JAKARTA - Samsung Galaxy A57 5G kembali menjadi sorotan di pasar smartphone kelas menengah. Meski tetap populer dan banyak diminati, perangkat terbaru dari lini Galaxy A ini menuai kritik karena dianggap hanya menghadirkan peningkatan minor dibanding generasi sebelumnya.
Sejak awal kemunculannya, Samsung Galaxy A57 5G memang langsung ramai diperbincangkan. Banyak pengguna setia Samsung tetap melirik seri ini, meskipun persaingan di segmen mid-range semakin ketat dengan hadirnya berbagai merek lain yang menawarkan spesifikasi agresif.
Namun, apakah Samsung Galaxy A57 5G benar-benar membawa inovasi baru atau sekadar penyegaran dari model sebelumnya?
Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G Rilis Maret 2026, Ini Harga Resmi dan Spesifikasi Lengkapnya di Indonesia
Desain Jadi Nilai Jual Utama
Peningkatan paling terasa pada Galaxy A57 5G ada di sektor desain. Smartphone ini kini hadir dengan bodi lebih tipis, hanya sekitar 6,9 mm, serta bobot lebih ringan di kisaran 177–180 gram.
Material yang digunakan juga tetap premium dengan perlindungan Corning Gorilla Glass Victus Plus serta frame aluminium. Sertifikasi ketahanan air meningkat ke IP68, lebih baik dibanding generasi sebelumnya yang masih IP67.
Selain itu, bezel layar kini lebih tipis sehingga memberikan tampilan lebih modern. Perubahan ini membuat pengalaman menggenggam terasa lebih nyaman dan menjadi salah satu daya tarik utama.
Baca Juga: Harga Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia Terungkap, Varian RAM Lengkap Mulai Rp6 Jutaan!
Performa Naik Tipis, Belum Maksimal untuk Gaming
Di sektor performa, Samsung Galaxy A57 5G menggunakan chipset Exynos 1680 sebagai penerus Exynos 1580. Secara benchmark, peningkatannya memang ada, terutama pada multi-core.
Namun, dalam penggunaan nyata, terutama untuk gaming, performanya dinilai belum optimal. Game ringan seperti Mobile Legends belum sepenuhnya stabil di frame rate tinggi, sementara game berat seperti Genshin Impact hanya mampu berjalan di kisaran 40 fps dengan suhu perangkat yang cukup tinggi.
Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan performa masih tergolong tipis dan belum menjadi lompatan besar.
Kamera Masih Mirip Generasi Sebelumnya
Dari sektor kamera, Samsung tetap mempertahankan konfigurasi yang sama seperti generasi sebelumnya, yakni kamera utama 50 MP, ultrawide, dan makro.
Kualitas foto masih konsisten dengan karakter warna khas Samsung yang cerah. Namun, perbedaannya dengan Galaxy A56 tidak terlalu signifikan.
Peningkatan justru terasa pada perekaman video, terutama transisi zoom yang kini lebih halus. Kamera juga mampu merekam hingga 4K 30 fps dengan stabilisasi yang cukup baik.
Baterai dan Charging Standar
Galaxy A57 5G dibekali baterai 5.000 mAh yang performanya tergolong standar di kelasnya. Penggunaan harian seperti streaming dan navigasi masih tergolong aman, meski tidak terlalu menonjol.
Untuk pengisian daya, Samsung menyematkan fast charging 45W yang mampu mengisi hingga sekitar 60 persen dalam 30 menit.
Harga Jadi Pertimbangan Penting
Harga resmi Samsung Galaxy A57 5G berada di kisaran Rp7 jutaan hingga Rp8 jutaan, tergantung varian. Namun, di pasaran, harga bisa lebih rendah dengan berbagai promo.
Baca Juga: 7 HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Performa Ngebut Harga Mulai 2 Jutaan hingga Flagship Killer!
Menariknya, selisih harga dengan Galaxy A56 cukup signifikan. Hal ini membuat banyak calon pembeli mulai mempertimbangkan apakah peningkatan yang ditawarkan sebanding dengan harga yang lebih tinggi.
Masih Jadi Pilihan Aman
Meski mendapat kritik, Samsung Galaxy A57 5G tetap memiliki daya tarik kuat, terutama bagi pengguna yang sudah nyaman dengan ekosistem Samsung.
Faktor brand, dukungan software panjang hingga 6 tahun, serta kualitas build yang konsisten membuat perangkat ini tetap menjadi pilihan “aman” di kelasnya.
Namun, bagi pengguna yang menginginkan performa gaming lebih tinggi atau fitur kamera lebih lengkap seperti telefoto, sejumlah kompetitor di kelas harga yang sama bisa menjadi alternatif menarik.
Kesimpulan
Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan peningkatan yang fokus pada desain dan kenyamanan. Sementara di sektor performa, kamera, dan baterai, perubahan yang diberikan masih tergolong minor.
Keputusan untuk membeli smartphone ini sangat bergantung pada preferensi pengguna. Jika mengutamakan desain premium dan stabilitas penggunaan, Galaxy A57 5G masih layak dipilih. Namun jika mencari inovasi besar, opsi lain di kelas mid-range patut dipertimbangkan.
Editor : Novica Satya Nadianti