TRENGGALEK NJENGGELEK - Motor listrik Winfly N9 kembali menjadi perbincangan setelah sebuah unit terlihat mengalami modifikasi pada sektor baterai. Dalam kondisi standar, motor ini sebenarnya menggunakan baterai SLA 72 volt 20 Ah, namun kini unit tersebut telah di-upgrade menggunakan baterai lithium berkapasitas lebih besar.
Perubahan ini membuat Winfly N9 diklaim mampu menempuh jarak hingga 250 km dalam kondisi normal, bahkan bisa mencapai sekitar 300 km jika digunakan di jalanan yang lebih stabil dan minim hambatan. Upgrade ini menunjukkan bahwa motor listrik memiliki fleksibilitas tinggi dalam hal peningkatan performa.
Fenomena upgrade baterai pada Winfly N9 ini menarik perhatian karena menunjukkan potensi besar modifikasi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan biaya tambahan tertentu, pengguna dapat meningkatkan jarak tempuh secara signifikan tanpa harus mengganti unit motor secara keseluruhan.
Baca Juga: Jadwal AFF U17 2026 Hari Ini: Timnas Indonesia U17 Tanding Krusial, Ini Jam Main dan Lawan Beratnya!
Upgrade Baterai Lithium Tingkatkan Jarak Tempuh
Winfly N9 versi standar sebenarnya hanya dibekali baterai SLA dengan kapasitas terbatas. Namun setelah dilakukan penggantian ke baterai lithium berkapasitas lebih besar, kemampuan jelajah motor ini meningkat drastis.
Baterai lithium yang digunakan memiliki kapasitas ampere lebih tinggi, meskipun tetap menggunakan sistem tegangan 72 volt. Dengan perubahan ini, jarak tempuh motor meningkat hingga dua hingga tiga kali lipat dibanding kondisi standar pabrikan.
Dalam penggunaan normal, motor ini mampu menempuh sekitar 250 km, sedangkan pada kondisi jalan yang lebih ringan atau stabil, jarak tempuhnya dapat mencapai hingga 300 km.
Fleksibilitas Modifikasi Motor Listrik
Kasus Winfly N9 ini menunjukkan bahwa motor listrik memiliki fleksibilitas dalam hal peningkatan performa, terutama pada sektor baterai. Pengguna dapat melakukan upgrade sesuai kebutuhan mobilitas harian mereka.
Namun demikian, modifikasi seperti ini umumnya dilakukan secara mandiri atau di bengkel tertentu, bukan konfigurasi resmi dari pabrikan. Hal ini membuat hasil performa dapat berbeda tergantung kualitas baterai dan instalasi yang digunakan.
Fenomena ini juga menjadi bukti bahwa ekosistem kendaraan listrik semakin berkembang, termasuk di sisi aftermarket atau modifikasi.
Baca Juga: Jadwal AFF U17 2026 Hari Ini: Timnas Indonesia U17 Main Jam Berapa? Ini Lawan dan Peluang Lolos!
Perbedaan Baterai SLA dan Lithium
Salah satu perubahan paling signifikan pada Winfly N9 adalah peralihan dari baterai SLA ke lithium. Baterai SLA dikenal lebih murah namun memiliki bobot lebih berat dan kapasitas energi yang lebih terbatas.
Sebaliknya, baterai lithium menawarkan efisiensi lebih tinggi, bobot lebih ringan, serta daya tahan lebih baik. Inilah yang membuat jarak tempuh motor bisa meningkat secara signifikan setelah dilakukan upgrade.
Perbedaan inilah yang menjadi faktor utama mengapa Winfly N9 hasil modifikasi mampu mencapai jarak tempuh yang jauh lebih tinggi dibanding versi standarnya.
Potensi Tren Upgrade Motor Listrik
Fenomena upgrade baterai seperti pada Winfly N9 berpotensi menjadi tren baru di kalangan pengguna motor listrik di Indonesia. Banyak pengguna mulai mencari cara untuk meningkatkan jarak tempuh tanpa harus membeli kendaraan baru.
Selain lebih hemat, pendekatan ini juga dinilai lebih praktis karena hanya berfokus pada peningkatan komponen tertentu. Namun demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan aspek keamanan dan kompatibilitas sistem kelistrikan.
Jika dilakukan dengan benar, upgrade seperti ini bisa menjadi solusi bagi keterbatasan jarak tempuh yang masih menjadi tantangan utama kendaraan listrik saat ini.
Kesimpulan
Winfly N9 yang telah di-upgrade ke baterai lithium membuktikan bahwa motor listrik memiliki potensi besar untuk dimodifikasi. Dengan peningkatan kapasitas baterai, jarak tempuh dapat meningkat signifikan hingga 250–300 km.
Fenomena ini sekaligus membuka wawasan bahwa kendaraan listrik tidak hanya terbatas pada spesifikasi pabrikan, tetapi juga bisa dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna.
Editor : Fadhilah Salsa Bella