JAKARTA - Bursa transfer Liga 1 Indonesia kembali memanas, terutama dengan langkah agresif Persijap Jepara dalam menyambut musim 2025-2026. Klub yang baru saja promosi ke kasta tertinggi ini langsung tancap gas dengan mendatangkan dan membidik sejumlah pemain asing berkualitas. Langkah ini membuat Persijap Jepara menjadi sorotan utama dalam bursa transfer Liga 1.
Persijap Jepara tampak tidak ingin sekadar menjadi tim pelengkap di Liga 1. Setelah 11 tahun berjuang di kasta bawah, termasuk sempat terdegradasi hingga Liga 3, kini mereka menunjukkan ambisi besar untuk bersaing dengan tim-tim papan atas. Aktivitas mereka di bursa transfer Liga 1 menjadi bukti nyata keseriusan tersebut.
Langkah pertama yang sudah resmi dilakukan adalah mendatangkan bek tengah asal Brasil, Douglas Cruz. Pemain dengan tinggi mencapai 1,93 meter ini sebelumnya memperkuat PSP Pekanbaru dan tampil dalam 19 pertandingan. Kehadirannya diharapkan mampu memperkokoh lini belakang Persijap Jepara yang akan menghadapi tekanan lebih besar di Liga 1.
Baca Juga: Polytron Fox S 2026 Resmi Diulas: Desain Mirip Skuter Premium, Harga 15 Jutaan, Fitur Makin Lengkap!
Fokus Perkuat Lini Belakang dan Serangan
Selain Douglas Cruz, Persijap Jepara juga mengambil keputusan penting dengan mempertahankan striker andalan mereka, Rosalvado Junior. Penyerang asal Brasil ini tampil impresif di Liga 2 dengan torehan 10 gol dan satu assist dari 22 pertandingan. Perpanjangan kontraknya menjadi langkah strategis untuk menjaga ketajaman lini depan.
Namun, tidak semua pemain dipertahankan. Persijap Jepara resmi melepas Leo Lelis, pemain yang berjasa membawa tim promosi ke Liga 1. Keputusan ini menunjukkan bahwa manajemen ingin melakukan penyegaran skuad demi menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Deretan Pemain Asing Masih Dirumorkan
Tak hanya pemain resmi, sejumlah nama juga santer dikaitkan dengan Persijap Jepara dalam bursa transfer Liga 1. Salah satunya adalah Sudi Abdallah, mantan pemain PSIS Semarang yang dilepas usai klubnya terdegradasi. Kabar menyebutkan bahwa kesepakatan sudah tercapai, meski belum diumumkan secara resmi.
Selain itu, bek kiri asal Spanyol Pablo Andrade juga masuk radar. Dengan pengalaman bermain bersama Persija Jakarta dan mencatatkan 15 penampilan, kehadirannya dinilai bisa meningkatkan kualitas pertahanan Persijap.
Nama lain yang menarik adalah Sami El Anabi, mantan pemain timnas Maroko yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa. Ia juga sempat bermain di Liga 2 Indonesia bersama Nusantara United dan Bekasi City. Jika bergabung, lini belakang Persijap dipastikan semakin solid.
Baca Juga: Polytron Fox S 2026, Motor Listrik Stylish Ini Ternyata Hemat Banget, Sekali Cas Cuma Rp2.500 !
Tambahan Amunisi di Lini Serang
Untuk sektor serangan, Persijap Jepara juga dikaitkan dengan Joao Rodriguez, pemain asal Kolombia yang pernah membela Chelsea U-23. Dengan kemampuan bermain sebagai penyerang sayap maupun striker, ia dinilai cocok untuk meningkatkan daya gedor tim.
Rodriguez juga memiliki pengalaman bermain di Liga 2 Indonesia bersama PSKC Cimahi, di mana ia mencetak dua gol dari enam pertandingan. Pengalaman tersebut membuatnya lebih mudah beradaptasi jika benar bergabung dengan Persijap.
Ambisi Besar Tim Promosi
Langkah agresif Persijap Jepara di bursa transfer Liga 1 menunjukkan ambisi besar mereka untuk tidak sekadar bertahan, tetapi juga menjadi kuda hitam yang mampu mengejutkan tim-tim besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Dewa United.
Dengan kombinasi pemain asing berpengalaman dan skuad yang sudah solid dari musim sebelumnya, Persijap Jepara berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Liga 1 musim 2025-2026.
Namun, semua rumor transfer ini masih menunggu kepastian resmi dari manajemen klub. Faktor seperti negosiasi kontrak dan kesiapan finansial akan menjadi penentu akhir.
Yang jelas, pergerakan Persijap Jepara di bursa transfer Liga 1 telah memberikan warna baru dalam persaingan musim depan. Publik sepak bola nasional pun kini menantikan gebrakan nyata dari tim asal Jepara tersebut di lapangan.
Editor : Divka Vance Yandriana