TRENGGALEK NJENGGELEK – Polytron Fox S menjadi salah satu opsi motor listrik murah di kisaran Rp11 jutaan yang mulai banyak dilirik masyarakat.
Dengan harga terjangkau, motor ini diklaim cocok untuk kebutuhan mobilitas jarak dekat seperti ke sekolah, pasar, atau pusat perbelanjaan di sekitar rumah.
Polytron Fox S hadir sebagai adik dari seri Fox R (atau Fox Air) yang lebih dulu dikenal.
Secara desain, keduanya hampir identik, mulai dari bodi, lampu, hingga bagian kaki-kaki.
Namun, ada beberapa perbedaan mencolok yang membuat Fox S tampil lebih sederhana sekaligus lebih ekonomis.
Perbedaan paling terlihat ada di bagian depan. Jika Fox R dilengkapi windshield yang lebih tinggi, Fox S tampil tanpa komponen tersebut, sehingga terlihat lebih minimalis.
Meski begitu, fitur lain seperti speedometer digital LED, jok, bagasi, hingga port pengisian daya masih mempertahankan kesamaan.
Baca Juga: BYD Scorpio X1 Motor Listrik Super Irit Tanpa Baterai Besar, Jarak 200 KM Jadi Senjata Rahasia!
Spesifikasi Lebih Ringkas, Harga Lebih Murah
Polytron Fox S dibekali baterai berkapasitas 1,94 kWh dengan tenaga motor listrik sebesar 3 kW.
Spesifikasi ini memang lebih rendah dibandingkan Fox R, dan berdampak pada performa serta jarak tempuh.
Untuk sekali pengisian penuh, motor ini mampu menempuh jarak hingga sekitar 70 kilometer, dengan kecepatan maksimal 80 km/jam.
Angka ini cukup untuk kebutuhan harian dalam kota, terutama untuk perjalanan pendek sekitar 10–20 kilometer.
Sebagai perbandingan, Fox R mampu mencapai jarak tempuh hingga 130 kilometer dan kecepatan maksimal sekitar 90 km/jam.
Namun, selisih harga keduanya juga menjadi pertimbangan. Fox S dibanderol sekitar Rp11,5 juta (dengan subsidi), sementara Fox R hanya terpaut sekitar Rp2 juta lebih mahal.
Skema Sewa Baterai dan Pengisian Daya
Salah satu hal menarik dari Polytron Fox S adalah skema kepemilikan baterainya.
Konsumen tidak membeli baterai secara langsung, melainkan menyewanya dengan biaya sekitar Rp125 ribu per bulan.
Pengisian daya dilakukan dengan cara mencolok langsung ke listrik rumah, dengan waktu charging dari 0 hingga 100 persen sekitar 4–5 jam. Motor ini belum mendukung pengisian di SPKLU umum.
Namun, Polytron juga menyediakan fasilitas fast charging di beberapa titik tertentu.
Dengan teknologi ini, pengisian selama 10 menit bisa menambah jarak tempuh hingga 25 kilometer, meski saat ini masih terbatas di kota besar.
Pengalaman Berkendara: Nyaman tapi Ada Catatan
Dari sisi pengalaman berkendara, Polytron Fox S tetap menawarkan karakter khas motor listrik, yaitu tarikan instan. Motor ini memiliki dua mode berkendara, yaitu Drive (D) dan Sport (S).
Mode D memberikan akselerasi yang cukup halus untuk penggunaan harian, sementara mode S terasa lebih responsif dan cocok untuk kondisi jalan kosong atau saat membutuhkan akselerasi cepat.
Namun, penggunaan mode S tentu berdampak pada konsumsi baterai yang lebih boros.
Kenyamanan juga menjadi nilai plus, terutama dari suspensi yang empuk serta jok yang tebal. Hal ini membuat motor terasa nyaman saat digunakan di jalanan perkotaan.
Kekurangan, Posisi Berkendara dan Build Quality
Meski memiliki banyak kelebihan, Polytron Fox S juga memiliki beberapa kekurangan.
Salah satunya adalah posisi dek yang terlalu tinggi, sehingga bagi pengendara dengan tinggi sekitar 170 cm bisa terasa kurang ergonomis.
Selain itu, jarak antara dek dan stang cukup sempit, membuat ruang kaki terasa terbatas. Pengendara harus menyesuaikan posisi duduk agar tetap nyaman.
Dari sisi build quality, masih ditemukan suara berisik saat melewati jalan tidak rata.
Hal ini diduga berasal dari bagian bodi yang belum sepenuhnya solid, meski bisa dimaklumi mengingat motor ini masih tergolong baru di pasar.
Layak Dibeli atau Lebih Baik Naik Kelas ?
Dengan harga yang kompetitif, Polytron Fox S cocok untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan harian jarak dekat.
Namun, dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, sebagian orang mungkin lebih memilih Fox R yang menawarkan performa dan jarak tempuh lebih tinggi.
Pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan dan budget masing-masing. Jika hanya digunakan untuk mobilitas ringan di sekitar rumah, Fox S sudah lebih dari cukup.
Baca Juga: Super Irit dan Performa Tinggi, Motor Listrik BYD Scorpio X1 Jadi Senjata Rahasia EV Hemat Energi
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan