RADAR TRENGGALEK - Fenomena motor listrik di Indonesia terus berkembang, namun ulasan pengguna terhadap produk di lapangan juga semakin beragam. Salah satu yang kini banyak diperbincangkan adalah kekurangan Alpha Servo, sebuah motor listrik yang disebut memiliki sejumlah kelemahan setelah digunakan selama beberapa bulan. Ulasan ini menjadi sorotan karena menampilkan pengalaman langsung pengguna dalam pemakaian harian.
Dalam pengamatan pengguna selama tiga bulan pemakaian, kekurangan Alpha Servo muncul dalam berbagai aspek mulai dari sistem kelistrikan, kenyamanan, hingga fitur teknis. Meski jarak tempuh awal diklaim cukup jauh, pengalaman di lapangan menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara klaim pabrikan dan kondisi penggunaan nyata.
Selain itu, berbagai masalah kecil hingga cukup krusial juga ikut memengaruhi persepsi pengguna terhadap motor listrik ini. Mulai dari sistem buka jok hingga performa baterai yang dianggap kurang stabil menjadi perhatian utama dalam evaluasi ini.
Tidak Ada Kunci Emergency untuk Jok
Salah satu kekurangan Alpha Servo yang paling dikeluhkan adalah tidak adanya kunci emergency untuk membuka jok. Hal ini cukup menyulitkan pengguna, terutama karena charger biasanya disimpan di bawah jok. Ketika baterai habis dan charger terkunci di dalam, pengguna tidak bisa melakukan pengisian daya dengan mudah.
Baterai Menyusut 3% per Hari
Masalah berikutnya adalah penurunan daya baterai yang disebut bisa mencapai sekitar 3% per hari meskipun motor tidak digunakan. Dalam jangka satu minggu, penurunan ini bisa mencapai 20%. Hal ini menjadi salah satu kekurangan Alpha Servo yang cukup mengganggu, terutama bagi pengguna yang jarang memakai motor.
Gas Hilang Saat Turunan Panjang
Pengguna juga melaporkan adanya bug pada sistem gas, di mana motor tiba-tiba tidak bisa digas saat melewati turunan panjang. Kondisi ini mengharuskan pengendara berhenti total sebelum motor bisa digunakan kembali. Masalah ini disebut berkaitan dengan software dan perlu pembaruan sistem.
Realita Jarak Tempuh Tidak Sesuai Klaim
Klaim jarak tempuh hingga 125 km juga menjadi sorotan. Dalam praktiknya, jarak tersebut sulit dicapai kecuali dalam kondisi ideal seperti jalan lurus, kecepatan rendah, mode eco, dan tanpa beban. Ini menambah daftar kekurangan Alpha Servo yang membuat pengguna harus lebih realistis dalam ekspektasi.
Suspensi dan Kenyamanan Berkendara
Dari sisi kenyamanan, shockbreaker belakang dinilai cukup keras terutama saat berkendara sendiri. Selain itu, posisi footstep penumpang juga dianggap kurang ergonomis untuk perjalanan jauh karena menyebabkan kaki cepat pegal.
Cover Baterai dan Keamanan
Cover baterai yang dinilai terlalu tipis juga menjadi perhatian. Mengingat harga baterai cukup mahal, desain pelindung yang kurang kuat dianggap berisiko di area parkir umum karena rawan kerusakan atau bahkan pencurian.
Bagasi Sempit dan Desain Interior
Meski diklaim cukup luas, bagasi motor ini memiliki bagian tengah yang menonjol sehingga tidak bisa menampung helm atau tas besar. Hal ini membuat fungsi penyimpanan menjadi kurang optimal untuk kebutuhan harian.
Engsel Jok dan Komponen Tambahan
Beberapa pengguna juga mengeluhkan engsel jok yang terasa goyang. Ditambah lagi komponen kecil seperti dudukan kaki penumpang yang kurang nyaman, memperkuat daftar kekurangan Alpha Servo dalam aspek kualitas build.
Kesimpulan Evaluasi Pengguna
Secara keseluruhan, motor listrik ini memang menawarkan inovasi, namun berbagai kekurangan yang ditemukan pengguna menunjukkan masih adanya ruang perbaikan dari sisi desain, software, hingga kenyamanan. Evaluasi ini menjadi penting bagi calon pembeli agar lebih memahami kondisi sebenarnya di lapangan.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina