Indomobil e-Motor Sprinto Disorot, Motor Listrik Rasa Vario dengan Fitur Melimpah dan Performa Ngegas

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 17 April 2026 | 16:03 WIB
Indomobil e-Motor Sprinto hadir dengan desain mirip Vario, fitur lengkap, dan performa tangguh di kelas motor listrik Rp25 jutaan.
Indomobil e-Motor Sprinto hadir dengan desain mirip Vario, fitur lengkap, dan performa tangguh di kelas motor listrik Rp25 jutaan.

TRENGGALEK NJENGGELEK - Kehadiran Indomobil e-Motor Sprinto mulai mencuri perhatian di tengah persaingan motor listrik di Indonesia. Desainnya yang disebut-sebut mirip skutik populer seperti Honda Vario dan BeAT membuat motor ini cepat menarik minat, terutama bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan “rasa” motor bensin.

Tak hanya dari sisi tampilan, Indomobil e-Motor Sprinto juga menawarkan berbagai fitur canggih yang jarang ditemukan di kelasnya. Mulai dari layar sentuh, konektivitas pintar, hingga sistem keselamatan modern, motor ini diposisikan sebagai salah satu produk kunci Indomobil untuk merebut pasar.

Dengan banderol sekitar Rp25 jutaan, Indomobil e-Motor Sprinto berada di segmen tengah—tidak terlalu mahal, namun tetap menawarkan spesifikasi yang kompetitif.

Baca Juga: Review Polytron Fox 200: Motor Listrik 11 Jutaan Khusus Cewek, Ada Alarm Salah Sein dan Jarak 85 Km

Desain Mirip Skutik Jepang, Aman untuk Pasar Indonesia

Secara desain, Sprinto mengusung gaya yang familiar bagi pengguna motor di Asia Tenggara. Bagian depan tampil dengan garis tajam dan lampu LED yang sekilas mengingatkan pada Honda Vario.

Namun, jika diperhatikan lebih detail, bentuk moncongnya sedikit lebih lebar dibandingkan motor Jepang. Meski begitu, pendekatan desain ini dinilai “aman” karena mengikuti selera mayoritas konsumen di Indonesia.

Di bagian kaki-kaki, motor ini menggunakan ban depan 90/90 ring 14 dengan rem cakram serta suspensi teleskopik. Sementara bagian belakang terlihat lebih sederhana dengan desain yang cenderung pendek.

Fitur Melimpah, dari Layar Sentuh hingga TCS

Salah satu daya tarik utama Sprinto adalah fitur yang sangat lengkap. Motor ini sudah dibekali layar sentuh (touchscreen) yang bisa digunakan untuk mirroring, navigasi, hingga memutar musik melalui speaker Bluetooth.

Tak hanya itu, terdapat juga berbagai fitur modern seperti Traction Control System (TCS), hill start assist, regenerative braking, serta alarm anti maling. Bahkan, panel instrumennya mampu menampilkan berbagai informasi, termasuk indikator gaya berkendara (G-Force).

Fitur-fitur tersebut tergolong jarang ditemukan pada motor listrik di kelas harga yang sama, sehingga menjadi nilai jual tersendiri bagi Sprinto.

Baca Juga: Motor Listrik Murah Mulai Rp15 Jutaan, Ini 5 Rekomendasi Terbaru dengan Desain Futuristik dan Jarak Tempuh Panjang

Performa dan Spesifikasi, Tenaga Cukup untuk Harian

Dari sisi teknis, Sprinto menggunakan motor listrik tipe hub drive dengan tenaga sekitar 3,5 kW atau setara 4,7 PS. Torsinya mencapai 195 Nm di roda, memberikan akselerasi instan khas motor listrik.

Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Sport, dan Boost. Pada mode Boost, kecepatan maksimal bisa mencapai sekitar 90 km/jam, sementara mode Sport menjadi pilihan paling ideal untuk penggunaan harian.

Untuk baterai, Sprinto dibekali kapasitas sekitar 2,45 kWh berbasis lithium (LFP), dengan dukungan fast charging melalui konektor khusus. Jarak tempuhnya diklaim mencapai lebih dari 100 km, tergantung penggunaan mode berkendara.

Riding Impression: Nyaman dan Familiar

Dari sisi kenyamanan, Sprinto menawarkan ergonomi yang cukup ramah. Tinggi jok 770 mm membuat pengendara dengan tinggi sekitar 169 cm masih bisa menapak dengan baik.

Posisi berkendara terasa mirip skutik konvensional, meskipun setangnya sedikit lebih lebar. Hal ini memberikan kontrol yang lebih stabil, terutama saat bermanuver di jalan perkotaan.

Handling motor juga terasa solid, terutama saat digunakan dalam kondisi stop-and-go atau tanjakan. Fitur hill start assist sangat membantu, sementara mode Boost memberikan tenaga ekstra saat dibutuhkan.

Baca Juga: Review Polytron Fox S: Motor Listrik Murah Rasa Motor 40 Jutaan, Fitur Lengkap, Ada GPS dan Anti Maling

Catatan dan Kekurangan

Meski menawarkan banyak keunggulan, Sprinto tetap memiliki beberapa catatan. Salah satunya adalah layar touchscreen yang cukup reflektif saat digunakan di bawah sinar matahari terik.

Selain itu, konsumsi baterai pada mode Boost tergolong boros, sehingga pengguna perlu bijak dalam memilih mode berkendara.

Strategi Indomobil Rebut Pasar Motor Listrik

Kehadiran Sprinto menunjukkan keseriusan Indomobil dalam menggarap pasar kendaraan listrik di Indonesia. Setelah sebelumnya menghadirkan Adora dan Tirano, Sprinto hadir sebagai opsi yang lebih “membumi” dengan desain familiar.

Dengan kombinasi harga kompetitif, fitur lengkap, dan desain yang mudah diterima pasar, motor ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke motor listrik tanpa kompromi besar.

Bagi pengguna yang menginginkan motor listrik dengan sensasi berkendara layaknya skutik konvensional, Indomobil e-Motor Sprinto bisa menjadi opsi yang layak dipertimbangkan.

Baca Juga: Review Polytron Fox S Terbaru: Baterai Lebih Kecil, Bisa Fast Charging 2,5 Jam, Ini Bedanya dengan Fox R

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Indomobil e-Motor Sprinto motor listrik mirip Vario Spesifikasi Sprinto Motor listrik Indomobil review motor listrik