TRENGGALEK NJENGGELEK - Tes tanjakan motor listrik Polytron terbaru kembali menarik perhatian publik setelah Polytron Fox 350 diuji di jalur ekstrem dengan karakter tanjakan panjang dan tikungan tajam. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan asli motor listrik tanpa modifikasi tambahan.
Dalam kondisi standar pabrik, motor digunakan tanpa perubahan signifikan pada komponen utama. Hal ini menjadikan tes tanjakan motor listrik Polytron terbaru sebagai acuan realistis bagi pengguna yang ingin mengetahui performa asli kendaraan ini di medan berat.
Motor telah digunakan selama dua minggu dengan jarak tempuh mencapai 282 kilometer. Sisa baterai masih berada di angka 83 persen, menunjukkan efisiensi yang cukup baik sebelum dilakukan pengujian berat.
Uji Tanjakan dengan Beban 160 Kilogram
Pada percobaan pertama, motor membawa beban total sekitar 160 kilogram. Beban ini terdiri dari dua pengendara serta tambahan baterai sebagai simulasi kondisi berat.
Saat memasuki tanjakan, motor langsung menggunakan mode S untuk mendapatkan tenaga maksimal. Di awal jalur, motor masih mampu melaju dengan stabil dan tanpa hambatan berarti.
Namun, memasuki tanjakan utama, tenaga mulai berkurang. Motor mengalami penurunan performa hingga akhirnya muncul indikator overheat. Kondisi ini membuat pengujian harus dihentikan sebelum mencapai puncak.
Performa Rem dan Fitur Pendukung
Selain tenaga, sistem pengereman juga menjadi sorotan dalam tes tanjakan motor listrik Polytron terbaru ini. Rem depan dinilai kurang responsif dibandingkan rem belakang, terutama saat menghadapi medan menurun.
Di sisi lain, fitur hill assist memberikan nilai tambah. Fitur ini mampu menahan posisi motor agar tidak mundur saat berhenti di tanjakan, sehingga meningkatkan keamanan pengendara.
Uji Kedua dengan Beban Lebih Ringan
Pengujian dilanjutkan dengan mengurangi beban menjadi sekitar 140 kilogram. Dengan kondisi ini, motor kembali diuji di jalur yang sama.
Hasilnya, motor berhasil menaklukkan tanjakan hingga puncak. Meskipun tenaga terasa menurun di bagian akhir, motor tetap mampu menyelesaikan jalur tanpa berhenti.
Namun, indikator overheat tetap muncul setelah mencapai titik akhir. Hal ini menunjukkan bahwa motor bekerja pada batas maksimalnya saat menghadapi tanjakan ekstrem.
Batas Ideal Penggunaan
Dari hasil tes tanjakan motor listrik Polytron terbaru, beban ideal yang disarankan berada di kisaran 130 hingga 140 kilogram. Beban di atas itu berpotensi menyebabkan overheat, terutama pada jalur panjang dan curam.
Penggunaan mode S memang memberikan tenaga tambahan, tetapi tetap harus digunakan secara bijak agar tidak membebani sistem motor secara berlebihan.
Penilaian Akhir
Secara keseluruhan, Polytron Fox 350 menunjukkan performa yang cukup baik di kelasnya. Motor ini mampu menghadapi tanjakan dengan beban ideal, meskipun masih memiliki keterbatasan pada kondisi ekstrem.
Tes tanjakan motor listrik Polytron terbaru ini memberikan gambaran nyata bahwa motor listrik tetap memiliki batas performa, terutama dalam hal beban dan suhu kerja. Namun, untuk penggunaan harian, motor ini tetap menjadi pilihan menarik di era kendaraan ramah lingkungan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula