JAKARTA - Motor listrik Zongshen ES5 mulai mencuri perhatian pecinta otomotif setelah spesifikasinya ramai dibahas di media sosial dan YouTube. Motor listrik asal Tiongkok ini disebut memiliki teknologi hybrid dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya dan konsumsi bahan bakar yang sangat irit.
Kehadiran Zongshen ES5 menjadi sorotan karena menawarkan konsep berbeda dibanding motor listrik pada umumnya. Jika kebanyakan motor listrik hanya mengandalkan baterai, Zongshen ES5 justru menggabungkan sistem tenaga listrik dan teknologi hybrid untuk memperpanjang jarak tempuh.
Motor listrik Zongshen ES5 dikembangkan di bawah merek Zinlan Electric. Pabrikan mengklaim kendaraan ini cocok digunakan untuk perjalanan harian maupun touring jarak jauh berkat kombinasi efisiensi baterai dan mesin pendukung pengisian daya.
Jarak Tempuh Tembus 300 Kilometer
Salah satu daya tarik utama Zongshen ES5 adalah kemampuan jelajahnya yang diklaim mencapai 300 kilometer.
Motor ini menggunakan baterai lithium 60 volt 31 Ah. Dalam mode listrik murni, Zongshen ES5 mampu menempuh jarak sekitar 70 kilometer. Namun dengan teknologi hybrid yang disematkan, jarak tempuh totalnya meningkat drastis hingga 300 kilometer.
Tak hanya itu, tersedia pula versi full listrik dengan pilihan dua atau tiga paket baterai. Untuk varian tiga baterai, jarak tempuh maksimalnya disebut bisa mencapai 180 kilometer.
Teknologi hybrid tersebut membuat motor mampu mengisi ulang daya secara otomatis saat digunakan. Sistem ini dinilai menjadi solusi untuk pengguna yang sering khawatir soal keterbatasan jarak tempuh motor listrik.
Teknologi Hybrid Jadi Andalan
Zongshen ES5 dibekali platform teknologi jarak jauh bernama Selan CF. Teknologi ini memungkinkan baterai tetap mendapatkan suplai daya saat motor berjalan maupun ketika parkir.
Dengan sistem tersebut, pengguna tidak perlu terlalu sering berhenti untuk melakukan pengisian ulang baterai.
Pabrikan juga mengklaim konsumsi bahan bakarnya sangat efisien, yakni hanya sekitar 1,5 liter per 100 kilometer saat mode hybrid aktif.
Selain meningkatkan efisiensi, teknologi ini juga membuat biaya produksi baterai menjadi lebih rendah karena menggunakan arsitektur baterai yang lebih konservatif dibanding motor listrik konvensional.
Pengisian Daya Super Cepat
Zongshen ES5 juga menawarkan beberapa metode pengisian daya yang fleksibel.
Untuk pengisian menggunakan listrik rumah tangga 220 volt, satu baterai dapat terisi penuh dalam waktu sekitar dua hingga tiga jam.
Sementara itu, jika menggunakan pengisian cepat AC 2.200 watt, baterai bisa penuh hanya dalam waktu sekitar 40 menit.
Fitur fast charging tersebut menjadi salah satu nilai jual utama motor ini, terutama bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi setiap hari.
Menariknya lagi, baterai motor ini juga dapat digunakan sebagai sumber listrik eksternal hingga 1.000 watt. Artinya, pengguna bisa memanfaatkan motor sebagai power supply bergerak untuk berbagai perangkat elektronik.
Digadang Jadi Ancaman Baru Motor Listrik
Dengan teknologi hybrid, fast charging, dan jarak tempuh panjang, Zongshen ES5 disebut-sebut berpotensi menjadi pesaing serius di pasar motor listrik global.
Motor ini dinilai cocok untuk konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tetapi masih khawatir soal keterbatasan baterai dan infrastruktur charging station.
Meski demikian, hingga saat ini harga resmi Zongshen ES5 masih belum diumumkan secara detail. Dalam beberapa ulasan otomotif, motor ini diperkirakan akan dijual di kisaran Rp50 juta hingga Rp60 juta.
Harga tersebut dianggap cukup masuk akal mengingat fitur dan teknologi yang dibawa tergolong lebih canggih dibanding motor listrik biasa.
Potensi Masuk Pasar Indonesia
Belum ada kepastian apakah Zongshen ES5 akan dipasarkan secara resmi di Indonesia. Namun antusiasme publik terhadap motor ini mulai terlihat di berbagai platform media sosial dan kanal otomotif.
Jika benar masuk Indonesia, Zongshen ES5 diprediksi bakal menarik perhatian konsumen yang mencari motor listrik dengan kemampuan touring jarak jauh.
Apalagi tren kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat seiring dukungan pemerintah terhadap kendaraan ramah lingkungan dan perkembangan ekosistem charging station.
Dengan kombinasi teknologi hybrid, konsumsi energi irit, serta kemampuan jelajah hingga 300 kilometer, Zongshen ES5 berpotensi menjadi salah satu motor listrik paling menarik yang muncul pada 2026.
Editor : Divka Vance Yandriana