Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tutorial Jalur Fast Charging Indomobil Motor Tirano, Begini Cara Pasang Dual Charger Biar Lebih Ngebut!

Novica Satya Nadianti • Jumat, 10 April 2026 | 18:40 WIB
Tutorial jalur fast charging Indomobil Motor Tirano, cara pasang dual charger agar pengisian baterai lebih cepat dan efisien.
Tutorial jalur fast charging Indomobil Motor Tirano, cara pasang dual charger agar pengisian baterai lebih cepat dan efisien.

 
JAKARTA - Tutorial jalur fast charging Indomobil Motor Tirano mulai banyak dicari pengguna motor listrik. Salah satu kreator otomotif mencoba membagikan langkah detail pemasangan jalur tambahan agar proses pengisian daya bisa lebih cepat dibanding charger standar.

Dalam video terbarunya, dijelaskan bahwa jalur fast charging ini dibuat sebagai solusi atas keterbatasan charger bawaan. Seperti diketahui, charger standar dari Indomobil hanya memiliki output sekitar 5 ampere, sehingga waktu pengisian tergolong cukup lama.

Melalui tutorial ini, pengguna mencoba menambahkan jalur baru untuk mendukung fast charging menggunakan charger aftermarket. Dengan begitu, arus listrik yang masuk ke baterai bisa meningkat signifikan.

Baca Juga: Indomobil E-Motor Sprinto Resmi Muncul, Skutik Listrik Sporty Jarak Tempuh 110 Km dan Fitur Canggih Bikin Penasaran!

Posisi Port dan Persiapan Alat

Pemasangan port fast charging dilakukan di bagian dek bawah motor. Menariknya, pada motor listrik Indomobil Motor Tirano sudah tersedia lubang khusus yang bisa dimanfaatkan untuk pemasangan port tipe M23 dengan sistem pegas, sehingga lebih aman dan dapat menutup otomatis.

Untuk alat, proses instalasi tergolong sederhana. Hanya membutuhkan obeng plus (kembang), kunci 10 mm, serta ratchet jika tersedia. Dengan peralatan dasar ini, pengguna sudah bisa membongkar bagian bagasi untuk mengakses komponen internal.

Langkah awal dimulai dengan membuka baut pada bagasi, kemudian melepas penahan baterai. Namun sebelum itu, sangat penting memastikan MCB dalam kondisi off guna menghindari risiko korsleting saat proses berlangsung.

Baca Juga: 7 HP Oppo 5G RAM 8GB 256GB Terbaik 2026 Bikin Geger! Spek Gahar, Baterai Jumbo, Harga Mulai 2 Jutaan, Ini Daftar Paling Dicari Jelang Lebaran

Proses Pembongkaran dan Instalasi

Setelah bagasi terbuka, pengguna perlu melepas konektor baterai dengan hati-hati. Konektor ini memiliki sistem pengunci yang cukup kuat, sehingga perlu ditekan sambil ditarik perlahan.

Selanjutnya, bracket penahan baterai dilepas hingga baterai bisa diangkat. Ukuran baterai yang cukup besar dan berat membuat proses ini harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Setelah bagian dalam terbuka, terlihat jalur kabel bawaan dari charger standar yang terhubung ke controller. Di sinilah jalur fast charging tambahan mulai dipasang.

Baca Juga: Yadea Kemper Motor Listrik Super Cepat 0-100 Km/Jam 4,9 Detik, Fitur Canggih dan Spek Gahar Bikin Melongo!

Kabel yang digunakan adalah tipe AWG10, yang memiliki ukuran lebih besar dibanding kabel standar. Kabel ini ditarik dari port fast charging menuju controller, tepatnya ke jalur positif dan negatif baterai.

Skema Jalur Fast Charging

Secara sederhana, jalur fast charging mengikuti pola yang sama dengan charger bawaan. Kabel positif diarahkan ke terminal positif pada controller, sedangkan kabel negatif menuju terminal negatif.

Pendekatan ini dinilai lebih aman karena mengikuti jalur sistem asli. Kabel bawaan yang biasanya berwarna merah (positif) dan hijau (negatif) dijadikan acuan dalam pemasangan jalur tambahan.

Meski terlihat sederhana, penataan kabel harus dilakukan dengan rapi untuk menghindari gangguan teknis. Selain itu, posisi kabel juga harus aman dari air maupun gesekan komponen lain.

Baca Juga: Oppo Reno 14 5G Resmi Jadi HP All-Rounder Tangguh, Performa Gahar dan Baterai Badak Bikin Penasaran

Risiko dan Catatan Penting

Meski efektif meningkatkan kecepatan charging, modifikasi ini memiliki risiko. Salah satu yang paling utama adalah potensi menggugurkan garansi baterai karena penggunaan charger aftermarket tidak direkomendasikan oleh pabrikan.

Selain itu, pemasangan jalur fast charging juga berisiko jika tidak dilakukan dengan benar. Kesalahan instalasi dapat menyebabkan korsleting atau kerusakan pada sistem kelistrikan motor.

Namun, bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh, modifikasi ini dianggap cukup membantu. Dengan dukungan fast charging, waktu tunggu saat pengisian daya bisa dipersingkat secara signifikan.

Baca Juga: Review Motor Listrik Savart 2025: Torsi 250 Nm, Top Speed 120 Km/Jam, Tapi Parkir Jadi Tantangan!

Tahap Akhir dan Pengujian

Setelah semua jalur terpasang, langkah berikutnya adalah merakit kembali komponen yang sebelumnya dibongkar. Konektor baterai dipasang kembali hingga terdengar bunyi “klik” sebagai tanda sudah terkunci dengan benar.

MCB kemudian dinyalakan untuk memastikan sistem kembali aktif. Pengujian dilakukan dengan menyalakan motor, dan hasilnya menunjukkan sistem berjalan normal tanpa kendala.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa jalur fast charging tambahan bisa diterapkan pada Indomobil Motor Tirano dengan prosedur yang tepat.

Meski demikian, pengguna tetap disarankan berhati-hati dan mempertimbangkan aspek keamanan sebelum melakukan modifikasi serupa.

Editor : Novica Satya Nadianti
#fast charging Tirano #Indomobil Motor Tirano #jalur fast charging motor listrik #modifikasi charger motor listrik #dual charger EV