TRENGGALEK NJENGGELEK - Kehadiran motor listrik Indomobil Sprinto terbaru menjadi sorotan di pasar kendaraan roda dua Indonesia pada 2026.
Motor ini hadir dengan pendekatan berbeda dibanding model sebelumnya, mengusung desain yang lebih familiar bagi pengguna skutik konvensional.
Tidak sedikit yang menilai motor listrik Indomobil Sprinto terbaru ini sebagai jembatan bagi pengguna motor bensin yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan rasa berkendara.
Dengan desain yang “main aman” namun tetap modern, Sprinto berhasil menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan.
Baca Juga: 7 HP Snapdragon 5G Murah Terbaik 2026, Performa Ngebut Harga Mulai Rp2 Jutaan
Desain Skutik Rasa Jepang
Salah satu daya tarik utama motor listrik Indomobil Sprinto terbaru adalah desainnya yang menyerupai skutik populer di Asia Tenggara.
Bagian depan tampil agresif dengan garis tajam dan lampu LED berlapis yang memberikan kesan futuristik.
Konfigurasi tiga lampu utama menjadi ciri khas tersendiri, ditambah DRL di bagian atas yang mempertegas identitasnya.
Dimensi motor juga cukup besar dengan ukuran mendekati skutik 150 cc, membuat posisi berkendara terasa lebih lega.
Namun, bagian belakang dinilai masih sederhana dan belum seagresif bagian depan.
Fitur Melimpah di Kelasnya
Motor listrik Indomobil Sprinto terbaru tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga fitur yang tergolong lengkap.
Panel instrumen sudah menggunakan layar touchscreen yang mendukung berbagai fungsi, termasuk mirroring dan pemutar musik.
Selain itu, tersedia fitur seperti traction control system, hill start assist, hingga regenerative braking yang dapat diatur tingkatannya.
Sistem keamanan juga dilengkapi alarm anti maling, menjadikan motor ini lebih aman untuk penggunaan harian.
Performa dan Mode Berkendara
Dari sisi performa, Sprinto dibekali motor listrik dengan tenaga 3,5 kW yang cukup untuk kebutuhan harian.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yakni comfort, sport, dan boost yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan.
Mode comfort cocok untuk penggunaan santai, sedangkan mode sport menjadi pilihan ideal untuk aktivitas harian.
Sementara itu, mode boost memberikan akselerasi maksimal untuk kebutuhan kecepatan tinggi.
Kecepatan puncak diklaim mencapai sekitar 90 km/jam, dengan akselerasi yang responsif di berbagai kondisi.
Kenyamanan dan Handling
Kenyamanan menjadi salah satu keunggulan dari motor listrik Indomobil Sprinto terbaru.
Posisi duduk dirancang ergonomis dengan tinggi jok sekitar 770 mm, sehingga mudah dijangkau berbagai postur pengendara.
Handling motor terasa stabil, terutama saat melaju di kecepatan menengah hingga tinggi.
Suspensi belakang yang dapat diatur memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan kenyamanan berkendara.
Selain itu, sistem pengereman sudah menggunakan cakram dengan kombinasi CBS yang meningkatkan keamanan.
Baterai dan Jarak Tempuh
Baca Juga: 7 HP Snapdragon 5G Murah Terbaik 2026, Performa Ngebut Harga Mulai Rp2 Jutaan
Sprinto menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan kapasitas sekitar 2,45 kWh.
Jenis baterai ini dikenal lebih aman dan tahan lama dibandingkan baterai lithium biasa.
Jarak tempuh diklaim mencapai 110 km dalam kondisi ideal.
Namun dalam penggunaan sehari-hari, angka tersebut bisa berada di kisaran 70–80 km tergantung gaya berkendara.
Motor ini juga mendukung fast charging melalui konektor khusus, sehingga waktu pengisian dapat lebih singkat.
Harga dan Posisi di Pasar
Motor listrik ini dipasarkan di kisaran Rp25 jutaan, berada di antara model entry level dan premium dari lini Indomobil.
Harga tersebut dinilai kompetitif mengingat fitur dan performa yang ditawarkan.
Sprinto menyasar pengguna yang ingin beralih ke motor listrik dengan rasa berkendara yang tetap familiar.
Kesimpulan
Motor listrik Indomobil Sprinto terbaru menjadi salah satu pilihan menarik di tahun 2026 dengan kombinasi desain, fitur, dan performa yang seimbang.
Dengan pendekatan desain ala skutik konvensional, motor ini lebih mudah diterima oleh pasar Indonesia.
Bagi pengguna yang ingin mencoba kendaraan listrik tanpa kehilangan kenyamanan berkendara, Sprinto layak dipertimbangkan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula