Motor ini menggunakan baterai lithium berkapasitas 60V 45Ah dengan bobot sekitar 18 kilogram per unit.
Dalam satu baterai, motor ini mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam mode eco. Namun yang menarik, motor ini dapat membawa hingga tiga baterai sekaligus. Dengan konfigurasi tersebut, jarak tempuh total bisa mencapai 300 kilometer.
Fitur ini sangat penting untuk penggunaan di hutan yang minim akses listrik. Pengguna cukup membawa baterai cadangan tanpa perlu khawatir mencari sumber daya di tengah perjalanan.
Untuk pengisian daya, tersedia dua opsi charger. Pengisian normal membutuhkan waktu sekitar 6 jam, sementara fast charging hanya memakan waktu sekitar 3,5 jam hingga penuh.
Baca Juga: Pemkab Evaluasi Pelaksanaan CFD, Antusiasme Tinggi, Kaji Ulang Kuota Lapak
Performa dan Mode Berkendara
Motor listrik Charge Rimba dibekali motor listrik berkekuatan 4 kW yang dipasang di roda belakang (hub motor). Tenaga tersebut dikontrol melalui tiga mode berkendara, yaitu eco, normal, dan sport.
Mode eco menawarkan efisiensi maksimal dengan kecepatan hingga 50 km/jam. Sementara mode sport memungkinkan motor melaju hingga 90 km/jam, meski dengan konsekuensi jarak tempuh yang lebih pendek.
Pengendara juga dapat memantau performa melalui panel instrumen digital yang menampilkan informasi penting seperti kecepatan, kapasitas baterai, suhu lingkungan, hingga mode berkendara.
Fitur Canggih dan Konektivitas
Motor ini dilengkapi sistem keyless dengan remote pintar. Bahkan tanpa kunci fisik, motor tetap aman berkat fitur alarm dan penguncian otomatis pada roda.
Keunggulan lainnya adalah konektivitas dengan aplikasi smartphone. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melacak lokasi kendaraan, melihat riwayat perjalanan, memantau kondisi baterai, hingga melakukan diagnosa sistem secara real-time.
Fitur ini memberikan pengalaman berkendara yang modern sekaligus meningkatkan keamanan dan efisiensi penggunaan.
Baca Juga: Pemkab Evaluasi Pelaksanaan CFD, Antusiasme Tinggi, Kaji Ulang Kuota Lapak
Skema Berlangganan Jadi Daya Tarik
Menariknya, Charge Indonesia tidak hanya menjual motor listrik, tetapi juga menawarkan skema berlangganan. Konsumen dapat mencoba motor listrik ini tanpa harus membayar penuh di awal, cukup dengan sistem subscription bulanan.
Skema ini dinilai menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik namun masih ragu dengan investasi awal yang cukup besar.
Siap Ramaikan Pasar Motor Listrik
Meski masih berupa project bike, teknologi pada motor listrik Charge Rimba dipastikan akan diadopsi pada model produksi massal. Charge Indonesia sendiri berencana meluncurkan tiga model motor listrik sekaligus pada November mendatang.
Dengan teknologi canggih, jarak tempuh panjang, serta konsep ramah lingkungan, motor listrik Charge Rimba berpotensi menjadi salah satu pemain kuat di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Baca Juga: PJU Sasar Jalan Desa
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest