JAKARTA - Motor listrik Selis IMX kembali menjadi sorotan sebagai salah satu pionir kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Dalam review terbaru, motor listrik Selis IMX disebut menawarkan kombinasi desain sporty, fitur lengkap, serta pilihan baterai fleksibel yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Motor listrik Selis IMX hadir dengan tampilan yang cukup modern. Di bagian depan, terdapat visor kecil yang melindungi panel instrumen, serta lampu full LED yang sudah dilengkapi DRL di sisi samping. Desain ini memberi kesan futuristik sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara.
Masuk ke bagian kaki-kaki, motor listrik Selis IMX menggunakan ban tubeless ring 10 dengan profil 90/90. Suspensi depan teleskopik dan rem cakram di kedua roda menjadi nilai tambah dari sisi keamanan. Bahkan, sistem pengereman sudah double cakram, yang tergolong cukup mumpuni di kelasnya.
Desain bodi samping terlihat simpel dan cenderung rata, khas motor listrik. Namun, dek kaki dibuat cukup lebar sehingga memberikan kenyamanan saat berkendara. Meski begitu, material dek berbahan aluminium sempat disebut berpotensi licin, meskipun dalam penggunaan normal masih dianggap aman.
Bagian belakang juga tak kalah menarik. Motor ini sudah dilengkapi dual shockbreaker dengan tabung, serta lampu belakang yang desainnya mirip dengan motor listrik lain di kelasnya. Namun, ada catatan penting terkait kualitas lampu. Dalam beberapa kasus, disebutkan bahwa lampu depan dan belakang berpotensi kemasukan air saat dicuci, sehingga pengguna perlu lebih berhati-hati.
Dari sisi kenyamanan, Selis IMX cukup unggul. Joknya empuk dan cukup panjang untuk berboncengan. Bahkan tersedia sandaran tambahan untuk penumpang belakang, yang jarang ditemukan di motor listrik sekelasnya.
Performa dan Fitur Berkendara
Motor listrik Selis IMX dibekali tiga mode kecepatan. Pada mode pertama, motor mampu melaju hingga 35 km/jam. Mode kedua mencapai 45 km/jam, dan mode ketiga hingga 55 km/jam dalam kondisi tanpa beban.
Panel instrumen memang tergolong kecil, namun tetap informatif dengan tampilan baterai, speedometer, dan mode berkendara. Fitur tambahan seperti keyless system, alarm suara sein, hingga tombol parkir juga menambah kenyamanan dan keamanan pengguna.
Menariknya, sistem starter bisa dilakukan dengan dua cara, yakni menekan tombol parkir atau menarik tuas rem. Hal ini memberikan fleksibilitas saat digunakan di berbagai kondisi.
Untuk urusan penyimpanan, tersedia kompartemen kecil di bagian depan yang bisa digunakan untuk botol minum atau ponsel. Sementara bagasi di bawah jok cukup terbatas dan tidak bisa menampung helm.
Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh
Salah satu keunggulan utama motor listrik Selis IMX adalah fleksibilitas baterai. Motor ini tersedia dalam beberapa varian, mulai dari baterai SLA dengan jarak tempuh sekitar 40 km, hingga baterai lithium yang mampu menempuh 60 km.
Bahkan, tersedia opsi dua baterai lithium yang bisa menjangkau hingga 120 km, dan varian long range yang diklaim mampu mencapai 230 km. Baterai lithium berkapasitas 60V 25Ah ini membutuhkan waktu pengisian sekitar 5 hingga 6 jam.
Dari sisi tenaga, motor ini menggunakan dinamo BLDC 1200 watt untuk baterai SLA dan 1500 watt untuk baterai lithium. Daya angkutnya pun cukup besar, mencapai 200 kg.
Uji coba di jalan menunjukkan bahwa motor listrik ini mampu melibas tanjakan dengan cukup baik, bahkan saat digunakan berboncengan dengan total beban sekitar 150 kg. Respons gas juga tergolong halus dan nyaman untuk penggunaan harian.
Kesimpulan: Layak untuk Harian
Secara keseluruhan, motor listrik Selis IMX menawarkan paket lengkap untuk penggunaan sehari-hari. Mulai dari desain, kenyamanan, hingga performa, semuanya cukup memadai di kelasnya.
Namun, ada beberapa catatan seperti suspensi yang terasa agak keras serta potensi masalah pada lampu yang perlu diperhatikan. Meski begitu, dengan harga sekitar Rp15 jutaan untuk varian tertentu, motor ini tetap menjadi pilihan menarik di pasar motor listrik Indonesia.
Bagi pengguna yang mencari kendaraan listrik praktis dengan opsi jarak tempuh fleksibel, Selis IMX bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan.
Editor : Novica Satya Nadianti