TRENGGALEK NJENGGELEK - Bocoran motor listrik Uwinfly M135H mulai ramai diperbincangkan publik otomotif Tanah Air.
Meski belum resmi dirilis hingga awal April 2026, sejumlah informasi terkait spesifikasi dan harga sudah beredar luas, memicu rasa penasaran calon konsumen.
Uwinfly M135H disebut-sebut memiliki desain yang sangat mirip dengan seri sebelumnya, yakni M100.
Namun, daya tarik utama motor listrik ini bukan hanya dari tampilannya, melainkan peningkatan performa yang cukup signifikan.
Salah satu yang paling mencolok adalah klaim jarak tempuh hingga 180 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Informasi mengenai Uwinfly M135H bahkan telah muncul di situs resmi serta platform e commerce, dengan sistem pre order sekitar 30 hari.
Hal ini semakin memperkuat indikasi bahwa peluncuran motor listrik tersebut tinggal menunggu waktu.
Baca Juga: Indomobil Cutie di IMS 2026, Motor Listrik Rp15 Juta Ini Imut dan Murah, Tapi Apakah Layak Dibeli ?
Spesifikasi Mirip, Performa Meningkat
Secara teknis, Uwinfly M135H dikabarkan tetap menggunakan motor BLDC berkekuatan 5000 watt, sama seperti M100.
Namun, peningkatan tampaknya terjadi pada sektor baterai. Dengan jarak tempuh mencapai 180 km, besar kemungkinan kapasitas baterai mengalami upgrade signifikan.
Pada model M100 sebelumnya, kapasitas baterai masih menyisakan ruang yang memungkinkan peningkatan.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Uwinfly M135H memanfaatkan ruang tersebut untuk menambah daya simpan energi.
Untuk kecepatan, motor ini diperkirakan mampu melaju hingga lebih dari 100 km/jam, terutama pada mode boost.
Angka tersebut menjadikannya salah satu motor listrik dengan performa tinggi di kelasnya.
Desain Dipertahankan, Stabilitas Jadi Andalan
Meski banyak yang berharap adanya perubahan desain, Uwinfly tampaknya memilih mempertahankan struktur bodi M100. Keputusan ini bukan tanpa alasan.
angka dan suspensi M100 dinilai sudah sangat kokoh, stabil, dan nyaman digunakan, bahkan dalam kecepatan tinggi.
Pengguna sebelumnya menyebutkan bahwa motor ini tetap stabil saat digunakan dalam posisi santai, bahkan dengan fitur cruise control di jalan lurus.
Hal ini menunjukkan kualitas konstruksi yang tidak perlu banyak diubah.
Selain itu, kemiripan desain ini juga berdampak positif pada ketersediaan suku cadang.
Spare part seperti kampas rem dan komponen lain dipastikan lebih mudah ditemukan karena kompatibel dengan model sebelumnya.
Fitur Pendukung dan Kenyamanan Berkendara
Di sektor pencahayaan, Uwinfly M135H diprediksi tetap mengusung sistem lampu seperti M100 yang sudah dikenal terang dan memiliki potongan cahaya (cut-off) yang ideal untuk berkendara malam hari.
Sementara itu, pada bagian suspensi, pengguna disarankan untuk tidak melakukan modifikasi berlebihan pada bagian depan karena sudah cukup optimal.
Namun, suspensi belakang mungkin perlu penyesuaian karena karakter bawaan yang cenderung terlalu keras.
Tak hanya itu, aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Pengguna motor listrik diimbau tetap menggunakan helm, meskipun kendaraan ini sering dianggap lebih santai dibanding motor konvensional.
Harga dan Potensi di Pasar
Berdasarkan bocoran yang beredar, Uwinfly M135H akan dibanderol di kisaran Rp22 juta.
Dengan spesifikasi seperti yang disebutkan, harga tersebut dinilai cukup kompetitif dan berpotensi menarik minat pasar.
Jika benar dirilis dengan fitur tambahan seperti fast charging dan peningkatan kecepatan, motor ini bisa menjadi salah satu pilihan terbaik di segmen motor listrik menengah.
Antusiasme terhadap Uwinfly M135H menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang.
Kini, publik tinggal menunggu kepastian peluncuran resmi dari pabrikan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan