TRENGGALEK NJENGGELEK - Peluncuran motor listrik Indomobil Cutie di ajang IMS 2026 menjadi sorotan karena harganya yang sangat terjangkau, mulai dari Rp15 juta.
Namun, di balik harga murah tersebut, muncul pertanyaan: apakah motor ini benar-benar layak dibeli ?
Sejak awal kemunculannya, motor listrik Indomobil Cutie memang dirancang untuk pasar entry level.
Dengan positioning tersebut, wajar jika banyak fitur dibuat sederhana. Meski begitu, motor listrik Indomobil Cutie tetap menawarkan sejumlah keunggulan yang tidak bisa diabaikan.
Motor ini hadir dengan konsep desain imut dan elegan, menyasar pengguna muda dan wanita.
Bentuknya yang kecil membuatnya praktis digunakan di jalan sempit, namun juga menimbulkan keterbatasan bagi pengguna bertubuh tinggi.
Desain Menarik, Tapi Detail Perlu Ditingkatkan
Dari segi desain, Cutie tampil menarik dengan gaya skuter Eropa. Lampu LED proyektor dan aksen kristal memberikan kesan premium.
Namun, beberapa detail finishing masih terlihat kurang rapi, terutama pada bagian tertentu yang terlihat belum maksimal.
Hal ini menjadi catatan penting mengingat unit yang ditampilkan kemungkinan masih versi pra-produksi.
Performa Cukup, Tapi Bukan untuk Kecepatan
Dari sisi performa, motor ini menggunakan motor listrik 2 kW. Kecepatan maksimal mencapai 60 km/jam untuk versi standar dan 70 km/jam untuk varian pro.
Akselerasinya cukup untuk kebutuhan harian, bahkan mampu membawa dua penumpang dengan total berat sekitar 130–140 kg.
Namun, radius putar yang cukup lebar bisa menjadi kendala saat bermanuver di jalan sempit.
Fitur Menarik di Kelas Entry Level
Salah satu keunggulan utama motor listrik Indomobil Cutie adalah fitur-fiturnya.
Mulai dari alarm dengan pengunci roda, reverse gear, hingga hill start assist pada varian pro.
Fitur emergency throttle juga menjadi nilai tambah, memberikan solusi jika terjadi kerusakan pada sistem gas utama.
Namun, panel instrumen masih tergolong sederhana. Belum menggunakan layar TFT dan belum terintegrasi dengan smartphone, yang kini mulai menjadi standar di beberapa kompetitor.
Varian Pro Lebih Worth It ?
Perbedaan harga antara varian standar dan pro sekitar Rp3 juta. Dengan selisih tersebut, pengguna mendapatkan dua baterai, jarak tempuh lebih jauh, serta fitur tambahan seperti regenerative braking dan hill start assist.
Secara logika value for money, varian pro jauh lebih layak dipilih. Apalagi untuk penggunaan harian dengan mobilitas lebih tinggi.
Kenyamanan dan Ergonomi
Motor ini menawarkan posisi duduk yang santai dengan jok lebar dan empuk.
Namun, tinggi dek kaki membuat beberapa pengguna harus sedikit jinjit.
Untuk pengendara dengan tinggi di atas 180 cm, motor ini kemungkinan terasa kurang nyaman karena dimensinya yang kecil.
Kesimpulan
Motor listrik Indomobil Cutie menawarkan harga yang sangat kompetitif dengan fitur yang cukup lengkap di kelasnya.
Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, postur tubuh, serta ekspektasi terhadap fitur teknologi.
Jika digunakan untuk mobilitas ringan di dalam kota atau lingkungan perumahan, motor ini bisa menjadi pilihan menarik.
Namun, untuk penggunaan lebih intensif, varian pro sangat disarankan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan