Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Baterai Motor Listrik Melembung? Ini Penyebab dan Tips Perawatan Aki SLA agar Awet hingga 2 Tahun

Dyah Wulandari • Selasa, 21 April 2026 | 21:55 WIB
Baterai motor listrik melembung? Ini penyebab dan tips perawatan aki SLA agar awet hingga 2 tahun. Simak penjelasan lengkapnya!
Baterai motor listrik melembung? Ini penyebab dan tips perawatan aki SLA agar awet hingga 2 tahun. Simak penjelasan lengkapnya!

JAKARTA - Kasus baterai motor listrik melembung menjadi perhatian serius di kalangan pengguna kendaraan listrik. Fenomena ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berpotensi membahayakan jika dibiarkan. Oleh karena itu, pemahaman tentang penyebab dan perawatan baterai motor listrik, khususnya aki SLA, menjadi sangat penting.

Dalam penggunaan sehari-hari, baterai motor listrik melembung sering terjadi akibat kesalahan dalam pengisian daya maupun pola pemakaian. Banyak pengguna belum memahami bahwa jenis aki SLA memiliki karakteristik berbeda dibanding baterai lithium yang lebih modern.

Baterai motor listrik melembung umumnya dipicu oleh beberapa faktor utama. Salah satu yang paling sering terjadi adalah overcharging atau pengisian daya berlebihan, baik dari sisi tegangan maupun arus. Pada aki SLA, batas aman tegangan per unit sekitar 14,4 volt.

Jika dikombinasikan dalam satu rangkaian yang terdiri dari enam baterai, total tegangan maksimal berada di kisaran 87,6 volt. Tanpa adanya sistem proteksi seperti Battery Management System (BMS), risiko overcharging menjadi semakin tinggi.

Baca Juga: Deretan HP Baterai 7000 mAh Terbaik Akhir 2025: Performa Badak, Fitur Canggih, dan Anti Lowbat!

Overcurrent dan Overdischarging Jadi Pemicu
Selain tegangan, arus pengisian juga memiliki peran penting. Penggunaan fast charging pada aki SLA tidak dianjurkan karena dapat memicu panas berlebih. Idealnya, arus pengisian hanya sebesar 1/5 dari kapasitas baterai.

Sebagai contoh, baterai dengan kapasitas 40 Ah sebaiknya hanya diisi dengan arus sekitar 8 ampere. Jika melebihi batas tersebut, risiko baterai motor listrik melembung akan semakin besar.

Baca Juga: Polytron Fox 350 Jadi Sorotan! Motor Listrik Murah Rp15 Jutaan Ini Punya Fitur Canggih dan Jarak Tempuh 130 Km, Tapi Ada Catatan Penting

Di sisi lain, penggunaan motor dengan beban arus terlalu tinggi atau overdischarging juga menjadi penyebab. Aki SLA dengan kapasitas 38 Ah umumnya hanya mampu menahan arus sekitar 60 ampere. Jika controller dimodifikasi melebihi batas ini, baterai akan cepat panas dan berisiko rusak.

Masalah Ketidakseimbangan Baterai
Faktor lain yang kerap luput dari perhatian adalah kondisi baterai yang tidak seimbang atau unbalance. Dalam satu rangkaian, setiap baterai harus memiliki tegangan yang sama.

Baca Juga: Tips Perawatan Baterai Motor Listrik agar Awet dan Tahan Lama, Jangan Sampai Salah Cas!

Jika ada satu baterai yang lebih cepat penuh atau lebih cepat habis, maka sistem tetap akan mengisi hingga mencapai tegangan total. Akibatnya, baterai yang sudah penuh akan terus menerima arus dan berpotensi mengalami kerusakan hingga melembung.

Karena itu, pengecekan rutin sangat diperlukan. Minimal satu bulan sekali, pengguna disarankan untuk memeriksa tegangan setiap baterai agar tetap seimbang.

Solusi dan Alternatif Penggantian
Jika baterai sudah terlanjur melembung, solusi paling aman adalah menggantinya. Namun, biaya penggantian satu set aki SLA tergolong cukup tinggi.

Baca Juga: Polytron Fox 200 Resmi Meluncur dengan Harga Rp11,5 Juta: Motor Listrik Mungil yang Bikin Ibu-Ibu Anti Lupa Sein dan Anti Ribet!

Sebagai alternatif, banyak pengguna mulai beralih ke baterai lithium seperti LiFePO4 atau lithium-ion. Selain lebih ringan, baterai ini memiliki usia pakai lebih panjang dan performa yang lebih stabil.

Sebagai gambaran, satu set aki SLA bisa memiliki bobot hingga 60 kilogram. Sementara baterai lithium dengan kapasitas setara hanya sekitar 20 kilogram atau bahkan lebih ringan. Hal ini tentu meningkatkan kenyamanan dan performa kendaraan.

Tips Perawatan Aki SLA agar Awet
Meski memiliki keterbatasan, aki SLA tetap bisa digunakan dalam jangka panjang jika dirawat dengan benar. Salah satu caranya adalah menghindari penggunaan mode kecepatan tertinggi pada motor listrik.

Baca Juga: Review Polytron Fox 200: Motor Listrik 'Macan' yang Lincah, Empuk, dan Jadi Andalan Ibu-Ibu!

Penggunaan mode rendah atau sedang dapat mengurangi beban kerja baterai sehingga lebih awet. Selain itu, pastikan selalu menggunakan charger sesuai standar dan hindari fast charging.

Pengguna juga perlu rutin mengecek keseimbangan tegangan antar baterai. Jika ditemukan perbedaan, segera lakukan balancing oleh teknisi.

Dengan perawatan yang tepat, aki SLA yang biasanya hanya bertahan sekitar enam bulan bisa digunakan hingga dua tahun atau lebih. Hal ini bergantung pada pola penggunaan dan kedisiplinan dalam perawatan.

Baca Juga: Geger! Motor Listrik Polytron Fox Air Rp14 Jutaan Ini Punya Fitur Canggih Setara Motor Mahal, Bisa Dilacak GPS hingga Nyala dari Jarak Jauh

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, pemahaman mengenai baterai motor listrik melembung dan cara pencegahannya menjadi semakin penting. Edukasi yang tepat akan membantu pengguna menghindari kerusakan dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Editor : Dyah Wulandari
#perawatan baterai motor listrik #baterai motor listrik melembung #aki SLA motor listrik #penyebab baterai rusak #tips motor listrik